Path: TopS2-ThesesIndustrial Engineering and Management-FTI1994

MEMBANGKITKAN KREATIVITAS INDIVIDU DI DALAM ORGANISASI MELALUI PENGEMBANGAN BERFIKIR POSITIF, KEYAKINAN DIRI DAN MOTIVASI KERJA, YANG DIPENGARUHI OLEH GAYA KEPEMIMPINAN ATASAN, Buku Satu

Master Theses from JBPTITBPP / 2017-09-27 14:50:31
Oleh : Adni Saleh
NIM. 234 91 014, S2 - Industrial Engineering and Management
Dibuat : 1994-10-04, dengan 2 file

Keyword :

Kreativitas, Organisasi, Berfikir positif, Keyakinan diri, Motivasi kerja, Gaya kepemimpinan atasan


Ringkasan:

Peningkatan kualitas SDM sudah merupakan sesuatu yang harus, berkaitan dengan PJPT II, bahkan tertuang dalam GBHN 93, KREATIVITAS sebagai salah satu kemampuan manusia yang selama ini terlupakan, mulai bergaung gemanya seirama dengan semakin terbatasnya Sumber Daya, dan diharapkan dapat menjadi atau mencari suatu solusi dari suatu keterbatasan, pentingnya KREATIVITAS bahkan diungkapkan dalam suatu pidato kenegaraan Presiden Republik Indonesia.

Mudah dipahami bahwa pembangunan secara implisit berarti kemajuan, yang tidak dapat dipisahkan dari kerja. Organisasi apapun bentuk dan ukurannya merupakan wadah untuk bekerja, sulit untuk membayangkan adanya pekerjaan yang tidak terikat atau terlibat dalan suatu organisasi atau dalam satu mata rantai organisasi. Di sisi lain KREATIVITAS kini diketahui dapat dikembangkan (Hurlock, 1989) dan kenajuan nerupakan manifestasi dari KREATIVITAS. Mengembangkannya dalam dunia kerja, mempunyai makna atau memberikan persepsi di dalam organisasi.

Berkaitan dengan KREATIVITAS, Guilford (1959) mengklasifikasikan sifat-sifat individu kedalam Aptitude Traits dan Non Aptitude Traits. Bertolak dari pemikiran bahwa manusia belum bekerja dengan sepenuh kemampuannya atau dapat dikatakan bahwa manusia mempunyai kemampuan tapi tidak bekerja sepenuhnya, maka didefinisikan bahwa KREATIVITAS adalah bekerjanya otak kanan sehingga aktifnya pemikiran divergen yang memberikan kemampuan kreatif.

Berkaitan dengan pengembangannya, definisi tersebut memerlukan Faktor Pembangkit untuk merangsang bekerjanya otak kanan, yaitu : Berfikir Positif, Keyakinan Diri dan Motivasi Kerja, yang merupakan hasil studi literatur dari penelusuran Non aptitude Traits individu kreatif. Secara esensial sebenarnya tidak jauh berbeda dengan yang disarankan McCaskey (1985) : "dengan menganggap KREATIVITAS sebagai proses interaktif antara manusia dan lingkungannya maka kita dapat menyelidiki sifat manusia apa saja yang dapat dirangsang untuk menghasilkan pemikiran yang lebih kreatif". Dari literatur, berkaitan dengan hubungan KREATIVITAS dan lingkungan, maka dalam konteks organisasi, disimpulkan bahwa Faktor Pembangkit dipengaruhi oleh iklim organisasi, sedangkan iklim organisasi secara dominan dipengaruhi oleh Pemimpin (Litwin & Stringer), dalam hal ini Gaya Kepemimpinan Atasan.

Penelitian dilakukan pada Kantor Pusat PT. Telkom, Bandung. Dengan responden tingkat Manager, dan karyawan Kantor Pusat PT. Telkom secara keseluruhan. Tujuannya untuk melihat korelasi dari variabel-variabel penelitian, hubungan Faktor Pembangkit dan KREATIVITAS, Faktor Pembangkit dengan Gaya Kepemimpinan Atasan serta pengaruh Gaya Kepemimpinan Atasan dalam hubungan Faktor Pembangkit dengan KREATIVITAS. Tujuan lain diharapkan dapat memberikan suatu solusi yang disajikan dalam bentuk saran-saran untuk membangkitkan KREATIVITAS dalam suatu kelompok yang secara hirarki dapat nenjadi dalam suatu organisasi atau perusahaan.

Metoda statistik yang digunakan untuk pengolahan data adalah Analisa Korelasi dan Analisa Jalur (Path Analysis) untuk mengetahui hubungan kausalitas yang dimaksud. Secara umum hasil yang didapat menunjukkan bahwa pada tingkat Manager KREATIVITAS tidak dipengaruhi oleh gaya kepeminpinan atasan, tetapi gaya kepemimpinan atasan Konsiderasi akan memberikan kesempatan untuk munculnya KREATIVITAS. Pada keseluruhan karyawan Kantor Pusat PT. Telkom, Motivasi Kerja signifikan menyebabkan KREATIVITAS dan signifikan berkorelasi positif dengan Keyakinan Diri, tetapi Keyakinan Diri tidak signifikan menyebabkan KREATIVITAS. Interaksi gaya kepemimpinan atasan Konsiderasi akan meningkatkan pengaruh Motivasi Kerja dalan menyebabkan KREATIVITAS.

Dengan demikian untuk meningkatkan KREATIVITAS dapat dilakukan dengan meningkatkan Motivasi Kerja, sedangkan Motivasi Kerja dapat ditingkat melalui peningkatan Keyakinan Diri, untuk semua ini gaya kepemimpinan atasan Konsiderasi memberikan pengaruh yang positif, terutama bagi karyawan Kantor Pusat PT. Telkom secara keseluruhan.

Deskripsi Alternatif :

Ringkasan:

Peningkatan kualitas SDM sudah merupakan sesuatu yang harus, berkaitan dengan PJPT II, bahkan tertuang dalam GBHN 93, KREATIVITAS sebagai salah satu kemampuan manusia yang selama ini terlupakan, mulai bergaung gemanya seirama dengan semakin terbatasnya Sumber Daya, dan diharapkan dapat menjadi atau mencari suatu solusi dari suatu keterbatasan, pentingnya KREATIVITAS bahkan diungkapkan dalam suatu pidato kenegaraan Presiden Republik Indonesia.

Mudah dipahami bahwa pembangunan secara implisit berarti kemajuan, yang tidak dapat dipisahkan dari kerja. Organisasi apapun bentuk dan ukurannya merupakan wadah untuk bekerja, sulit untuk membayangkan adanya pekerjaan yang tidak terikat atau terlibat dalan suatu organisasi atau dalam satu mata rantai organisasi. Di sisi lain KREATIVITAS kini diketahui dapat dikembangkan (Hurlock, 1989) dan kenajuan nerupakan manifestasi dari KREATIVITAS. Mengembangkannya dalam dunia kerja, mempunyai makna atau memberikan persepsi di dalam organisasi.

Berkaitan dengan KREATIVITAS, Guilford (1959) mengklasifikasikan sifat-sifat individu kedalam Aptitude Traits dan Non Aptitude Traits. Bertolak dari pemikiran bahwa manusia belum bekerja dengan sepenuh kemampuannya atau dapat dikatakan bahwa manusia mempunyai kemampuan tapi tidak bekerja sepenuhnya, maka didefinisikan bahwa KREATIVITAS adalah bekerjanya otak kanan sehingga aktifnya pemikiran divergen yang memberikan kemampuan kreatif.

Berkaitan dengan pengembangannya, definisi tersebut memerlukan Faktor Pembangkit untuk merangsang bekerjanya otak kanan, yaitu : Berfikir Positif, Keyakinan Diri dan Motivasi Kerja, yang merupakan hasil studi literatur dari penelusuran Non aptitude Traits individu kreatif. Secara esensial sebenarnya tidak jauh berbeda dengan yang disarankan McCaskey (1985) : "dengan menganggap KREATIVITAS sebagai proses interaktif antara manusia dan lingkungannya maka kita dapat menyelidiki sifat manusia apa saja yang dapat dirangsang untuk menghasilkan pemikiran yang lebih kreatif". Dari literatur, berkaitan dengan hubungan KREATIVITAS dan lingkungan, maka dalam konteks organisasi, disimpulkan bahwa Faktor Pembangkit dipengaruhi oleh iklim organisasi, sedangkan iklim organisasi secara dominan dipengaruhi oleh Pemimpin (Litwin & Stringer), dalam hal ini Gaya Kepemimpinan Atasan.

Penelitian dilakukan pada Kantor Pusat PT. Telkom, Bandung. Dengan responden tingkat Manager, dan karyawan Kantor Pusat PT. Telkom secara keseluruhan. Tujuannya untuk melihat korelasi dari variabel-variabel penelitian, hubungan Faktor Pembangkit dan KREATIVITAS, Faktor Pembangkit dengan Gaya Kepemimpinan Atasan serta pengaruh Gaya Kepemimpinan Atasan dalam hubungan Faktor Pembangkit dengan KREATIVITAS. Tujuan lain diharapkan dapat memberikan suatu solusi yang disajikan dalam bentuk saran-saran untuk membangkitkan KREATIVITAS dalam suatu kelompok yang secara hirarki dapat nenjadi dalam suatu organisasi atau perusahaan.

Metoda statistik yang digunakan untuk pengolahan data adalah Analisa Korelasi dan Analisa Jalur (Path Analysis) untuk mengetahui hubungan kausalitas yang dimaksud. Secara umum hasil yang didapat menunjukkan bahwa pada tingkat Manager KREATIVITAS tidak dipengaruhi oleh gaya kepeminpinan atasan, tetapi gaya kepemimpinan atasan Konsiderasi akan memberikan kesempatan untuk munculnya KREATIVITAS. Pada keseluruhan karyawan Kantor Pusat PT. Telkom, Motivasi Kerja signifikan menyebabkan KREATIVITAS dan signifikan berkorelasi positif dengan Keyakinan Diri, tetapi Keyakinan Diri tidak signifikan menyebabkan KREATIVITAS. Interaksi gaya kepemimpinan atasan Konsiderasi akan meningkatkan pengaruh Motivasi Kerja dalan menyebabkan KREATIVITAS.

Dengan demikian untuk meningkatkan KREATIVITAS dapat dilakukan dengan meningkatkan Motivasi Kerja, sedangkan Motivasi Kerja dapat ditingkat melalui peningkatan Keyakinan Diri, untuk semua ini gaya kepemimpinan atasan Konsiderasi memberikan pengaruh yang positif, terutama bagi karyawan Kantor Pusat PT. Telkom secara keseluruhan.


Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing:
    Indryati Sunaryo, Dr., M.Sc.
    indryati@bdg.centrin.net.id

    Scan:
    Ena Sukmana, S.Sos. (2006-03-02), Editor:

File PDF...