Path: Top > S2-Theses > Urban and Regional Planning-SAPPK > 2009

REPLIKASI DAN PEMBELAJARAN DALAM PROSES PENANGANAN MASALAH LINGKUNGAN SECARA KOMUNAL (STUDI KASUS : KAMPUNG BOJONG BUAH, KAMPUNG DARA ULIN, DAN KAMPUNG CILEBAK KABUPATEN BANDUNG)

REPLICATION AND LEARNING IN THE ENVIRONMENTAL ISSUE HANDLING PROCESS COMMUNALLY (STUDY CASE: KAMPUNG BOJONG BUAH, KAMPUNG DARA ULIN, AND KAMPUNG CILEBAK OF BANDUNG REGENCY)

Master Theses from JBPTITBPP / 2017-10-09 10:25:30
Oleh : RULY FATWANI (NIM 25407041), S2 - Regional and City Planning
Dibuat : 2009, dengan 7 file

Keyword : replikasi, pembelajaran, partisipasi masyarakat, masalah lingkungan, komunal

Perubahan perilaku merupakan hal yang harus dibangun pada fase yang paling awal sebelum diperkenalkannya pilihan sistem dan teknis yang akan diterapkan, sehingga nantinya kebutuhan sanitasi yang baik dan keberadaan sarana terbangun bukan hanya kepentingan pemerintah namun lebih menjadi kebutuhan warga. Sehingga pembelajaran untuk memberikan pemahaman mengenai lingkungan hidup menjadi wadah untuk membangkitkan kesadaran guna menciptakan perubahan perilaku manusia yang berbudaya lingkungan.

Studi ini bertujuan untuk mengetahui keberhasilan pelaksanaan replikasi dan kegiatan pembelajaran dalam proses penanganan masalah lingkungan secara komunal. Analisis dilakukan menggunakan teknik deskriptif kualitatif dan kuantitatif.

Temuan studi ini menunjukkan bahwa replikasi proses penanganan masalah lingkungan dilakukan secara independent dan dapat terjadi karena tercapainya kondisi yang tepat. Pembelajaran yang dilaksanakan termasuk kategori pendidikan informal. Keberlangsungan pelaksanaan proses pembelajaran dipengaruhi oleh faktor-faktor yang mendukungnya. Kesinambungan proses pembelajaran terjadi karena adanya kesadaran peserta pembelajaran untuk menyebarkan pengetahuan yang didapatkannya kepada masyarakat lainnya. Kelompok perempuan merupakan kelompok yang mudah terbangkitkan kesadarannya dalam proses pembelajaran dan aktif dalam menangani masalah lingkungan. Diversifikasi penanganan masalah lingkungan bukan bagian dari replikasi dan pelaksanaannya didorong oleh pemahaman dan kesadaran peserta pembelajaran untuk terus berupaya agar dapat hidup sehat dan bersih, adanya keterlibatan struktural setempat, adanya kesediaan LSM untuk memfasilitasi pelaksanaan diversifikasi, adanya bantuan pembiayaan pembangunan sarana yang dibutuhkan, serta adanya kegiatan pembelajaran mengenai pentingnya menjaga lingkungan yang dilakukan terus-menerus. Kemajuan kegiatan penanganan masalah lingkungan pada setiap komunitas dibedakan oleh kemajuan dalam kegiatan penanganan sampah. Kreativitas dalam membuat produk pengolahan sampah diduga dipengaruhi oleh tingkat pendidikan, kemudahan akses keluar, dan perhatian tokoh masyarakatnya. Produk dari pengolahan sampah telah mampu memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat. Semua tipologi mekanisme bantuan berkontribusi terhadap berjalannya proses pembelajaran. Respon mayoritas masyarakat terhadap proses pembelajaran dan pelaksanaan penanganan masalah lingkungan adalah positif. Faktor pemahaman masyarakat dan manfaat yang dirasakan oleh masyarakat pada umumnya tidak berhubungan dengan partisipasi yang terjadi. Peran LSM, kelompok inisiatif, pemerintah dan lembaga donor penting dalam proses pembelajaran, sedangkan peran masyarakat di luar kelompok inisiatif dinilai lebih rendah dibandingkan stakeholders lainnya.

Deskripsi Alternatif :

Changing behavior is something that has to be built in the initial phase before the introduction of the system and the technical option that will be applied. It is to ensure that, in the future, necessity for good sanitation and infrastructure will not only be the government's needs but also become the people's need. Therefore, learning to provide understanding of the environment becomes the vessel to raise awareness to create changes in human behavior into one that concerns about the environment.

The purpose of this study is to evaluate the success of the replication and learning activities in handling the environmental issue communally. Analysis was done using qualitative and quantitative description.

This study finds that the replication process of handling of the environmental issues was being done independently and can occur due to achieving the right condition. The learning process was classified as an informal learning. Learning process was influenced by the supporting factors. The sustainability of this learning process occurs because of the participant's awareness in spreading the lesson to others. Women's groups was a group whose awareness was easily motivated during the learning process and active in handling the environmental problems. Diversification of handling environmental issues was not part of the replication and the implementation was driven by the understanding and awareness of participants to continue to strive to live healthy and clean, the local structural involvement, the willingness of NGOs to facilitate diversification, the availability of building funding, and and the learning activities about the importance of maintaining the environment is ongoing. Progress of handling environmental issues in each community devided by the progress in handling solid waste. The creativity in product of processing solid waste was thought to have been influences by the level of educatn, easy access and the public figures' attention. Solid waste products have been able to provide economic value to the community. All supporting typology mechanism contributed to the on going education process. The majority of the people responded positively to the learning process and the implementation of the environmental issue handling. The understanding of the society and the benefit felt by the people in general were not relates to the participation occurred. The role of NGOs, initiative group, government, and donor agencies were important in the learning process. On the other hand, people's role outside of the initiative group were lower than the other stakeholders.

Copyrights : Copyright Â(c) 2001 by ITB Central Library. Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing: Sugiyantoro, Ir. MIP., Editor: Vika A. Kovariansi

File PDF...