Path: Top > Member > cecep@unix.lib.itb.ac.id

EFFECTS OF LEFT TURNERS ON SATURATION FLOWS
AT A SIGNALIZED INTERSECTION IN BANDUNG

Master Theses from / 2005-02-25 22:22:09
Oleh : DAVEY KUSMAYADI, S2 - Highway System Engineering
Dibuat : 1990-00-00, dengan 1 file

Keyword : Traffic management, the adjacent lanes and the flow of pedestrians, cross the street.
Nomor Panggil (DDC) : T 625.7 KUS
Sumber pengambilan dokumen : 1990/4509

Traffic management is concerned with short term measures to improve the efficient and safe movement of both pedestrian and vehicular traffic on the existing road network. This research was concerned with the saturation flow of the lane with left turning vehicles at a signalized intersection which is affected by the left turning vehicles, the through vehicles of the adjacent lanes and the flow of pedestrians. During the green period, both through vehicles and left turning vehicles can proceed to pass the stop line, and the proportion of left turning vehicles to through vehicles determines the saturation flow of the lane. If the proportion of left turning vehicles increases, then the saturation flow will decrease. The condition can be extended to left turning vehicles through a stream of through vehicles of the adjacent lanes and a pedestrian stream. If the number of through vehicles of the adjacent lanes and the number of pedestrians increase, then the left turning vehicles will be impeded, therefore the saturation flow will also decrease. This research found that the saturation flow of Lane 2 was affected by the percentage of left turning vehicles and the through vehicles of Lane 1. The Swedish model indicated a strong linear relationship between the saturation flow of the lane with turning vehicles and the flow of pedestrians. The need of a pedestrian signal is assumed to provide safety and convenience for the pedestrians wishing to cross the street.

Deskripsi Alternatif :

Pengelolaan lalu-lintas memperhatikan tindakan
jangka pendek untuk meningkatkan efisiensi dan keselamatan baik untuk pejalan kaki maupun kendaraan pada jaringan jalan yang ada. Riset ini berkaitan dengan arus jenuh lajur lurus dan belok kiri pada sebuah persimpangan yang dilengkapi lampu lalu-lintas, di mama arus jenuh dipengaruhi oleh kendaraan yang membelok ke kiri, kendaraan yang bergerak lurus pada lajur yang bersebelahan dan pejalan kaki. Selama perioda hijau, baik kendaraan yang bergerak lurus maupun kendaraan yang membelok ke kiri dapat berjalan melewati garis stop, dan proporsi kendaraan yang membelok ke kiri terhadap kendaraan yang bergerak lurus menentukan arus jenuh lajur tersebut. Bila proporsi kendaraan yang membelok ke kiri bertambah, maka arus jenuh akan berkurang. Kondisi tersebut dapat diperluas terhadap kendaraan yang membelok ke kiri melewati arus kendaraan yang bergerak lurus pada lajur yang bersebelahan dan arus pejalan kaki. Bila jumlah kendaraan yang bergerak lurus pada lajur yang bersebelahan dan pejalan kaki bertambah, maka kendaraan yang membelok ke kiri akan terhalangi, oleh karenanya arus jenuh juga akan berkurang. Riset ini menemukan hubungan antara arus jenuh Lajur 2 dengan proporsi kendaraan yang membelok ke kiri dan kendaraan yang bergerak lurus pada Lajur 1. Model Swedia memperlihatkan hubungan linier yang kuat antara arus jenuh lajur dengan kendaraan yang membelok dengan arus pejalan kaki. Kebutuhan akan lampu pejalan kaki dirasakan demi keselamatan dan kemudahan pejalan kaki untuk menyeberangi jalan.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID Publisher
OrganisasiS
Nama KontakYoka Adam Nugrahaa, S.Sos.
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon022 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Supervisor: Nicholas W. marler; Supervisor: Trino Soegondo, Editor: cecep@

File PDF...