Path: TopMemberkory@cyberlib.itb.ac.id

ANALISIS TERHADAP SUASANA KERJA YANG MEMPENGARUHI EFEKTIVITAS SISTEM PERENCANAAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN HORTIKULTURA

Master Theses from #PUBLISHER# / 2006-01-13 23:05:54
Oleh : Moh. Takdir Mulyadi, S2 - Industrial Engineering and Management
Dibuat : 1994-00-00, dengan 1 file

Keyword : a. Kepemimpinan yang kurang baik
b. Kreatifitas anggota Tim yang rendah
c. Kurang memberi informasi diantara anggota Tim
Nomor Panggil (DDC) : T 658.312 MUL
Sumber pengambilan dokumen : 20050554

RINGKASAN:


Sejalan dengan tahapan pembangunan nasional, maka pembangunan Badan Penelitian dan Pengembangan ( Badan Litbang ) Pertanian sejak berdirinya tahun 1974 sampai saat ini menunjukkan perkembangan yang pesat dan nyata, sehingga Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian mampu menyediakan paket kebijaksanaandan paket teknologi.

Dalam melaksanakan tugas dan fungsinya Badan Litbang Pertanian terdiri dari beberapa Pusat Penelitian dan Pengembangan yang mempunyai mandat untuk melakukan penelitian komoditas tertentu, salah satu diantaranya adalah mclakukan penelitian komoditas hortikultura seperti sayur-sayuran, buah-buahan dan tanaman hias yang mempunyai prospek yang cerah dimasa yang akan datang.

Sebagai lazimnya suatu orgaanisasi, maka untuk mencapai sasaran ( tujuan ) yang telah dicanangkan, terdapat beberapa masalah yang menghambat pencapaian tujuan tersebut. Maka diperlukan usaha terpadu dan bersungguh-sungguh dalam menangani permasalahan-permasalahan tersebut.

Sistem perencanaan penelitian yang baik merupakan salah satu alternatif dalam rangka pemecahan permasalahan yang dihadapi pada penelitian dan pengembangan hortikultura. Sistem perencanaan dikatakan baik apabila tujuan-tujuan yang telah ditetapkan dapat tercapai atau paling tidak dapat mendekati tujuan tersebut (efektif). Usaha ke arah ini perlu dilakukan dengan memperbaiki suasana kerja pada unit kerja yang terkait dengan sistem perencanaan khususnya faktor internal anggota Tim Perencanaan penelitian dan pengembangan hortikultura.

Untuk mengetahui suasana kerja yang menjadi yang menjadi kelemahan dalam pengembangan efetivitas Tim, dilakukan dengan menganalisis 10 variabel yang diidentifikasikan sebagai faktor-faktor yang dapat menghambat terhadap pengembangan efektivitas Tim. Dengan diketahuinya faktor penghambat tersebut, selanjutnya dapat dilakukan usaha-usaha kearah pengurangan pengaruh suasana kerja yang menjadi penghambat pengembangan efektivitas Tim tersebut.

Berdasarkan hasil komputasi dengan menggunakan perangkat lunak Mikrostat dapat diketahui bahwa tiga faktor utama suasana kerja yang menjadi penghambat dalam pengembangan efektivitas Tim Perencanaan penelitian dan pengembangan hortikultura yang merupakan kombinasi dari suasana kerja yang tetjadi pada kelompok struktural dan kelompok fungsional. Faktor suasana kerja tersebut adalah:


a. Kepemimpinan yang kurang baik


b. Kreatifitas anggota Tim yang rendah


c. Kurang memberi informasi diantara anggota Tim


Sedangkan tiga faktor utama yang menjadi kekuatan dalam pengembangan cfektivitas Tim yang mcrupakan kombinasi dari suasana kerja yang terjadi pada kelompok struktural dan kelompok fungsional adalah sebagai berikut :


a. Adanya saling pengaruh mempengaruhi diantara anggota tim

b. Anggota tim mempunyai peranan yang jelas

c. Antara anggota Tim mampu membentuk hubungan yang saling percaya mempercayai.

Selanjutnya dengan mengetahui 3 faktor utama suasana kerja yang menjadi kelemahan dan kekuatan dalam pengembangan efektivitas Tim, maka dilakukan usaha-usaha untuk mengurangi pengaruh faktor yang menjaadi kelemahan dan meningkatkan atau minimal mcmpertahankan faktor yang menjadi kekuatan dalam pengembangan efektivitas Tim.

Deskripsi Alternatif :

RINGKASAN:


Sejalan dengan tahapan pembangunan nasional, maka pembangunan Badan Penelitian dan Pengembangan ( Badan Litbang ) Pertanian sejak berdirinya tahun 1974 sampai saat ini menunjukkan perkembangan yang pesat dan nyata, sehingga Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian mampu menyediakan paket kebijaksanaandan paket teknologi.

Dalam melaksanakan tugas dan fungsinya Badan Litbang Pertanian terdiri dari beberapa Pusat Penelitian dan Pengembangan yang mempunyai mandat untuk melakukan penelitian komoditas tertentu, salah satu diantaranya adalah mclakukan penelitian komoditas hortikultura seperti sayur-sayuran, buah-buahan dan tanaman hias yang mempunyai prospek yang cerah dimasa yang akan datang.

Sebagai lazimnya suatu orgaanisasi, maka untuk mencapai sasaran ( tujuan ) yang telah dicanangkan, terdapat beberapa masalah yang menghambat pencapaian tujuan tersebut. Maka diperlukan usaha terpadu dan bersungguh-sungguh dalam menangani permasalahan-permasalahan tersebut.

Sistem perencanaan penelitian yang baik merupakan salah satu alternatif dalam rangka pemecahan permasalahan yang dihadapi pada penelitian dan pengembangan hortikultura. Sistem perencanaan dikatakan baik apabila tujuan-tujuan yang telah ditetapkan dapat tercapai atau paling tidak dapat mendekati tujuan tersebut (efektif). Usaha ke arah ini perlu dilakukan dengan memperbaiki suasana kerja pada unit kerja yang terkait dengan sistem perencanaan khususnya faktor internal anggota Tim Perencanaan penelitian dan pengembangan hortikultura.

Untuk mengetahui suasana kerja yang menjadi yang menjadi kelemahan dalam pengembangan efetivitas Tim, dilakukan dengan menganalisis 10 variabel yang diidentifikasikan sebagai faktor-faktor yang dapat menghambat terhadap pengembangan efektivitas Tim. Dengan diketahuinya faktor penghambat tersebut, selanjutnya dapat dilakukan usaha-usaha kearah pengurangan pengaruh suasana kerja yang menjadi penghambat pengembangan efektivitas Tim tersebut.

Berdasarkan hasil komputasi dengan menggunakan perangkat lunak Mikrostat dapat diketahui bahwa tiga faktor utama suasana kerja yang menjadi penghambat dalam pengembangan efektivitas Tim Perencanaan penelitian dan pengembangan hortikultura yang merupakan kombinasi dari suasana kerja yang tetjadi pada kelompok struktural dan kelompok fungsional. Faktor suasana kerja tersebut adalah:


a. Kepemimpinan yang kurang baik


b. Kreatifitas anggota Tim yang rendah


c. Kurang memberi informasi diantara anggota Tim


Sedangkan tiga faktor utama yang menjadi kekuatan dalam pengembangan cfektivitas Tim yang mcrupakan kombinasi dari suasana kerja yang terjadi pada kelompok struktural dan kelompok fungsional adalah sebagai berikut :


a. Adanya saling pengaruh mempengaruhi diantara anggota tim

b. Anggota tim mempunyai peranan yang jelas

c. Antara anggota Tim mampu membentuk hubungan yang saling percaya mempercayai.

Selanjutnya dengan mengetahui 3 faktor utama suasana kerja yang menjadi kelemahan dan kekuatan dalam pengembangan efektivitas Tim, maka dilakukan usaha-usaha untuk mengurangi pengaruh faktor yang menjaadi kelemahan dan meningkatkan atau minimal mcmpertahankan faktor yang menjadi kekuatan dalam pengembangan efektivitas Tim.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Moh. Halim ; Matthias Aroef

    scanner: kory, Editor: kory@#publisher#

Download...