Path: Top > S2-Theses > Electrical Engineering-STEI > 2018

REKAYASA HYDROPONIC SMART FARMING SYSTEM MENGGUNAKAN CPSS (CYBER PHYSICAL SOCIAL SYSTEM)

HYDROPONIC SMART FARMING SYSTEM USING CPSS (CYBER PHYSICAL SOCIAL SYSTEM)

Master Theses from JBPTITBPP / 2018-03-13 15:32:24
Oleh : ROBERT EKO NOEGROHO SISYANTO - NIM: 23216087, S2 - Electrical Engineering-STEI
Dibuat : 2018-03-13, dengan 1 file

Keyword : Hidroponik, cyber physical social system, monitoring, smart farming

Dalam sistem hidroponik ada beberapa faktor yang mempengaruhi pertumbuhan tanaman hidroponik. Cahaya, suhu, kelembaban, pH, Electrical Conductivity, dan temperatur nutrisi merupakan hal yang penting untuk menanam tanaman dalam sistem hidroponik. Pada sistem hidroponik konvensional, pemantauan kondisi lingkungan tanaman dilakukan secara manual. Petani secara manual masih perlu datang ke kebun hidroponik. Serta secara manual terus memantau kondisi tanaman. Hal ini menjadi sulit jika petani tidak berada di dekat kebun hidroponik atau kondisi cuaca yang tidak memungkinkan kehadiran petani tersebut. Pertanian cerdas adalah aplikasi teknologi informasi dan komunikasi untuk memantau sistem pertanian. Pertanian cerdas ini mengandalkan sensor untuk merasakan parameter lingkungan. Perancangan prototipe yang menggunakan konsep teknologi CPSS memungkinkan petani memantau kondisi lingkungan sistem hidroponik jarak jauh dan realtime.


Penelitian ini mencoba mengintegrasikan antara sistem fisik dan sistem sosial. Sistem fisik terdiri dari Raspberry Pi versi 3 dan sensornya. Sedangkan untuk sistem sosialnya adalah dengan menggunakan telegram messenger. Telegram-Bot dibuat dalam bahasa pemrograman python untuk komunikasi antara sistem fisik dan penggunanya. Komputer papan tunggal, yang terdiri dari Raspberry Pi dan NodeMCU digunakan untuk mengintegrasikan sensor yang terhubung. Telegram adalah aplikasi perpesanan berbasis cloud dengan fokus pada kecepatan dan keamanan.


Tujuan dari penelitian ini adalah merancang prototipe hydroponic smart farming yang dapat memantau sistem melalui telegram messenger sebagai CPSS. Setelah skenario tersebut, sekelompok petani membentuk sebuah kelompok di telegram. Mereka bisa berkomunikasi satu sama lain dan juga berkomunikasi dengan telegram-bot yang terhubung dengan sistem fisik. Perintah yang dikirim oleh petani melalui telegram, yang meminta kondisi lingkungan dalam sistem hidroponik, akan segera dibalas oleh sistem kepada petani.




Deskripsi Alternatif :

In the hydroponics system there are several factors that affect the growth of hydroponics plants. Light, temperature, humidity, pH, Electrical Conductivity, and nutrient temperature are important for planting crops in hydroponics systems. In conventional hydroponics systems, monitoring the environmental conditions of plants is done manually. Farmers manually still need to come to the hydroponic garden. And manually continue to monitor the condition of the plant. This becomes difficult if farmers are not near hydroponic gardens or weather conditions that do not permit the presence of the farmer. Intelligent agriculture is the application of information and communication technologies to monitor agricultural systems. This intelligent farm relies on sensors to sense environmental parameters. The design of prototypes using the CPSS technology concept enables farmers to monitor the environmental conditions of hydroponic systems remotely and realtime.


This research tries to integrate between physical system and social system. The physical system consists of Raspberry Pi version 3 and its sensors. As for the social system is to use telegram messenger. Telegram-Bot is made in python programming language for communication between physical systems and its users. The single board computer, consisting of Raspberry Pi and NodeMCU is used to integrate connected sensors. Telegram is a cloud-based messaging app with a focus on speed and security.


The purpose of this research is to design a hydroponic smart farming prototype that can monitor the system through telegram messenger as CPSS. After the scenario, a group of farmers formed a group on the telegram. They can communicate with each other and also communicate with telegrams-bots connected to the physical system. The order sent by farmers via telegram, which calls for environmental conditions in the hydroponics system, will soon be replied by the system to farmers.



Copyrights : Copyright (c) 2001 by Perpustakaan Digital ITB. Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS2 - Electrical Engineering-STEI
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Dr.-Ing. Ir. Suhardi, MT, Editor: Irwan Sofiyan

File PDF...