Path: Top > S1-Final Project > Environmental Engineering-FTSL > 2005

PERENCANAAN INSTALASI PENGOLAHAN AIR BUANGAN INDUSTRI KARET REMAH SIR 20 DI PADANG, SUMATERA BARAT

Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2017-09-27 10:25:17
Oleh : RUTH EKOWATI RAHAYU (NIM: 15300045), S1 - Environmental Engineering Study Programme
Dibuat : 2005, dengan 7 file

Keyword : industri karet remah SIR 20, instalasi pengolahan air buangan, pengolahan biologi, kontak stabilisasi.

Karet remah yang merupakan salah satu komoditi ekspor unggulan Indonesia dibuat dari karet alam dan diolah oleh industri karet remah. Dalam proses produksinya industri karet remah SIR 20 menggunakan air dalam jumlah besar yang dapat mencapai 32 m3/ton produk, dimana semuanya akan menjadi air buangan. BOD, COD, TSS, amonia, nitrogen total, grit, dan rubber particle


merupakan komponen pencemar utama pada air buangannya sehingga air buangan tersebut perlu diolah terlebih dahulu sebelum dibuang ke lingkungan / badan air penerima. Pengolahan dimaksudkan untuk mengurangi beban yang diterima oleh badan air penerima mengingat badan air memiliki kapasitas self purification yang terbatas. Usaha yang dilakukan untuk mengurangi beban tersebut adalah dengan membangun instalasi pengolahan air buangan bagi industri karet remah SIR 20, yang dalam perencanaan ini khusus untuk diterapkan di Padang, Sumatera Barat.


Berdasarkan karakteristik air buangannya maka instalasi pengolahan air buangan industri karet remah SIR 20 di Padang, Sumatera Barat direncanakan akan menggunakan pengolahan pendahuluan berupa bar screen dan grit chamber; pengolahan tingkat pertama yaitu TAR dan


sedimentasi I; pengolahan tingkat kedua; serta pengolahan lumpur berupa gravity thickener, anaerobic digester, dan filter press. Pengolahan tingkat kedua yang diterapkan adalah pengolahan biologi. Unit pengolahan biologi yang direncanakan lebih ditekankan pada penerapan proses lumpur aktif. Ada tiga proses lumpur aktif yang diajukan sebagai alternatif yaitu completely mixed activated sludge, kontak stabilisasi, dan oxidation ditch. Penentuan unit pengolahan biologi


terpilih berdasarkan pada pertimbangan teknis menggunakan metode Koefisien Penting Faktor (KPF). Sebagai pertimbangan tambahan dilakukan perbandingan ekonomi rekayasa pada harga satuan produk tiap alternatif dengan menggunakan metode Present Worth. Berdasarkan pertimbangan tersebut, unit pengolahan biologi yang direkomendasikan untuk diterapkan adalah


kontak stabilisasi. Dengan demikian maka pengolahan tingkat kedua yang digunakan dalam perencanaan ini adalah kontak stabilisasi dan sedimentasi II.

Deskripsi Alternatif :

Crumb rubber representing one of Indonesia superiority commodities for export that made from a natural rubber and produced by crumb rubber industries. In course of production process, crumb rubber SIR 20 industry using water in gross amount that can reach 32 m3/ton products, where it all will become wastewater. BOD, COD, TSS, ammonia, total nitrogen, grit and rubber particle


are the major components from the wastewater so that wastewater require to be treated specifically before comes in to environment or the body stream. Processing intended to reduced loads which received by the body stream, meanwhile that body stream has limited capacity of selfpurification. The effort to reduce that loads is building wastewater treatment plant for crumb rubber SIR 20 industry that in this plan special for applied in Padang, Sumatera Barat. Based on the wastewater characteristic hence the wastewater treatment for crumb rubber SIR 20 industries in Padang, Sumatera Barat will use pretreatments like bar screen and grit chamber; primary treatments like equalization basin and primary sedimentation; secondary treatment; and sludge treatments like gravity thickener, anaerobic digester, and filter press. The secondary treatment to be applying is biological treatment. The planned biological treatment more emphasize at applying activated sludge process. There are three processes offered as alternative i.e. completely mixed activated sludge, contact stabilization, and oxidation ditch. The selection based on the technical consideration using Coefficient of Important Factor method. As additional consideration, engineering economy comparison had done for the product unit costs from each alternative using


Present Worth method. Based on the considerations, the recommend biological treatment to be applying is contact stabilization. Thereby the secondary treatments are using in this design are contact stabilization and secondary sedimentation.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Dosen Pembimbing; PROF. DR. IR. WISJNUPRAPTO DIPL. SE., Editor: Alice Diniarti

File PDF...