Path: Top > S2-Theses > Transportation-SAPPK > 1995

PROGRAM KOMPUTER UNTUK PENGATURAN KOMPOSISI

RANGKAIAN KERETA API PENUMPANG.

Studi Kasus : Kereta Api Penumpang Mutiara Selatan Bandung - Surabaya PP.)

Master Theses from JBPTITBPP / 2017-09-27 15:29:56
Oleh : Sri Martini, S2 - Transportation
Dibuat : 1995-00-00, dengan 1 file

Keyword :
kondisi 3(kondisi padat), kondisi 4(kondisi padat sekali)

ABSTRAK:


Pengaturan komposisi rangkaian kereta api adalah salah satu hal yang sangat penting dalam mengantisipasi permintaan akan jasa angkutan kereta api yang sering kali mengalami fluktuasi tinggi, sehingga terkadang banyak calon penumpang yang tidak terlayani dan terkadang terjadi sebaliknya bahwa perusahaan kekurangan permintaan. Pada penulisan tesis ini dibuat suatu model simulasi komputer yang dapat membantu mengatasi pengaturan komposisi rangkaian kereta api tersebut, dan pengembangan dari model ini dapat diarahkan untuk menentukan besarnya biaya operasi dan pendapatan. Algoritma model ini, diterapkan pada kereta api Mutiara Selatan (Bandung-Surabaya PP). Untuk membantu menyelesaikan persoalan, maka permintaan akan jasa kereta api diklasifikasikan kedalam empat kondisi yaitu kondisi: 1(kondisi normal), kondisi 2(kondisi ramai), kondisi 3(kondisi padat), kondisi 4(kondisi padat sekali). Hasil yang didapat dari persoalan diatas yaitu jumlah kereta penumpang yang diperlukan dalam satu rangkaian, perhitungan biaya dan pendapatan, dan hasil analisa sensitivitas,sebagai berikut :

( ada tabel )

Deskripsi Alternatif :

ABSTRAK:


Pengaturan komposisi rangkaian kereta api adalah salah satu hal yang sangat penting dalam mengantisipasi permintaan akan jasa angkutan kereta api yang sering kali mengalami fluktuasi tinggi, sehingga terkadang banyak calon penumpang yang tidak terlayani dan terkadang terjadi sebaliknya bahwa perusahaan kekurangan permintaan. Pada penulisan tesis ini dibuat suatu model simulasi komputer yang dapat membantu mengatasi pengaturan komposisi rangkaian kereta api tersebut, dan pengembangan dari model ini dapat diarahkan untuk menentukan besarnya biaya operasi dan pendapatan. Algoritma model ini, diterapkan pada kereta api Mutiara Selatan (Bandung-Surabaya PP). Untuk membantu menyelesaikan persoalan, maka permintaan akan jasa kereta api diklasifikasikan kedalam empat kondisi yaitu kondisi: 1(kondisi normal), kondisi 2(kondisi ramai), kondisi 3(kondisi padat), kondisi 4(kondisi padat sekali). Hasil yang didapat dari persoalan diatas yaitu jumlah kereta penumpang yang diperlukan dalam satu rangkaian, perhitungan biaya dan pendapatan, dan hasil analisa sensitivitas,sebagai berikut :

( ada tabel )

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...


  • Pembimbing I:
    Partosiswojo

    Bambag Hermanto

    Scanner:
    Kory
    , Editor:

File PDF...