Path: Top > S1-Final Project > Oceanography-FITB > 2009

APLIKASI MODEL HIDRODINAMIKA 2D DALAM REKONSTRUKSI TELUK KELABAT PURBA

Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2017-09-27 11:47:23
Oleh : RIZKY NUR HAKIM (NIM 12905005), Central Library Institute Technology Bandung
Dibuat : 2009, dengan 8 file

Keyword : Hidrodinamika 2D, Morfologi, Rekonstruksi, Purba, Teluk Kelabat

Studi mengenai rekonstruksi morfologi dari Teluk Kelabat purba, Propinsi Bangka Belitung yang dikaji dari keadaan sekarang dengan perkiraan kenaikan muka air laut 25m telah dilakukan dengan menggunakan model Hidrodinamika 2D MIKE 21 yang dikembangkan oleh Danish Hydraulic Institute (DHI). Masukan model pada batas terbuka model berupa nilai elevasi pasang surut yang diperoleh dari Tide Model Driver (TMD) selama 17 hari dari tanggal 1 Desember 2008-17 Desember 2008 untuk bagian utara dan debit Sungai Layang pada bagian selatan. Diasumsikana nilai tunggang pasut pada kondisi sekarang dan zaman purba adalah sama.






Analisis dilakukan terhadap perubahan morfologi pantai dan batimetri dengan didukung oleh interpretasi data geologi. Hasil Simulasi pada Teluk Kelabat sekarang diverifikasi dengan data lapangan menghasilkan error sebesar 11 persen yang hasilnya akan dibandingkan dengan dinamika arus pada teluk kelabat purba. Hasil perbandingan menunjukkan tidak terjadi perbedaan fasa dimulut teluk, dengan perbedaan kecepatan sebesar 0.075m/s, perbedaan fasa 1 jam ditengah teluk, dengan perbedaan kecepatan yang signifikan, perbedaan fasa 2 jam di hulu teluk, dimuara perbedaan kecepatan diakibatkan oleh besarnya debit yang digunakan. Dari hasil perbandingan terlihat bahwa perubahan morfologi di Teluk Kelabat berpengaruh terhadap dinamika arus yang dihasilkan.

Deskripsi Alternatif :

Study of morphology reconstruction for Kelabat Bay at Bangka Belitung Province which studied from recent condition with estimated sea level rice about 25m has done with MIKE 21 2D Hydrodynamic model developed by Danish Hydraulic Institute (DHI). The input of the model at northern open boundary is elevation obtained from tide model driver (TMD) for 17 days from 1 December 2008-17 December 2008 and at southern open boundary the input is discharge from Layang River. Assumed tidal range for recent condition and ancient condition are the same.






Analysis done towards morphological changes supported by geological interpretation. The result of simulation at recent Kelabat Bay verified by field observation yield error about 11 percent and the result used to compared with current dynamic at ancient Kelabat Bay. The result shows that the phase lags didn't occur at the mouth of the Bay but the difference for velocity occur about 0.075 m/s, at the middle of the bay the phase lags occur about 1 hour and the difference for velocity happened significantly, at Bay upstream the phase lags occur about 2 hours, at estuary velocity difference caused by discharge magnitude. The comparison result shows that morphological changes at Kelabat Bay affects the current dynamic.

Copyrights : Copyright Â(c) 2001 by ITB Central Library. Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiC
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing : Ivonne M. Radjawane, Ph.D. dan Prof. Dr. Wahyoe Soepri Hantoro, Editor: Rizki Apriyanti

File PDF...