Path: TopMembercecep@unix.lib.itb.ac.id

ANALYSIS OF THE DISTRESS OF THE SURABAYA - GEMPOL TOLL HIGHWAY

Master Theses from / 2005-02-18 23:48:52
Oleh : Mohamad Agus Mauladi, S2 - Highway System Engineering
Dibuat : 1989-00-00, dengan 1 file

Keyword : Toll highway, The structure is laid, cumulative loading,
Nomor Panggil (DDC) : T 625.704 2 MAU
Sumber pengambilan dokumen : 1989/2891

The Surabaya-Gempol toll highway was opened in July 1986. The structure is laid almost entirely on fill materials, using unbound granular material as road base and asphaltic conrete as a surfacing. Extensive cracking was observed in January 1988, especially on the slow lane of the highway. The causes suspected were the overloading, underdesign and local failure of the road base. In 1988, overlay was carried out on the restored pavement to extend the design life. Recalculation of design thickness using various empirical methods, AASHO (1972), The ASPHALT INSTITUTE (1970), and Road Note 29 (TRRL,1970), was performed to ascertain the accuracy of the original design. Recalculation using an analytical approach, The Asphalt Institute DAMA Program, indicated that the fatigue life of the original pavement is close to actual cumulative loading in the period July 1986 to April 1988. Although the permanent deformation is not critical, however, it is still significant. The high volume of air voids and the quality of the unbound granular material were the other significant factors in the early deterioration. However the thickness of unbound granular road base did not affect fatigue life.
Actual loading since the road opened until April 1988 was about l0% - 25X. of design prediction. However, the truck factor is very high, 1.76-3.80, compared with design, 0.7. Single axles in excess of 8 tonne represented i0 % - 20 X of total axles but contributed 85 % - 95 7. of total damage. The actual traffic growth was 30X - 70 7. per annum, but 8% traffic growth was assumed to be reasonable for the next ten years due to highway capacity. Predicted traffic loading for the next ten years indicates that the Porong-Waru section will sustain the highest loading. Assessment of new pavement performance was carried out using The ASPHALT INSTITUTE DAMA program, Road Note 29 and LR 1132 (TRRL). The results show that the pavement can sustain in the range 10-20 mSA (DAMA), 10-40 mSA (Road Note 29) and 14 -45 mSA (LR 1132 with 50 X probability). However for 85X probability, the loading that can be sustained is in the range 3.6-12 mSA which can be reached in 1.5 6 years at 8 Y. traffic growth. The sensitivity analysis shows that design repetitions to failure are greatly affected by the volume of air voids, especially in the range 4% - 67.. The other significant parameters are road base quality (K1), subgrade modulus and bitumen viscosity.

Deskripsi Alternatif :

Jalan toll Surabaya-Gempol dibuka pada bulan Juli 1986. Struktur perkerasan hampir seluruhnya terletak di atas bahan timbunan, memakai material berbutir sebagai lapis pondasi dan lapisan atas aspal baton sebagai lapis permukaan. Retak pada perkerasan ditemuKan pada bulan Januari 1989, khususnya pada jalur lambat. Penyebab kerusakan yang dicurigai adalah beban lalu lintas yang berlebihan, salah perencanaan dan kerusakan lokal pada road base. Pada tahun 1988 pelapisan tambahan dilakukan pada perkerasan yang telah diperbaiki untuk memperpanjang umur rencana. Perhitungan kembali tebal rencana memakai beberapa metoda empiric seperti AASHO (1972), ASPHALT INSTITUT (1970) dan Road Note 29 (1970) dilakukan dengan maksud untuk mengetahui sejauh mana ketelitian perencanaan. Hasil perhitungan metoda analitis dengan memakai program DAMA dari Asphalt Institut menunjukan bahwa umur fatigue dari perkerasan mendekati beban cumulative ekivalen as standar yang terjadi pada perioda Juli 1986 - April 1988. Deformasi permanen, walaupun tidak menentukan umur rencana, tetap penting. Tingginya volume pori udara dan kualitas bahan pondasi adalah faKtor-faktor lain yang mempercepat kerusakan dini. Tetapi tebal lapisan pondasi tidak mempengaruhi umur fatigue dari perkerasan. Beban lalulintas yang terjadi sejak jalan dibuka hingga bulan April 1988 hanya mencapai 10X 25X dari beban perencanaan. Nilai truck factor menunjukan angka yang tinggi,i.76-3.80, dibandingkan dengan perencanaan, 0.7. Beban as tunggal yang melebihi beban as standard 8 ton hanya SOX - 20 X, tetapi menyebabkan hampir 85X - 95X dari kerusakan. Pertumbuhan lalulintas kendaraan berat 30X - 70X per tahun, tetapi karena batasan kapasitas jalan, angka 8X diambil sebagai tingKat pertumbuhan untuk peramalan beban lalulintas 10 tahun yang akan datang. Peramalan beban lalulintas untuk masa i0 tahun yang akan datang menunjukan bahwa seksi Porong-Waru akan menerima beban lalulintas yang besar. Perkiraaan kemampuan perkerasan setelah pelapisan tambahan dalam menahan beban lalu lintas dilakukan dengan memakai program DAMA, Road Note 29 dan LR1132 (TRRL). Hasilnya menunjukan bahwa perkerasan dapat memikul beban 10-20 mSA (DANA), 10-40 mSA (Road Note 29) dan 14-45 mSA (LR1132 untuk kemungkinan 50X mencapai umur rencana). Tetapi dengan mengambil 85X kemungkinan mencapai umur rencana, beban yang dapat dipikul adalah 3.6-12 mSA yang akan dicapai dalam 1.5-6 tahun pada pertumbuhan lalu lintas kendaraan berat 8 X. Analisa sensitivitas menunjukan bahwa beban rencana sangat dipengaruhi oleh volume pori udara, khususnya pada selang 4-6X. Parameter lain yang penting adalah Kualitas pondasi, modulus tanah dasar dan viskositas aspal.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID Publisher
OrganisasiS
Nama KontakYoka Adam Nugrahaa, S.Sos.
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon022 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Supervisor: James McElvaney; Co-supervisor: Bambang Sugeng, Editor: cecep@

File PDF...