Path: Top > S1-Final Project > Geological Engineering-FITB > 2013

GEOLOGI DAN STUDI BATUPASIR NGRAYONG DAERAH GUNEM DAN SEKITARNYA, KABUPATEN REMBANG, JAWA TENGAH

Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2017-09-27 11:46:45
Oleh : RATNA SARI RADITHA NING TYAS (NIM: 12009025); Tim Pembimbing: Ir. Benyamin Sapiie, Ph.D.; Dr. Ir. Asep H. P. Kesumajana M.T., S1 - Department of Geology
Dibuat : 2013, dengan 8 file

Keyword : Gunem, Cekungan Jawa Timur Utara, Formasi Ngrayong, provenan, granulometri

Daerah penelitian terletak di Kecamatan Gunem, Kabupaten Rembang, Jawa







Tengah. Secara geografis, daerah penelitian berada pada koordinat 111˚25’0’’ BT - 111
˚30’0’’ BT dan 6 ˚48’0’’ LS - 6 ˚53’0’’ LS. Luas daerah penelitian adalah 100 km2







dengan skala peta 1:12.500. Metode penelitian dilakukan melalui pengambilan data dan







analisis di lapangan serta pengolahan data dan analisis di laboratorium.







Satuan geomorfologi daerah penelitian dapat dibagi menjadi lima satuan, yaitu







Satuan Perbukitan Antiklin Tegalwah, Satuan Perbukitan Sinklin Kadiwono, Satuan







Lembah Homoklin Trembes, dan Satuan Dataran Banjir Demaan. Tahapan geomorfik







yang terbentuk di daerah penelitian menunjukkan tahapan geomorfik dewasa. Stratigrafi







daerah penelitian dapat dibagi menjadi tujuh satuan batuan tidak resmi, dari tua ke muda,







yaitu Satuan Batugamping yang diendapkan pada Miosen Awal, Satuan Batupasir dan







Satuan Batugamping-Napal yang diendapkan pada Miosen Tengah, Satuan Napal dan







Satuan Batugamping Koral yang diendapkan pada Miosen Akhir, Satuan Batugamping-







Batupasir yang diendapkan pada Miosen Akhir-Pliosen, dan Satuan Endapan Aluvial







yang diendapkan pada Resen. Struktur geologi daerah penelitian terdiri dari struktur







perlipatan, yaitu Antiklin Tegalwah dan Sinklin Coban serta struktur sesar, yaitu, Sesar







Mendatar Panohan, Sesar Mendatar Tanjung, Sesar Mendatar Kuti, dan Sesar Mendatar







Pesucen yang terbentuk pada Kala Plio-Plistosen dengan arah gaya utara-selatan.







Kemudian terjadi proses erosi yang menyebabkan terbentuknya bentukan morfologi saat







ini.







Batupasir Ngrayong merupakan batupasir yang bersifat sangat loose dan kaya







akan butiran kuarsa. Berdasarkan hasil analisis granulometri didapatkan populasi butir







dominan pada mekanisme saltasi. Didapatkan tipe batupasir yang diendapkan pada







lingkungan laut dangkal dan adanya sisipan karbon menandakan lingkungan pengendapan







Batupasir Ngrayong adalah pada zona transisi-laut dangkal.







Berdasarkan analisis petrografi dan hasil plot pada diagram QFL, provenan dari







batupasir ini berasal dari lingkungan blok kontinental.

Deskripsi Alternatif :

The study area is administratively located in Gunem Subdistrict, Rembang





Regency, Central Java Province and geographically located on 111˚25’0’’ E - 111
˚30’0’’ E dan 6 ˚48’0’’ S - 6 ˚53’0’’ S. The geological mapping covered of 100





km2 area with a 1:12.500 map scale. The research method involves data sampling





and analysis in the research area with data processing and data analysis in the





laboratory.





Geomorphological units of the study area are divided into five units, which





are Tegalwah Anticline Hills, Kadiwono Syncline Hills, Trembes Homocline





Valley, and Demaan Flood Plain. Geomorphic stage of this study area is mature.





Stratigraphy of the research area are divided into seven lithostratigraphy units,





from old to young, are Limestone which is deposited in the Early Miocene,





Sandstone and Limestone-Marl which is deposited in the Middle Miocene, Marl





and Coralline Limestone which are deposited in the Late Miocene, Limestone-





Sandstone which is deposited in the Late Miocene-Pliocene, and Alluvial Deposit





which is deposited in Recent. Geological structures of the research area consist of





folds (anticline and syncline) and faults (strike-slip fault). These folds and faults





are formed at Plio-Pleistocene. After that, erosional process created a morphology





in the present day.





Ngrayong Sandstone is a sandstone with loose material and rich in quartz





mineral. Based on granulometric analysis, the population of grain shows the





dominance of saltation population. Based on data and analysis, this Ngrayong





Sandstone is deposited at transitional to shallow marine depositional environment.





Based on petrography analysis and QFL diagram, provenance of Ngrayong





Sandstone come from cratonic interior.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id