Path: Top S1-Final Project Mining Engineering 2008

ANALISIS KEMANTAPAN LERENG P3 WEST TAMBANG GRASBERG PT FREEPORT INDONESIA MENGGUNAKAN METODE KLASIFIKASI MASSA BATUAN

SLOPE STABILITY ANALYSIS OF P3 WEST GRASBERG MINE PT FREEPORT INDONESIA USING THE ROCK MASS CLASSIFICATION METHOD

Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2008-07-14 10:42:03
Oleh : ROY ENRICO SITOHANG (NIM 12103056), S1 - Department of Mining Engineering
Dibuat : 2008, dengan 8 file

Keyword : slope stability, rock mass classification

Adanya dugaan awal tentang keterdapatan struktur geologi lokal berupa lipatan di sekitar lereng P3 West tambang Grasberg telah memicu dilakukannya suatu penelitian yang lebih detail mengenai pengaruh keberadaan, orientasi dan karakteristik kekar yang ada terhadap kondisi kemantapan lereng tersebut. Adapun upaya yang dilakukan untuk mengetahui keberadaan, orientasi dan karakteristik kekar tersebut yaitu melalui kegiatan Core Orienting. Hasil pengamatan kemudian dianalisis dengan menggunakan metode klasifikasi massa batuan Rock Mass Rating (RMR) dan Slope Mass Rating (SMR) untuk mengetahui kondisi kemantapan lereng tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum nilai RMR massa batuan pembentuk lereng terdistribusi pada kelas massa batuan sedang (RMR 41-60) sebanyak 40.79% dan baik (RMR 61-80) sebanyak 59.21%. Juga diperoleh nilai SMR massa batuan pembentuk lereng yaitu terdistribusi pada kelas massa batuan baik (SMR 61-80) sebanyak 52.55% dan sangat baik (SMR 81-100) sebanyak 47.45%. Ini menunjukkan bahwa secara umum lereng P3 West berada dalam kondisi stabil dengan kemungkinan terjadi longsoran hanya di beberapa blok kecil, sehingga sistem perkuatan atau penyanggaan tidak diperlukan untuk lereng ini. Metode klasifikasi massa batuan SMR memiliki keterbatasan dalam menganalisis kemantapan lereng karena tidak memperhitungkan pengaruh geometri lereng terhadap kondisi kemantapan lereng. Metode ini tidak dapat dipakai sebagai satu-satunya metode dalam analisis dan perancangan lereng. Oleh sebab itu diperlukan penelitian lebih lanjut dengan menggunakan metode numerik berupa pemodelan lereng.

Deskripsi Alternatif :

Presumption of the existence of the local geological structures such as fold around the P3 West slope have triggered more detail research about the effect of the cracks existence and orientation to the slope stability condition. Core Orienting activity had done to collect the information about the existence, orientation and characteristic of the cracks. Results of this Core Orienting activity were analyzed using the rock mass classification methods such as Rock Mass Rating (RMR) and Slope Mass Rating (SMR) to gather information about the slope stability condition. Generally, the results of this research show that the rock mass RMR values are classified into fair rock mass class (RMR range 41-60) and good rock mass class (RMR range 61-80). Also the rock mass SMR values are classified into good rock mass class (SMR range 61-80) and very good rock mass class (SMR range 81-100). It indicates that generally, the P3 West slope is in a stable condition and the probability of the failure that might happen is just in some small blocks. So, there is no need using the supporting system for this slope. The SMR rock mass classification method has a limitation in slope stability analysis because it doesn't calculate the influence of slope geometry to the slope stability condition. It should not be used as the only way to analyze and design a slope. Therefore, some further research using the slope modeling is needed.


Copyrights : Copyright Â(c) 2001 by ITB Central Library. Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakDrs. Mahmudin, SIP.
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOdigilib@lib.itb.ac.id