Path: TopS2-ThesesAstronomy-FMIPA2007

HABITABLE ZONE DI SEKITAR BINTANG YANG DIDETEKSI MEMILIKI PLANET

HABITABLE ZONES AROUND STARS DETECTED HARBORING PLANETS

Master Theses from JBPTITBPP / 2017-09-27 14:40:14
Oleh : RATNA SATYANINGSIH (NIM: 203 05 005), S2 - Astronomy
Dibuat : 2007-10-01, dengan 9 file

Keyword : stars: planetary systems; stars: individual: Gl 581; 55 Cnc; 47 UMa; HD 128311; Ups habitable zone.
Subjek : Astronomy
Kepala Subjek : Mathematics and Natural Sciences

Zona layak huni (habitable zone/HZ) merupakan daerah di sekitar bintang sebagai tempat yang memungkinkan adanya planet yang bisa mendukung kehidupan. Batas dalam dan batasluar HZ ditentukan oleh salah satunya adalah massa (dan luminositas) bintang. Kasting et al. (1993) mengkaji secara ekstensif mengenai HZ, khususnya HZ yang berbasis air dalam fasa cair. Buccino et al.,(2006) mengetengahkan paradigma baru mengenai HZ, yakni HZ yang berbasis radiasi UV. Dalam tesis ini ditinjau ulang kedua HZ tersebut.


Planetary system generator StarGen (Burrow 2006, Yamani 2006) digunakan untuk mensimulasikan sistem sistem keplanetan yang mungkin terbentuk. StarGen sendiri mempunyai definisi HZ, yakni batas dalam =0.93x(akar)L dan batas luar = 1.1x(akar)L , dengan L adalah luminositas bintang. Simulasi dilakukan dengan mengubah masukan parameter massa bintang untuk mengetahui feature umum pada sistem-sistem keplanetan yang terbentuk. Kemudian, data beberapa bintang yang dideteksi memiliki planet digunakan sebagai masukan, yakni Gl 581, 55 Cnc, 47 UMa, HD 128311, dan Ups And. Parameter yang digunakan adalah massa, luminositas, dan kelas bintang. Sistem serupa Tata Surya juga disimulasikan untuk melihat seberapa umum konfigurasi Tata Surya kita. Dari hasil simulasi diestimasi probabilitas menemukan planet kebumian di dalam HZ masing-masing sistem keplanetan, baik HZ berdasarkan StarGen maupun berdasarkan kriteria Kasting et al. (1993).

Deskripsi Alternatif :

Habitable zone (HZ) is the region around a star in which life supporting planets can exist. Stellar mass (and hence stellar luminosity) determined the boundaries (inner edge and outer edge) of HZ. The most comprehensive work in this field, particularly in the HZ based on liquid water, is the paper by Kasting et al. (1993).


Buccino et al. (2006) use the properties of ultraviolet radiation to define the boundaries of HZ. In this paper both of HZ criterion is reviewed. The planetary system generator StarGen (Burrow 2006,Yamani 2006) is applied to simulate planetary system formation. StarGen define the inner edge of HZ as inner edge =0.93xL and the outer edge as outer edge = 1.1xL , where L represents the luminosity of the star. As an attempt to understand general features of planetary systems, the mass of the star is varied. Afterward, five stars that have been detected harboring planets are simulated using the information of their masses, luminosities, and spectral types. The five stars are Gl 581, 55 Cnc, 47 UMa, HD 128311, and Ups And. Solar Sytem-like is also simulated in order to know how common our Solar System configuration is. The probability of finding terrestrial planets within HZ of each system is estimated using both StarGen and Kasting et al. (1993) criterion.

Beri Komentar ?#(1) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing I : Taufiq Hidayat, Dr. ;


    Pembimbing II : Budi Dermawan, Dr.











    Scanner: Alice Diniarti; 2007-12-03.

    , Editor: Alice Diniarti

File PDF...