Path: TopMembercaca@unix.lib.itb.ac.id

PENGEMBANGAN KENDARAAN-KENDARAAN RENCANA
MEWAKILI LALU-LINTAS DI INDONESIA

Master Theses from / 2005-04-13 11:21:47
Oleh : Melchisedek Tanok, S2 - Highway System Engineering
Dibuat : 1990-00-00, dengan 1 file

Keyword : karaketristik fisik,lalu-lintas ,kendaraan
Nomor Panggil (DDC) : T 625.7 TAN

Perencanaan geometrik jalan raya didasarkan kepada karaketristik fisik dan proporsi berbagai ukuran kendaraan pengguna jalan. Peraturan perencanaan geometrik jalan raya untuk Indonesia, yang dikeluarkan pada tahun 1970, sebagian besar didasarkan pada pengalaman negara-negara lain yang mempunyai sejarah kendaraan bermotor lebih lama. Studi ini mengembangkan ukuran-ukuran kendaraan rencana sebagai berikut: MP mobil penumpang, MPx mobil penumpang kecil, MP' mobil penumpang untuk perencanaan tempat parkir, MPx' mobil penumpang kecil untuk perencanaan tempat parkir, TT truk tunggal dan BIS bis. Ukuran-ukuran utama yang mempengaruhi jejak putar minimum pada persimpangan adalah: (a) radius putar minimum, (b) lebar jejak, (c) jarak sumbu roda, dan, (d) jejak dari roda belakang dalam dari kendaraan rencana. Yang harus diperhatikan dalam perencanaan ruang dan lorong parkir adalah: (1) ukuran-ukuran dan jari-jari putar kendaraan, (2) kebebasan antara kendaraan yang parkir, (3) kebebasan antara kendaraan yang akan diparkir dan yang parkir, dan (4) lebar lorong minimum untuk satu atau dua-arah pergerakan lalu-lintas. Data-data dasar yang diperlukan dalam penelitian mencakup: (1) Data sejumlah 502,281 kendaraan dan tingkat penjualan per tipe 1986 sampai 1989, sebagaimana diperoleh dari perusahaan-perusahaan pemegang merek, (2) Kumpulan tipe-tipe kendaraan pada jalan yang dipilih, dan, (3) Data tipe mobil pemadam kebakaran Indonesia. Pemakaian ukuran-ukuran kendaraan rencana untuk keperluan parkir memperlihatkan 17% pengurangan rata-rata kebutuhan area parkir dan 13% pengurangan rata-rata untuk "unit parking depth" dibandingkan pedoman USA. Dalam pelebaran perkerasan pada persimpangan untuk tikungan paling tajam Rc = 15 m pengurangan lebar perkerasan sekitar 16% untuk MP, TT 24% dan BIS 27%. Perbandingan jejak kendaraan kendaraan-kendaraan rencana dengan yang dari RTAC (1965) memperlihatkan perbedaan besar, yang pertama lebih kecil. Ukuran-ukuran dan karakteristik kendaraan pemadam kebakaran Bandung yang terbesar ternyata dapat termasuk dalam kendaraan rencana TT truk tunggal. Studi ini mengusulkan untuk memperbaharui dan memperluas pedoman perencanaan geometrik nasional .

Deskripsi Alternatif :

The physical characteristics of vehicles and the proportions of variously sized vehicles using the highways are positive controls in geometric design. Indonesian geometric design standard for highways, which was issued in 1970 was mostly based on experience in other countries with a longer history of motorisation. This study developed dimensions for the following design vehicles: MP passenger car, MPx small passenger car, MP' passenger car for parking stall design, MPx' small passenger car for parking stall design, TT single-unit truck and BIS bus. The principal dimensions affecting minimum turning paths at intersections are: (a) the minimum turning radius, (b) the tread width, (c) the wheelbase, and, (d) the path of inner rear tire. The Design of parking stalls and aisles considers: (1) dimensions and turning radii of vehicles, (2) clearance between vehicles parked in their stalls, (3) angle and direction of parking, (4) clearance between parked and parking vehicles, and (5) minimum aisle widths for one or two-way traffic movements. The data base for the research comprised: (1) The data of 502,281 vehicles and selling rates by type, from 1986 to 1989, as obtained from the holding companies (2) The mix of vehicle types on selected roads, and, (3) The data of a typical Indonesian fire engine. Application of design vehicle dimensions to parking requirements showed a 17% average reduction in parking area required and a 13% average reduction in unit parking depth when compared to USA policies. In pavement widening on intersections, for the sharpest curve of Rc = 15 m the reduction of pavement width was around 16% for MP, 24% for TT and 27% for BIS. Comparison of swept paths for the design vehicles with those from RTAC (1965) showed a considerable difference, the former being smaller. `Dimensionsand characteristics of Bandung's largest fire engine for 1990 could be accommodated in the TT single unit truck design vehicle. This study recommended to update and expand existing national geometric design standards.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID Publisher
OrganisasiS2 - Highway System Engineering
Nama KontakYoka Adam Nugrahaa, S.Sos.
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon022 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing 1:Nicholas W. Marler Pembimbing 2: Willy tumewu pembimbing 3:Djuanda Suraatmadja, Editor: caca@

File PDF...