Path: Top > S2-Theses > Civil Engineering-FTSL > 2008

KAJIAN POLA TANAM DALAM RANGKA PENINGKATAN PRODUKSI DAN PRODUKTIVITAS DAERAH IRIGASI BATANG TONGAR DI KABUPATEN PASAMAN BARAT PROPINSI SUMATERA BARAT

A STUDY OF CROPPING PATTERN IN ATTEMPT TO INCREASE PRODUCTION AND PRODUCTIVITY IN THE IRRIGATION AREA OF BATANG TONGAR AT WEST PASAMAN REGENCY WEST SUMATERA PROVINCE

Master Theses from JBPTITBPP / 2017-09-27 15:23:34
Oleh : RONNY ADRIANDI (NIM 95006011); Pembimbing: Ir. Ii Sutaryan, Dipl. HE. dan Ir. Winskayati, SP., S2 - Water Resources Management
Dibuat : 2008, dengan 8 file

Keyword : cropping pattern, water supply, manpower & equipt
Subjek : Irrigation system
Kepala Subjek : Agriculture
Nomor Panggil (DDC) : T 631.587 ADR
Url : http://otomasi.lib.itb.ac.id/home.php?menu=library&action=detail&libraryID=76237
Sumber pengambilan dokumen : 20083846

Pola tanam adalah merupakan suatu urutan tanam pada sebidang lahan dalam satu tahun, termasuk didalamnya masa pengolahan tanah. Pelaksanaan pola tanam dari suatu daerah irigasi teknis dalam satu tahun, biasanya dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Kepala Daerah setempat. Disamping pertimbangan untuk mendukung kebijakan pangan nasional, penentuan pola tanam tersebut juga dibuat berdasarkan faktor ketersediaan air dan aspirasi petani. Daerah irigasi Batang Tongar yang mempunyai luas 6.644 Ha memiliki potensi air cukup memadai, memiliki petani mayoritas mempunyai karakter dengan melaksanakan pola tanam padi-padi (2 kali dalam setahun) serta kebiasaan petani yang tidak ke sawah selama bulan Ramadhan, sehingga produksi hasil pertanian di daerah irigasi Batang Tongar dirasakan berkurang. Dari karakter petani yang demikian, diperlukan suatu bentuk pola tanam yang dapat meningkatkan produksi pertanian dan penggunaan air yang efisien serta sesuai dengan aspirasi petani. Maka untuk itu perlu dilakukan kajian tentang pola tanam agar dapat dijadikan rekomendasi untuk pengelolaan daerah irigasi Batang Tongar. Dalam kajian ini dibahas antara lain; identifikasi pola tanam dan kebutuhan air yang ada, perhitungan debit andalan, perhitungan kebutuhan air yang ada, analisa tenaga kerja, alat-alat pertanian dan harga gabah serta kondisi sosial petani pada daerah irigasi Batang Tongar. Dari analisa tentang pola tanam yang ada menunjukan bahwa pola tanam yang dilaksanakan sekarang ini (padi-padi) disebabkan oleh kurangnya tenaga kerja dan alat-alat pertanian serta kondisi sosial yaitu petani mempunyai kebiasaan pada bulan Ramadhan tidak turun kesawah. Untuk mengatasi permasalahan tersebut diatas diperlukan adanya mekanisasi pertanian sebagai upaya mengantisipasi kurangnya tenaga kerja. Disamping itu juga perlu adanya penyuluhan-penyuluhan dan pelatihan-pelatihan untuk meningkatkan sumber daya manusia pada daerah irigasi Batang Tongar.

Deskripsi Alternatif :

The cropping pattern is plant sequence on the land during a year, including land management time. The implementation of the cropping pattern of a technical irrigation area in a year is usually performed based on Decree of local Regional Head. In addition to the consideration to support the national food policy, the determination of the cropping pattern is also made based on the water availability factor and farmer's aspiration. The irrigation area of Batang Tongar, which has a functional area by 6,644 Ha, has adequate water potency and majority farmers possessing a character of performing the paddy-paddy cropping patern (2 times a year) as well as traditional of former does not go to the field during Ramadan, so that the agricultural productivity in the irrigation area of Batang Tongar is perceived to be decreased. From such farmer's aspiration. Hence, it is necessarily conducted a study of cropping patern in order that it can be made as a recommendation for the cultivation of Batang Tongar irrigation area. This study is dealing with the identification of available cropping patern and water need, the analyzing of reliable discharge, the analyzing of the available water need, the analyzing of the manpower, agricultural equipment and unhulled paddy price, as well as farmer's social condition in the irrigation area of Batang Tongar. From the analyzing of the analyzing of the available cropping pattern, it indicates that the cropping pattern performed currently (paddy-paddy) is due to the lack of manpower and agricultural equipment as well as social condition, that is the farmer has a custom not to work in the rice field during fasting month. To handle such problem, we must need peasant mechanism as effort to anticipate decrease of manpower. In addition to increase human resource at Batang Tongar irrigation are, therefore who provides elucidation and training is very required.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing: Ir. Ii Sutaryan, Dipl. HE. dan Ir. Winskayati, SP , Editor: Vika A. Kovariansi

File PDF...