Path: Top Member mudjiono@cyberlib.itb.ac.id

ECONOMIC EVALUATION OF PORTIONS OF THE CURRENT HIGHWAY BETTERMENT PROGRAM IN WEST JAVA

Master Theses from / 2005-03-24 15:04:39
Oleh : Hadi Roseno, S2 - Highway System Engineering
Dibuat : 1987-00=-0, dengan 1 file

Keyword : Highway Design and Maintenance Standards Model (HDM)
Nomor Panggil (DDC) : T625.7 ROS
Sumber pengambilan dokumen : 19872689

ECONOMIC EVALUATION OF PORTIONS OF THE CURRENT HIGHWAY BETTERMENT PROGRAM IN WEST JAVA, Roseno, Hadi, 1987, Program Sistem dan Teknik Jalan Raya, Fakultas Pasca Sarjana, Institut Teknologi Bandung. Highway Design and Maintenance Standards Model (HDM) merupakan alat untuk memenuhi kebutuhan dari para ahli atau pengelola jalan dari negara berkembang, dalam mengevaluasi kebijaksanaan pemeliharaan, standar perencanaan , dan program pembangunan untuk peningkatan dan pemeliharaan jalan. Tujuan dari evaluasi ini untuk mendapatkan hasil yang paling ekonomis (dengan alternatif pemeliharaan yang dibatasi) dalam memperkuat perkerasan dan meningkatkan kwalitas dari permukaan jalan untuk enam ruas jalan yang ada di Jawa Barat. Enam ruas jalan yang dipilih diambil dari program peningkatan jalan untuk Jawa Barat, dengan jumlah lalu lintas atau kendaraan antara 3.000 hingga 15.000 per hari pada tahun 1985. Delapan alternatif pemeliharaan (ditambah satu alternatif yang hanya melibatkan pekerjaan rutin) dipilih untuk dievaluasi dengan program }computer dari Bank Dunia (HDM-III model). Hasil penelitian menunjukkan program pemeliharaan bagi setiap ruas jalan berdasarkan biaya total transportasi yang minimum. Hasil tersebut sesuai dengan net present value maksimum setiap ruas jalan dibandingkan dengan alternatif nol. Perbandingan biaya operasi kendaraan terhadap biaya total tansportasi sangat tinggi, berwariasi dari 93,4 hingga 98,6%, didasarkan pada pilihan kebijaksanaan pemeliharaan yang paling ekonomis untuk setiap kasus. Hasil analisa menunjukkan alternatif pemeliharaan yang paling ekonomis untuk 5 ruas jalan dari 6 ruas jalan adalah overlay dengan ATB (40-mm) + HRS (30-mm) setiap 10 tahun, sedangkan pada ruas jalan Cirebon - Losari dengan jumlah kendaraan berat yang sangat besar, ternyata "reconstruction" dengan ATBL (40-mm) + ATB (40-mm) + HRS (30-mm) merupakan alternatif pemeliharaan yang paling ekonomis. Pemilihan kegiatan pemeliharaan jalan pada umumnya disesuaikan dengan jenis pekerjaan yang dikerjakan oleh Direktorat Jenderal Bina Marga, sedangkan pada penelitian ini dipisahkan sama sekali antara pemeliharaan yang terjadwal dengan berdasarkan kerusakan yang terjadi. Pemakaian HDM-III model secara profesional akan membutuhkan beragam altenatif pemeliharaan, dengan berbagai kebijaksanaan yang terkoordinasi antara pemeliharaan yang terjadwal dan yang berdasarkan kerusakan yang terjadi (responsif)

Deskripsi Alternatif :

ECONOMIC EVALUATION OF PORTIONS OF THE CURRENT HIGHWAY BETTERMENT PROGRAM IN WEST JAVA, Roseno, Hadi, 1987, Program Sistem dan Teknik Jalan Raya, Fakultas Pasca Sarjana, Institut Teknologi Bandung. The World Bank's Highway Design and Maintenance Standards Model (HDM) was devised to meet the needs of highway authorities in developing countries for evaluating maintenance policies, highway design standards, and programs for highway construction, improvement, and maintenance. The objective of the present research was to determine the most economic solution (with limited maintenance options) for strengthening the pavement and enhancing the riding qualities of the surface for six examples of route links in West Java. The six selected links in 1985 carried traffic ranging from 3,000 to 15,000 vehicles per day. Eight maintenance policy alternatives (in addition to the do-nothing alternative) were postulated for testing by the HDM-III computer model. The six research links were drawn from the current highway betterment program for West -Java. The results of the research, indicated a maintenance program for each link based upon minimizing the total transportation cost. Those results were in consonance with maximizing the net present value of each link compared with the null alternative. The ratio of vehicle operating cost to the total transportation cost was found to be very high, ranging from 93.4 to 98.6 percent, based upon the most economic maintenance policy option in each case. The result of the analysis indicated the most economic maintenance policy for five of six links to be: an immediate overlay comprising 30 mm of HRS on 40 mm ATB, with scheduled repetition of the overlay in ten-years' time. The 37-km link connecting Losari to Cirebon was found to carry inordinately large volumes of heavily loaded commercial vehicles. This was tacitly attributed to traffic to and from the seaport at Cirebon. The high volume of equivalent standard axles on this link was found to be most economically served--at minimum total transportation cost--by immediate reconstruction of the pavement with 40 mm of ATBL supporting 40 of mm ATB, and surfaced with 30 mm of HRS. Whilst individual maintenance activities generally conformed in type with work undertaken by the Indonesian Directorate General of Highways, the research completely separated scheduled maintenance from condition-responsive maintenance policies. In professional application of the HDM model, a wider range of maintenance policy options, with some policies integrating both scheduled and responsive activities, would doubtless be investigated

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID Publisher
OrganisasiS
Nama KontakDrs. Mahmudin, SIP.
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon022 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOdigilib@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing : 1.Jhon Hugh Jones 2.Purnomo Soekirno, 3. Djuanda .S ,Scan:Mudjiono, Editor: mudjiono@

Review...