Path: TopS2-ThesesMechanical Engineering-FTMD2007

PERANCANGAN PEMBUATAN DAN PENGUJIAN ALAT PEMANAS UNTUK PROSES PREHEAT PADA PERBAIKAN KOMPONEN DARI BESI COR KELABU DENGAN METODE LIQUID FLOW

Master Theses from JBPTITBPP / 2017-09-27 14:53:57
Oleh : RIDHA FIRMANSYAH WIWI (NIM 23104021), Central Library Institute Technology Bandung
Dibuat : 2007, dengan 7 file

Keyword : Besi cor kelabu, Temperatur preheat, Alat pemanas

Berbagai macam jenis cacat yang dapat ditemui pada produk hasil pengecoran adalah inklusi, retak, rongga, blowholes, dan porositas. Cacat jenis ini dapat pula ditemukan pada komponen blok mesin dan kepala silinder yang terbuat dari besi cor kelabu. Selain jenis cacat yang diakibatkan oleh proses pengecoran, keretakan dan kerusakan dapat pula terjadi pada komponen tersebut yang diakibatkan oleh pemakaian. Jenis cacat yang diizinkan untuk diperbaiki adalah cacat pada permukaan luar. Jenis cacat ini dapat diperbaiki dengan metode liquid flow. Metode ini merupakan salah satu metode yang diyakini memiliki banyak keunggulan.






Keberhasilan metode perbaikan liquid flow tergantung pada beberapa parameter seperti temperatur preheat, waktu penuangan, sand ratio, dan bentuk saluran. Dua parameter pertama sangat berperan banyak terhadap kualitas hasil perbaikan. Untuk dapat memberikan temperatur preheat yang baik diperlukan alat pemanas yang dapat memberikan pemanasan secara merata pada komponen yang diperbaiki dengan laju pemanasan dan pemakaian bahan bakar yang dapat diatur dengan mudah.






Perancangan, pembuatan, dan pengujian alat pemanas dilakukan dengan tujuan untuk dapat menghasilkan alat pemanas yang baik dalam memanaskan komponen yang diperbaiki sampai pada temperatur preheat yang diinginkan. Hasil pengujian alat pemanas untuk memanaskan spesimen dengan ukuran (275x275x15mm) memberikan hasil yang serupa dengan simulasi analisis numerik yang dilakukan. Alat pemanas yang diuji dapat memanaskan spesimen dengan ukuran tersebut hingga temperatur preheat 400 derajat C dalam selang waktu pemanasan 51,43 menit.






Dengan kondisi pemodelan yang sama, dilakukan simulasi berupa analisis numerik dengan bantuan program ANSYS v9.0 untuk berbagai ukuran spesimen yang memiliki ketebalan 25mm dan 35mm. Berdasarkan hasil analisis diperoleh temperatur preheat yang dapat dicapai adalah 400 derajat C dalam selang waktu pemanasan 118 menit untuk spesimen dengan ketebalan 25mm, dan 300 derajat C dalam selang waktu pemanasan 86 menit untuk spesimen dengan ketebalan 35mm.

Deskripsi Alternatif :

Many form of defect can found on the casting product such us inclusion, crack, blow holes and porosity. This type of defect can also found in machine block and cylinder head that made by grey cast iron. Beside the defect cause from casting process, the defects can also found on that component due to operational cycle. Surface defects or damages are allowed to repair. The surface defect can be repaired by liquid flow method. This method believed has many advantages in repairing gray cast iron component.






The successful of this liquid flow repair method depend on several parameters such as preheat temperature, pouring time, sand ratio, and the shape of the inlet and outlet. The first two parameters are absolutely influence the quality of repair result. To provide the good preheat temperature, the stove is needed to provide uniform heating on the repaired component with heat flow and fuel consumption can easy controlled.






The design, production, and testing of stove are done with the main purpose to provide good stove in heating of repaired component until preheat temperature is achieved. The result of testing on the stove to heat the specimen with size (275x275x15mm) give the same result with the numerical analysis which have done. The testing of stove can heating the specimen witch that size until 400 degrees C preheat temperature within 51.43 minute of heating time.






With the same modeling condition, simulation in numerical analysis is done using ANSYS v9.0 software for deferent size of specimen which has 25mm and 35mm thick. Based in the analysis result the preheat temperature that can be achieved are 400 degrees C in 118 minute of heating time for the specimen with 25mm thick, and 300 degrees C in 86 minute of heating time for the specimen with 35mm thick.

Copyrights : Copyright Â(c) 2001 by ITB Central Library. Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiC
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing : Dr. Ir. Bagus Budiwanto dan Prof. Dr. Ir. Rochim Suratman, Editor: Rizki Apriyanti

File PDF...