Path: Top > S2-Theses > Management Science-SBM > 2018

PEMBANGUNAN MODEL BERBASIS AGEN UNTUK IMPLEMENTASI EKONOMI SIRKULAR DALAM RANTAI PASOK PERTANIAN DAN PANGAN

DEVELOPMENT OF AGENT-BASED MODEL FOR IMPLEMENTING CIRCULAR ECONOMY CONCEPTS IN AGRI-FOOD SUPPLY CHAIN

Master Theses from JBPTITBPP / 2018-06-28 15:33:00
Oleh : RUTH NATTASSHA (29017010), S2 - Management Science-SBM
Dibuat : 2018-06-28, dengan 1 file

Keyword : ekonomi sirkular, rantai pasok pertanian dan pangan, model berbasis agen

Pengadaan sumber makanan, telah menjadi perhatian utama bagi peradaban manusia selama berabad-abad. Saat ini, hal tersebut dikelola melalui rantai pasok pertanian dan pangan. Rantai pasok ini memiliki karakteristik yang menimbulkan isu, salah satunya adalah keberadaan produk sampingan yang dikenal sebagai limbah. Pengelolaan limbah ini telah menjadi perhatian banyak negara, terutama mengenai pengurangan jumlah limbah dan memperoleh nilai ekonomi darinya. Konsep ekonomi sirkular telah dinyatakan mampu menjawab kekhawatiran itu.

Dalam konsep ekonomi sirkular, limbah dari satu proses dimanfaatkan sebagai sumber daya untuk proses lain. Melalui sistem ini, jumlah limbah yang dibuang langsung ke tempat pembuangan akhir dapat diminimalkan dan nilai ekonomi dapat diambil dari limbah. Karena hal tersebut, ada cukup banyak penelitian mengenai penerapan konsep-konsep ini ke berbagai rantai pasokan. Beberapa dari penelitian tersebut berkaitan dengan rantai pasokan pangan pertanian. Namun, penelitian terkait implementasi ekonomi sirkular dalam rantai pasok pertanian dan pangan sangat jarang membahas aspek sosial dan perilaku. Sementara itu, dalam penelitian sebelumnya telah ditemukan bahwa interaksi dan perilaku aktor berdampak pada kinerja rantai pasok, terutama dalam konteks Indonesia. Fakta ini sangat penting karena ada peluang untuk menerapkan konsep ekonomi sirkular di Indonesia, yang memiliki jumlah sampah organik yang tinggi dan hingga saat ini belum ada upaya mengelola limbah tersebut.

Dengan demikian, penting untuk dilakukan penelitian terkait implementasi dari aspek sosial dan perilaku dalam implementasi ekonomi sirkular di rantai pasok pertanian dan pangan. Salah satu alat yang akan sangat membantu dalam penelitian ini adalah model sistem berbasis agen. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model dengan memanfaatkan soft system methodology untuk mengumpulkan informasi yang diperlukan dari sistem actual rantai pasok pertanian dan pangan. Kasus produsen pupuk organik, PT. Biokonversi Indonesia, telah dipilih sebagai studi kasus yang direferensikan untuk model. Model yang dihasilkan dapat digunakan untuk membantu penelitian lebih lanjut dalam menguji berbagai kemungkinan solusi untuk masalah-masalah yang ditemukan dalam kasus ini.

Deskripsi Alternatif :

The procurement of food sources, one of staple human needs, has been the concern for human civilization for many centuries. As of currently, it is managed through the agri-food supply chain. The agri-food supply chain itself has several characteristics which raises issue within the supply chain, one of them being the existence of by-products from the procurement known as wastes. The management of these wastes has become the concern for many countries, especially regarding reducing the amount of wastes and obtaining economy values from them. The circular economy concepts has been stated as being able to answer that concern.

Through circular economy concepts, wastes from one process would be utilized as resources for the other processes. Through this system, the amount of wastes to be discarded directly to landfill could be minimised and economy value could be gained from the wastes. Thus, there has been quite some research regarding the implementation of these concepts to various supply chain. Several of those researches are concerned with the agri-food supply chain. However, the researches of circular economy implementation in agri-food supply chains very rarely discusses the societal and behavioural aspects of the supply chain. Meanwhile, prior research has found that the interaction and behaviour of actor have impacts to the performance of supply chain, especially in Indonesian context. This fact is especially important as there is an opportunity to implement circular economy concepts in Indonesia, which has high amount of organic waste and currently devise no means of managing those wastes.

Thus, it has come to attention that there is importance in researching the implementation from the societal and behavioural aspects. One tool that would be very helpful in such research is the agent-based model of the system. Thus, this research aims to develop the model by utilizing the soft system methodology to gather the necessary information from a physical system. The case of organic fertilizer producer, PT. Biokonversi Indonesia, has been selected as the referenced case study for the model. The resulting model could be used to aid further research in testing various possible solutions to the issues found within the case.

Copyrights : Copyright (c) 2001 by Perpustakaan Digital ITB. Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Prof. Togar M. Simatupang, Editor: Taupik Abidin

File PDF...