Path: Top S2-Theses Regional and City Planning 1993

PEMECAHAN MASALAH LALU-LINTAS JALAN RAYA
DI JALAN DR CIPTO SEMARANG

Master Theses from JBPTITBPP / 2007-04-09 19:21:27
Oleh : Eko Mujihartono, S2 - Regional and City Planning
Dibuat : 1993-00-00, dengan 1 file

Keyword :
The existence of several cross sections with collector roads or local roads

ABSTRAK:

Berdasarkan Rencana Induk Kota Semarang 1975-2000, disebutkan bahwa penambahan panjang jalan raya di kota Semarang hanya sekitar 3.40% per tahun dari jumlah panjang jalan yang ada yaitu 1012.978 Km, akan tetapi dalam waktu yang bersamaan kendaraan bermotor telah bertambah sebesar 4.299: per tahun dari jumlah kendaraan yang ada sebesar 272935 kendaraan. Keadaan ini akan mengakibatkan penggunaan jalur jalan melampaui kapasitas yang direncanakan. Sementara itu pola perkembangan kota yang terjadi telah mengaburkan fungsi dan peranan jalur jalan yang ada, yang lebih 1anjut menjadikan semakin peliknya pengelolaan lalu-lintas.

Pengelolaan lalu-1intas yang sangat pelik ini dapat menimbulkan persoalan perangkutan yang sering ditanggapi oleh masyarakat secara sederhana sebagai kesemrawutan dan kemacetan lalu-lintas. Hal ini pada umumnya terjadi dikawasan yang mempunyai intensitas kegiatan yang tinggi, intensitas penggunaan lahan yang tinggi dan terjadi terutama pada jam-jam sibuk. Selain itu kemacetan dan kesemrawutan lalu-lintas terjadi karena volume lalu-lintas tinggi yang disebabkan bercampurnya lalu-lintas menerus, regional, dan lokal serta adanya gangguan-gangguan lokal yang terjadi di sepanjang jalan tersebut.

Secara selintas terlihat tingkat pelayanan jalan di kota Semarang, khususnya pada jalan Dr Cipto yang merupakan urat nadi kota dan berfungsi untuk menghubungkan berbagai kegiatan penduduk dalam seluruh ruang kota, sangatlah rendah. Hal ini di cerminkan dengan kecepatan kendaraan yang melewati jalan Dr Cipto.hanya berkisar sekitar 20 sampai 30 km/jam, sehingga dapat dikatakan lalu-lintas berada dalam kondisi yang tidak stabil atau mengalami kemacetan. Inilah yang mendorong mengapa penel Penelitian ini mengambil kasus studi di jalan Dr Cipto Semarang. Penelitian ini mencoba, mengidentifikasi permasalahan 1alu-1intas yang terjadi di jalan Dr Cipto. Dan mencoba memberikan usulan alternatif tindakan dalam menangani masalah lalu-lintas di jalan Dr Cipto tersebut. Karena penelitian ini mengenai jalan raya, maka kecepatan kendaraan menjadi indikator penting dalam menentukan tingkat pelayanan jalan. Untuk itu, penelitian ini akan mencoba mencari faktor-faktor apa yang menyebabkan rendahnya kecepatan kendaraan pada jalan Dr Cipto. Masalah akan timbul jika tingkat pelayanan. jalan mencapai tingkat D.E.F, yang dicerminkan dengan rendahnya kecepatan. Selanjutnya masaiah ini dapat diidentifikasi dengan melihat kondisi daerah studi.

Apabi1a masalah 1alu-1intas telah diidentifikasi, maka selanjutnya per1u dicari penyebab masalah lalu-1intas tersebut. Jika ditinjau secara umum, kemungkinan-kemungkinan penyebab masalah lalu-lintas di jalan Dr Cipto Semarang yang harus dikaji di antaranya sebagai berikut :


1. Intensitas kegiatan yang ada di sepanjang jalan Dr Cipto ini cukup tinggi, yang tentunya merupakan pembangkit perjalanan yag potensial.


2. Arus la1u-lintas ter ganggu oleh keluar masuknya kendaraan dari/ ke pertokoan clan/ atau perkantoran yang ada di sepan jang jalan Dr Cipto.


3. Banyaknya persimpangan yang terdapat di jalan Dr Cipto baik dengan jalan kolektor maupun jalan lingkungan, sehingga sering meni mbulkan kesemrawutan dan kemacetan 1alu-1intas.


4. Arus lalu-lintas terganggu karena kendaraan yang berhenti di jalur kendaraan, terutama angkutan umum yang menaikkan clan/atau menurunkan penumpang di sembarang tempat. Selain itu juga menyebabkan terjadinya antrian kendaraan di belakangnya.


5. Akibat adanya pemanf aatan badan jalan yang digunakan untuk lokasi parkir Con street parking), sehingga mengakibatkan berkurangnya lebar jalan dan kapasitas jalan yang ada.


Untuk menangani masalah lalu-1intas di jalan Dr Cipto maka dilakukan pendekatan dari sistem lalu-lintasnya, dan dilihat juga pengaruh dari kecenderungan persebaran kegiatan dan fasi1i tas yang terdapat di sepanjang jalan Dr Cipto. Alternatif pemecahan masalah yang diusulkan menyangkut usaha-usaha pemantapan fungsi jalan Dr Cipto sebagai jalan arteri sekunder, yaitu dengan menggunakan sistem sirkulasi dalam kota (internal) dan sistem sirkulapi regional Ceksternal).

Deskripsi Alternatif :

ABSTRAK:

Berdasarkan Rencana Induk Kota Semarang 1975-2000, disebutkan bahwa penambahan panjang jalan raya di kota Semarang hanya sekitar 3.40% per tahun dari jumlah panjang jalan yang ada yaitu 1012.978 Km, akan tetapi dalam waktu yang bersamaan kendaraan bermotor telah bertambah sebesar 4.299: per tahun dari jumlah kendaraan yang ada sebesar 272935 kendaraan. Keadaan ini akan mengakibatkan penggunaan jalur jalan melampaui kapasitas yang direncanakan. Sementara itu pola perkembangan kota yang terjadi telah mengaburkan fungsi dan peranan jalur jalan yang ada, yang lebih 1anjut menjadikan semakin peliknya pengelolaan lalu-lintas.

Pengelolaan lalu-1intas yang sangat pelik ini dapat menimbulkan persoalan perangkutan yang sering ditanggapi oleh masyarakat secara sederhana sebagai kesemrawutan dan kemacetan lalu-lintas. Hal ini pada umumnya terjadi dikawasan yang mempunyai intensitas kegiatan yang tinggi, intensitas penggunaan lahan yang tinggi dan terjadi terutama pada jam-jam sibuk. Selain itu kemacetan dan kesemrawutan lalu-lintas terjadi karena volume lalu-lintas tinggi yang disebabkan bercampurnya lalu-lintas menerus, regional, dan lokal serta adanya gangguan-gangguan lokal yang terjadi di sepanjang jalan tersebut.

Secara selintas terlihat tingkat pelayanan jalan di kota Semarang, khususnya pada jalan Dr Cipto yang merupakan urat nadi kota dan berfungsi untuk menghubungkan berbagai kegiatan penduduk dalam seluruh ruang kota, sangatlah rendah. Hal ini di cerminkan dengan kecepatan kendaraan yang melewati jalan Dr Cipto.hanya berkisar sekitar 20 sampai 30 km/jam, sehingga dapat dikatakan lalu-lintas berada dalam kondisi yang tidak stabil atau mengalami kemacetan. Inilah yang mendorong mengapa penel Penelitian ini mengambil kasus studi di jalan Dr Cipto Semarang. Penelitian ini mencoba, mengidentifikasi permasalahan 1alu-1intas yang terjadi di jalan Dr Cipto. Dan mencoba memberikan usulan alternatif tindakan dalam menangani masalah lalu-lintas di jalan Dr Cipto tersebut. Karena penelitian ini mengenai jalan raya, maka kecepatan kendaraan menjadi indikator penting dalam menentukan tingkat pelayanan jalan. Untuk itu, penelitian ini akan mencoba mencari faktor-faktor apa yang menyebabkan rendahnya kecepatan kendaraan pada jalan Dr Cipto. Masalah akan timbul jika tingkat pelayanan. jalan mencapai tingkat D.E.F, yang dicerminkan dengan rendahnya kecepatan. Selanjutnya masaiah ini dapat diidentifikasi dengan melihat kondisi daerah studi.

Apabi1a masalah 1alu-1intas telah diidentifikasi, maka selanjutnya per1u dicari penyebab masalah lalu-1intas tersebut. Jika ditinjau secara umum, kemungkinan-kemungkinan penyebab masalah lalu-lintas di jalan Dr Cipto Semarang yang harus dikaji di antaranya sebagai berikut :


1. Intensitas kegiatan yang ada di sepanjang jalan Dr Cipto ini cukup tinggi, yang tentunya merupakan pembangkit perjalanan yag potensial.


2. Arus la1u-lintas ter ganggu oleh keluar masuknya kendaraan dari/ ke pertokoan clan/ atau perkantoran yang ada di sepan jang jalan Dr Cipto.


3. Banyaknya persimpangan yang terdapat di jalan Dr Cipto baik dengan jalan kolektor maupun jalan lingkungan, sehingga sering meni mbulkan kesemrawutan dan kemacetan 1alu-1intas.


4. Arus lalu-lintas terganggu karena kendaraan yang berhenti di jalur kendaraan, terutama angkutan umum yang menaikkan clan/atau menurunkan penumpang di sembarang tempat. Selain itu juga menyebabkan terjadinya antrian kendaraan di belakangnya.


5. Akibat adanya pemanf aatan badan jalan yang digunakan untuk lokasi parkir Con street parking), sehingga mengakibatkan berkurangnya lebar jalan dan kapasitas jalan yang ada.


Untuk menangani masalah lalu-1intas di jalan Dr Cipto maka dilakukan pendekatan dari sistem lalu-lintasnya, dan dilihat juga pengaruh dari kecenderungan persebaran kegiatan dan fasi1i tas yang terdapat di sepanjang jalan Dr Cipto. Alternatif pemecahan masalah yang diusulkan menyangkut usaha-usaha pemantapan fungsi jalan Dr Cipto sebagai jalan arteri sekunder, yaitu dengan menggunakan sistem sirkulasi dalam kota (internal) dan sistem sirkulapi regional Ceksternal).

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS2 - Regional and City Planning
Nama KontakDrs. Mahmudin, SIP.
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOdigilib@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...


  • Pembimbing I:
    Suwardjoko Warpani

    Pembimbing II:
    Mochtarram Karyoedi

    scanner:
    kory
    , Editor:

Review...