Path: Top > S2-Theses > Urban and Regional Planning-SAPPK > 2017

REKONTEKSTUALISASI HASIL INTEGRASI NILAI BUDAYA DALAM PERENCANAAN KOTA YOGYAKARTA

RECONTEXTUALIZATION OF CULTURE VALUE INTEGRATION RESULT IN YOGYAKARTA CITY PLANNING

Master Theses from JBPTITBPP / 2017-10-09 10:25:27
Oleh : R. DWI SUKMA BAYU WARDHANA, S2 - Regional and City Planning-SAPPK (wimawardhana@gmail.com)
Dibuat : 2017-09-29, dengan 1 file

Keyword : : Perencanaan Kota, Budaya, Rekontekstualisasi, Integrasi, Yogyakarta
Subjek : Perencanaan Kota dan Tata Guna Lahan
Nomor Panggil (DDC) : 711.4

Perencanaan tata ruang hingga saat ini masih banyak menggunakan pendekatan fisikal dalam proses perencanaannya, yang pada akhirnya banyak meninggalkan permasalahan kota, baik dari segi sosial dan budaya. pada tahun 2016, UNESCO menginisiasi penyertaan potensi aspek budaya lokal dalam perencanaan dan pembangunan kota yang berkelanjutan. Kota Yogyakarta sendiri, di Indonesia memiliki potensi historis-kultural yang besar, didukung pula oleh kebijakan Undang-Undang No. 13 Tahun 2012 tentang Keistimewaan Yogyakarta, hal ini merupakan keuntungan yang dapat dimanfaatkan dalam perencanaan berbasis budaya sesuai dengan inisiasi UNESCO tersebut diatas. Namun saat ini budaya masih dilihat sebagai suatu hal yang abstrak dalam pendefinisian, terutama dalam hubungannya dengan kriteria perencanaan kota berbasis budaya, sehingga dengan adanya dukungan Undang-Undang dan Potensi historis-kultural, secara otomatis membuat Kota Yogyakarta yang sekaligus menjadi ibukota provinsi, dapat melakukan perencanaan berbasis budaya dengan tata nilai budaya Yogyakarta dengan keadaan kontemporer saat ini, ataukah membutuhkan rekontekstualisai nilai budaya tersebut. Tujuan penelitian ini adalah mencari rumusan proses rekontekstualisasi hasil integrasi nilai budaya dalam perencanaan Kota Yogyakarta.


Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah metode kualitatif, dengan pendekatan hermeneutika, selanjutnya informan yang digunakan sebagai sumber data dipilih secara purposive sampling dengan menggunakan snowball sampling. Untuk menjawab beberapa sasaran penelitian digunakan beberapa analisis, yakni deskriptif kualitatif untuk merumuskan jenis, bentuk, karakteristik, komponen dan prinsip-prinsip integrasi nilai budaya yang sesuai dengan perencanaan, berdasarkan rumusan tersebut ditemukan kriteria dan prinsip-prinsip yang sesuai dengan perencanaan Kota Yogyakarta. Selanjutnya adalah melakukan analisis hermeneutika dalam dasar hukum, kebijakan dan pedoman yang berhubungan dengan perencanaan tata ruang dan budaya, dari hasil ini dapat diketahui kajian pedoman yang mendukung, termasuk potensi dan persoalan secara empiris, lebih lanjut analisis perbandingan tetap dengan melihat keterkaitan antara kriteria, tata nilai budaya Yogyakarta dengan dokumen perencanaan Kota Yogyakarta, dari hasil ini akan dilihat kebutuhan rekontekstualisasi nilai budaya dalam Kota Yogyakarta pada kondisi kontemporer.

Deskripsi Alternatif :

Nowaday spatial planning still uses a lot of physical approach in the process, which at the end leaves many urban problems, both in social and cultural aspect. In 2016, UNESCO initiated the inclusion of potential aspects of local culture in sustainable urban planning and development. The city of Yogyakarta itself, in Indonesia has great historical-cultural potential, supported also by the policy of Law no. 13 of 2012 on the Special Government Regulation of Yogyakarta, this advantage can be utilized in cultural-based planning in accordance with the initiation of UNESCO mentioned above. Yet today culture is still seen as an abstract in defining, especially in relation to urban-based city planning criteria adn indicators, so that with the support of the Law and the historical-cultural potential, can Yogyakarta City do cultural-based planning with Yogyakarta's cultural values in contemporary circumstances, or it require the recontextualization process of it cultural values. The purpose of this research is to find the formulation of process of recontextualization result of integration of cultural values in Yogyakarta City planning.



This research used qualitative method, with hermeneutical approach, the informant used as data source is chosen by purposive sampling method and by using snowball sampling. To answer several research objectives, descriptive qualitative method was used to analyze and formulate the types, forms, characteristics, components and principles for integration of cultural values in accordance with the planning process, based on that, it will discover the criteria and principles in accordance with the planning of Yogyakarta City. Moreover, is conducting hermeneutical analysis on the basis of law, Presidential Regulation, Ministrial Regulation, Presidential Decree, Government Regulation in Lieu of Law policy, Official Gazette and regulations related to spatial and cultural planning. From these results it can be seen the supporting guidelines, including the potential and the problem empirically. Furthermore, comparative analysis will be use to see the relationship between culture based planning criteria, Yogyakarta cultural values with Yogyakarta planning documents, from these comparative analysis results, it will be seen the need for recontextualization of cultural values in the city of Yogyakarta on contemporary conditions.

Copyrights : Copyright (c) 2001 by Perpustakaan Digital ITB. Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Dr. R.M Petrus Natalivan Indradjati, ST., MT., Editor: Yoninur Almira

File PDF...