Path: Top > Member > mudjiono@cyberlib.itb.ac.id

SIFAT MAGNETOELASTIK DALAM BAHAN Fe77,5Si7,5Bi5 DAN APLIKASINYA PADA SENSOR

Master Theses from / 2006-09-14 08:37:05
Oleh : Hamdi, S2 - Physics
Dibuat : 1996-07-04, dengan 1 file

Keyword :

magnetoelastik dalam bahan,aplikasi pada sensor.




Nomor Panggil (DDC) : T. 538.3 HAM
Sumber pengambilan dokumen : 2006801

Abstrak :



Magnetostriksi merupakan suatu peristiwa pertambahan panjang suatu bahan yang dihasilkan pada waktu bahan diberi magnetisasi ataupun diberikan perlakuan tegangan mekanik. Peristiwa seperti ini dapat terjadi pada bahan magnetoelastik yaitu bahan yang dapat menunjukkan perubahan sifatnya bila berinteraksi dengan medan magnet ataupun perlakuan mekanik. Persamaan energi magnetoelastik dan energi elastik diturunkan dari pengertian magnetostriksi pada bahan kristalin, sedangkan koefisien magnetoelastik dan koefisien elastik didapatkan dari pengertian tensor tegangan mekanik. Salah satu bahan yang dapat menunjukkan sifat magnetoelastik tersebut adalah Ferromagnetik Amorf Fe77 5Si7 5B15 atau Unitika AF-10, yang mempunyai magnetostriksi positif. Dari bahan ini dimungkinkan diperoleh hasil faktor kopling yang lebih tinggi (k33 = 0,96) dari bahan ferromagnetik amorf lain seperti 260SCO (k33 = 0,7), 2605 S-2 (k33 = 0,94), dan lain sebagainya. Sebaliknya medan magnet annealing yang digunakan dapat lebih kecil dibandingkan bahan lain. Untuk mempertinggi harga faktor kopling dilakukan penambahan temperatur annealing dari 400 - 450 0C. Bahan AF-10 sangat baik digunakan sebagai komponen sensor karena mempunyai ukuran kecil dan sensitivitas tinggi.



Deskripsi Alternatif :

Abstrak :



Magnetostriksi merupakan suatu peristiwa pertambahan panjang suatu bahan yang dihasilkan pada waktu bahan diberi magnetisasi ataupun diberikan perlakuan tegangan mekanik. Peristiwa seperti ini dapat terjadi pada bahan magnetoelastik yaitu bahan yang dapat menunjukkan perubahan sifatnya bila berinteraksi dengan medan magnet ataupun perlakuan mekanik. Persamaan energi magnetoelastik dan energi elastik diturunkan dari pengertian magnetostriksi pada bahan kristalin, sedangkan koefisien magnetoelastik dan koefisien elastik didapatkan dari pengertian tensor tegangan mekanik. Salah satu bahan yang dapat menunjukkan sifat magnetoelastik tersebut adalah Ferromagnetik Amorf Fe77 5Si7 5B15 atau Unitika AF-10, yang mempunyai magnetostriksi positif. Dari bahan ini dimungkinkan diperoleh hasil faktor kopling yang lebih tinggi (k33 = 0,96) dari bahan ferromagnetik amorf lain seperti 260SCO (k33 = 0,7), 2605 S-2 (k33 = 0,94), dan lain sebagainya. Sebaliknya medan magnet annealing yang digunakan dapat lebih kecil dibandingkan bahan lain. Untuk mempertinggi harga faktor kopling dilakukan penambahan temperatur annealing dari 400 - 450 0C. Bahan AF-10 sangat baik digunakan sebagai komponen sensor karena mempunyai ukuran kecil dan sensitivitas tinggi.




Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID Publisher
OrganisasiS2 - Physics
Nama KontakYoka Adam Nugrahaa, S.Sos.
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon022 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing :
    Waloejo Loeksmanto.Prof.,Dr.

    Scan :
    Mudjiono
    (14-09-2006)



    , Editor: mudjiono@

File PDF...