Path: TopMembercaca@unix.lib.itb.ac.id

MEASUREMENT OF THERMAL AND LOAD INDUCED CRACK MOVEMENTS IN BITUMINOUS PAVEMENTS

Master Theses from / 2005-03-23 13:40:06
Oleh : Sutan S Lubis, S2 - Highway System Engineering
Dibuat : 1990-00-00, dengan 1 file

Keyword : LOAD INDUCED CRACK MOVEMENTS IN BITUMINOUS
Nomor Panggil (DDC) : T 625.85 LUB

Penyelidikan retak pada perkerasan lentur dilakukan untuk memperoleh informasi sifat-sifat retak dan pergerakan retak akibat temperatur dan beban. Pergerakan retak memanjang dan retak melintang diukur menggunakan Demec. Pada pengukuran pengaruh lalu lintas, suatu beban 8.160 kg pada as belakang roda ganda, yang berjalan dengan kecepatan rangkak dilewatkan pada dan dekat posisi retak. Pergerakan lapisan retak di bawah lapis tambahan mungkin disebabkan oleh tegangan akibat temperatur dan beban lalu lintas. Perubahan temperatur menyebabkan perkerasan lama mengembang dan menyusut pada daerah retak, menghasilkan tegangan di bawah lapis tambahan. Beban lalu lintas dapat menyebabkan tegangan horisontal pada bagian bawah perkerasan baru akibat adanya lendutan. Pergerakan retak memanjang dan melintang akibat temperatur ternyata lebih besar dari permukaan tanpa retak. Pergerakan ini tidak terlalu dipengaruhi oleh lebar retak karena hanya ditemukan satu retak yang menembus lapis permukaan. Retak yang merambat dari permukaan umumnya disebabkan oleh pelaksanaan pelebaran Pemeriksaan lendutan balok Benkelman juga dilakukan untuk memperoleh lendutan seketika dan lendutan stop-henti dari perkerasan lentur yang mempunyai retak. Lendutan maksimum dan jari-jari kelengkungan dihubungkan dengan pergerakan retak pada temperatur yang sama, suatu hubungan yang baik untuk retak memanjang diperoleh. Tetapi, pergerakan retak ternyata lebih dipengaruhi oleh perubahan temperatur dari pada oleh beban. Faktor-faktor lain yang mempengaruhi mekanisme pergerakan retak dan perbaikan prosedur pergerakan retak juga didiskusikan. Pegukuran lendutan perlu dilaksanakan untuk memperjelas pengaruh retak pada data lendutan, tetapi perbaikan alat pengukur Demec, perlu dilakukan untuk mengurangi kesalahan pengukuran Banyak prosedur analitis dengan metoda elemen hingga yang memperhitungkan kehadiran retak, menggunakan mekanisme keruntuhan dan pertumbuhan retak, tetapi tidak ada yang dengan memuaskan menerangkan penggunaan data pergerakan retak pada perencanaan pelapisan tambahan .

Deskripsi Alternatif :

Cracks in flexible pavements were investigated to obtain information on their nature and their movements under thermal and traffic stresses. The movement across both transverse and longitudinal cracks was measured by a Demec gauge. For traffic induced measurements a 8,160 kg rear axle load was passed over or close to the cracks at a creep speed. The movement of cracked layers under an overlay may be caused by both thermal and traffic stresses. Temperature changes in a pavement cause the old surface to expand and contract at the crack, creating stresses at the bottom of the overlay. Traffic loads can cause horizontal stresses at the bottom of a new surface as the road deflects under the imposed load. Thermal movements at both longitudinal and transverse cracks were found to be greater than those at uncracked points. The movements were not greatly affected by crack width ; only one of the cracks observed penetrated right through the surface layer, suggesting that cracking had propagated at the surface largely from construction widening operations. Benkelman beam deflection testing using both transient and stop-start procedures was also carried out to measure deflections at selected flexible pavement sections where cracks existed. The maximum deflection and radius of curvature data were related to the movement of each crack position at the corresponding temperature, and good correlations for longitudinal cracks were found to exist.However, crack movements were found to be influenced more by thermal changes than by load. Other factors that influence crack movements, and improved procedures for crack movement measurements have also been discussed. Deflection measurements should be carried out to clarify the effect of cracks on deflection data, but it is suggested that the equipment used to measure crack movement, the Demec gauge, should be improved to minimize human error in measurement. Many analytical procedures with the finite element method, with the purpose of taking into account the presence of cracks, use fracture mechanics principles including crack growth considerations, but the application of crack movement data into overlay design has not yet been satisfactorily fully examined

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID Publisher
OrganisasiS2 - Highway System Engineering
Nama KontakYoka Adam Nugrahaa, S.Sos.
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon022 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing 1:Djunaedi Kosasih Pembimbing 2:Djuanda Suraatmadja, Editor: caca@

File PDF...