Path: Top > S2-Theses > Urban and Regional Planning-SAPPK > 2018

STUDI PENILAIAN STANDARD PELAYANAN MINIMUM DALAM PENERAPAN MULTI LANE FREE FLOW DI JALAN TOL TRANS JAWA

STUDY ON MINIMUM SERVICE STANDARD ASSESSMENT TOWARDS THE IMPLEMENTATION OF MULTI LANE FREE FLOW IN TRANS JAVA TOLL ROAD

Master Theses from JBPTITBPP / 2018-07-12 14:54:26
Oleh : RATNA YULIASARI (NIM: 25417006), S2 - Regional and City Planning-SAPPK
Dibuat : 2018-07-12, dengan 2 file

Keyword : Jalan Tol Trans Jawa, Multi Lane Free Flow, Standar Pelayanan Minimum.
Subjek : Perencanaan Transportasi dan Prasarana
Nomor Panggil (DDC) : 711.7

Peran transportasi dalam pembangunan berkelanjutan adalah isu penting dalam Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau lebih dikenal dengan Sustainable Developent Goals (SDGs) karena bertanggung jawab atas emisi Gas Rumah Kaca (GRK) yang berhubungan dengan sektor energi di seluruh dunia. Transportasi dianggap sebagai faktor utama dari konsumsi energi dunia yang sedang tumbuh. Transportasi dan mobilitas adalah salah satu faktor utama dalam pembangunan berkelanjutan dan hal ini menegaskan peran penting pemerintah dalam merencanakan tujuan untuk kota yang berkelanjutan.


Jaringan jalan tol di Indonesia telah direncanakan sejak awal 1980, beberapa diantaranya adalah jaringan jalan tol Trans Jawa dan non-Trans Jawa. Sistem jalan tol mengakomodasi mobilisasi manusia serta arus barang dan jasa di Pulau Jawa. Seiring dengan pertumbuhan wilayah regional, jaringan jalan menjadi lebih padat dan sebagai konsekuensinya, peningkatan mobilitas di Pulau Jawa menyebabkan peningkatan lalu lintas baik di jalan tol maupun non-tol yang berdampak pada konsumsi energi dan emisi. Pemerintah Indonesia telah berulang kali melakukan evaluasi dan mengembangkan jaringan jalan tol untuk mengatasi masalah kemacetan lalu lintas yang dapat menyebabkan masalah distribusi barang dan jasa serta mengurangi konsumsi energi dan emisi gas.


Di satu sisi, Pemerintah Indonesia bermaksud mengurangi kemacetan di jalan tol yang disebabkan oleh kepadatan berlebih di gerbang tol dengan penerapan Multi Lane Free Flow (MLFF). Untuk mencapai tujuan tersebut, Pemerintah Indonesia berencana untuk melakukan fase transisi yang menerapkan pembayaran tol tanpa uang sebelum menerapkan MLFF. Di beberapa rute, pembayaran tol tanpa uang telah diterapkan dan ada peningkatan yang signifikan dalam penggunaan pembayaran elektronik dari kondisi sebelumnya ke sistem yang ada.


Di sisi lain, dalam memantau operasi jalan tol, Badan Pengatur Jalan Tol memiliki instrumen untuk menilai tingkat layanan operator jalan tol, yaitu standar pelayanan minimum. Ada banyak parameter, beberapa di antaranya adalah waktu perjalanan, waktu servis, panjang antrean. Penelitian ini bertujuan untuk menilai parameter terkait dengan tingkat pelayanan minimum jalan tol. Dengan penerapan MLFF, harus ada penyesuaian dalam parameter dalam standar layanan minimum. Dalam penelitian ini, penulis bermaksud menilai efektifitas penerapan MLFF di jalan tol di Indonesia dan memeriksa parameter-parameter dalam standar pelayanan minimum yang ada saat ini.

Deskripsi Alternatif :

The role of transportation in sustainable development is a crucial issue in SDGs because it is responsible for energy-related Green House Gas (GHG) emission worldwide. Transportation is deemed to be the main factor of a growing world energy consumption. Transportation and mobility are nodal to sustainable development and asserted the essential role of government in planning goals for sustainable cities.

Toll road network in Indonesia has been planned since the early 1980, some of them are Trans Java and non-Trans Java toll road network. The toll road system accommodates the mobility of people as well as the flow of goods and services in Java Island. Along with the regional growth, the road networks become more crowded and as a consequence, the uplift on the mobility in Java Island causing the increased traffic both in toll road and non-toll road which impact the energy consumption and emission. The Government of Indonesia then repeatedly conduct evaluation and development of the toll road network in order to solve the problem of traffic delay which can cause problems of goods and services distribution and to reduce the energy consumption and gas emissions.

On the one hand, the Government of Indonesia (GOI) intends to reduce the traffic jam in the toll road that is caused by the over-density in toll gate by the application of Multi Lane Free Flow (MLFF). In order to achieve the goal, the GOI plans to do the transition phases which are applying the cashless toll payment before applying MLFF. In some routes, the cashless toll payment has been applied and there is a significant increase in the use of e-payment from the prior condition to the existing system.

On the other hand, in monitoring the toll road operation, Indonesia Toll Road Authority has an instrument to assess the level of service of toll road operators, namely minimum service standard. There are many parameters, some of them are travel time, service time, queuing length. This study aims to assess the parameter related to the service minimum level of toll road. By the application of MLFF, there should be some adjustment in the parameters in minimum service standard. In this study, the writer aims to assess the effectivity of MLFF application in the toll roads in Indonesia and examine the parameters of minimum service standard.


Keywords : Minimum Service Standard. Multi Lane Free Flow, Trans Java Toll Road


Copyrights : Copyright (c) 2001 by Perpustakaan Digital ITB. Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS2 - Regional and City Planning-SAPPK
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Shanty Y. Rachmat, ST, MT, M.Sc, Ph.D, Editor: Yoninur Almira

File PDF...