Path: TopS2-ThesesEnvironmental Engineering-FTSL1986

TINJAUAN PROSES FLOKULASI PNEUMATIS DAN PENYISIHAN BOO UNTUK AIR BAKU YANG TERCEMAR RINGAN PADA REAKTOR FLUIDISASI TIGA-PHASE

Master Theses from JBPTITBPP / 2017-09-27 15:23:04
Oleh : A.A. Alit Merthayasa, S2 - Environmental Engineering
Dibuat : 1986-10-00, dengan 1 file

Keyword : coagulation-floculation process, fluidization reactor, porous media

Sungai merupakan salah satu sumber air yang memberikan kuantitas cukup besar dibandingkan sumber air yang lainnya, guna memenuhi kebutuhan akan air bersih. Air sungai sebagai badan air penerima buangan baik industri maupun domestik, sering mengalami kontaminasi oleh bahanbahan buangan tersebut. Oleh karena itu, untuk dapat dipakai memenuhi kebutuhan air bersih, air sungai umumnya memerlukan pengolahan yang lebih lengkap dari pada sumber air yang lain. Salah satu proses pengolahan yang biasa diterapkan untuk mengolah air sungai untuk dijadikan air bersih adalah proses koagulasi-flokulasi. Proses ini sangat erat kaitannya satu sama lain. Proses ini dimaksudkan untuk menghilangkan zatzat pengotor dalam air, yang diantaranya adalah partikel penyebab kekeruhan. Berdasarkan pada keadaan tersebut diatas, telah dicoba untuk melakukan proses koagulasi flokulasi dengan reaktor fluidisasi yang menggunakan media porous sebagai media penunjang. Selain itu penelitian juga ditujukan untuk melihat kecenderungan proses penyisihan BOD, karena proses secara umum ditujukan untuk mendapatkan batasan-batasan dalam pengolahan air baku air minum yang mengalami pencemaran ringan. Parameter-parameter operasi yang digunakan pada penelitian meliputi antara lain: - Air baku sintetis. - Kekeruhan influen: 20-100 NTU. - Beban organik (BOD: 50-200 ppm. - Tinggi air: 75-150 cm - Debit udara: 1.0-5.0 L/mnt - Waktu detensi: 10-30 menit. Dengan mengkombinasikan parameter-parameter operasi tersebut diperoleh hasil penelitian, sebagai berikut : 1. Proses koagulasi-flokulasi dapat dilakukan bersama-sama dalam reaktor, dengan daerah koagulasi berada,pada ketinggian air diatas 75 cm, sedangkan daerah flokulasi berada pada ketinggian air dibawah 75 cm. 2. Daerah optimal pasangan tinggi air dan debit udara untuk proses koagulasi-flokulasi pada semua tingkat kekeruhan air baku, diperoleh berdasarkan sisa kekeruhannya adalah: - Untuk waktu detensi 20 menit, tinggi air 100 cm dengan debit udara 1.2-2.0 L/mnt; - Untuk waktu detensi 30 menit, tinggi air 75 cm dengan debit udara 1.4-2.2 1/mnt; 3. Waktu detensi yang baik untuk proses koagulasi-flokulasi ini adalah 20-30 menit; 4. Proses penyisihan BOD memberikan suatu kecenderungan bahwa proses tersebut memberikan efisiensi penyisihan yang besar untuk beban organik yang rendah (50 ppm) dengan debit udara yang tinggi (3.41/mnt). Efisiensi meningkat pada waktu detensi yang panjang. Efisiensi berkisar antara 50-70%. Hasil-hasil yang diperoleh ini tentunya masih terbatas pada skala laboratorium dan kondisi operasi diatas. Untuk dapat diterapkan. dilapangan kiranya perlu diadakan penelitian dan pengujian terlebih dahulu.

Deskripsi Alternatif :

Sungai merupakan salah satu sumber air yang memberikan kuantitas cukup besar dibandingkan sumber air yang lainnya, guna memenuhi kebutuhan akan air bersih. Air sungai sebagai badan air penerima buangan baik industri maupun domestik, sering mengalami kontaminasi oleh bahanbahan buangan tersebut. Oleh karena itu, untuk dapat dipakai memenuhi kebutuhan air bersih, air sungai umumnya memerlukan pengolahan yang lebih lengkap dari pada sumber air yang lain. Salah satu proses pengolahan yang biasa diterapkan untuk mengolah air sungai untuk dijadikan air bersih adalah proses koagulasi-flokulasi. Proses ini sangat erat kaitannya satu sama lain. Proses ini dimaksudkan untuk menghilangkan zatzat pengotor dalam air, yang diantaranya adalah partikel penyebab kekeruhan. Berdasarkan pada keadaan tersebut diatas, telah dicoba untuk melakukan proses koagulasi flokulasi dengan reaktor fluidisasi yang menggunakan media porous sebagai media penunjang. Selain itu penelitian juga ditujukan untuk melihat kecenderungan proses penyisihan BOD, karena proses secara umum ditujukan untuk mendapatkan batasan-batasan dalam pengolahan air baku air minum yang mengalami pencemaran ringan. Parameter-parameter operasi yang digunakan pada penelitian meliputi antara lain: - Air baku sintetis. - Kekeruhan influen: 20-100 NTU. - Beban organik (BOD: 50-200 ppm. - Tinggi air: 75-150 cm - Debit udara: 1.0-5.0 L/mnt - Waktu detensi: 10-30 menit. Dengan mengkombinasikan parameter-parameter operasi tersebut diperoleh hasil penelitian, sebagai berikut : 1. Proses koagulasi-flokulasi dapat dilakukan bersama-sama dalam reaktor, dengan daerah koagulasi berada,pada ketinggian air diatas 75 cm, sedangkan daerah flokulasi berada pada ketinggian air dibawah 75 cm. 2. Daerah optimal pasangan tinggi air dan debit udara untuk proses koagulasi-flokulasi pada semua tingkat kekeruhan air baku, diperoleh berdasarkan sisa kekeruhannya adalah: - Untuk waktu detensi 20 menit, tinggi air 100 cm dengan debit udara 1.2-2.0 L/mnt; - Untuk waktu detensi 30 menit, tinggi air 75 cm dengan debit udara 1.4-2.2 1/mnt; 3. Waktu detensi yang baik untuk proses koagulasi-flokulasi ini adalah 20-30 menit; 4. Proses penyisihan BOD memberikan suatu kecenderungan bahwa proses tersebut memberikan efisiensi penyisihan yang besar untuk beban organik yang rendah (50 ppm) dengan debit udara yang tinggi (3.41/mnt). Efisiensi meningkat pada waktu detensi yang panjang. Efisiensi berkisar antara 50-70%. Hasil-hasil yang diperoleh ini tentunya masih terbatas pada skala laboratorium dan kondisi operasi diatas. Untuk dapat diterapkan. dilapangan kiranya perlu diadakan penelitian dan pengujian terlebih dahulu.

Beri Komentar ?#(1) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS2 - Environmental Engineering
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing: Benny Chatib; scan: Caca Mulyana, Editor:

File PDF...