Path: Top > S2-Theses > Development Studies-SAPPK > 2008

PERANAN TUNGKU TIGO SAJARANGAN DALAM PEMBANGUNAN MASYARAKAT NAGARI

Master Theses from JBPTITBPP / 2017-10-03 11:32:29
Oleh : RAMLI PUTRA (NIM 24006044), S2 - Development Studies-SAPPK
Dibuat : 2008, dengan 7 file

Keyword : Government, Development, Nagari, Tungku Tigo Sajarangan

Penelitian ini memperlihatkan bagaimana sistem pemerintahan (governance) tradisional dipersandingkan dengan sistem pemerintahan formal dalam konteks kepemerintahan di negara kesatuan Republik Indonesia. Propinsi Sumatera Barat merupakan propinsi pendahulu yang menerapkan sistem Tungku Tigo Sajarangan yang merupakan konsep kepemimpinan masyarakat adat ke dalam sistem pemerintahan formal. Wilayah studi adalah di Nagari Pilubang Kecamatan Sungai Limau, sebuah Nagari tradisional dan masih memegang teguh adatnya.

Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana peranan unsur Tungku Tigo Sajarangan dalam sistem pemerintahan formal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode etnografi, melalui observasi atau pengamatan langsung di lapangan, wawancara mendalam (depth interview), dan telaah kepustakaan. Informan yang diambil adalah tokoh-tokoh yang berada dalam lembaga Tungku Tigo Sajarangan, beberapa anggota masyarakat serta budayawan.

Pada tingkat Nagari, sistem Tungku Tigo Sajarangan menyatu dengan pimpinan formal yang ada dan secara bersama menyelenggarakan pemerintahan dan pembangunan di Nagari. Sementara pada tingkat kabupaten dan propinsi, sistem ini merupakan kekuatan moral dan sosial yang selalu diminta pendapat dan sarannya untuk pelaksanaan pembangunan dan dalam mengambil kebijakan daerah.

Sistem Tungku Tigo Sajarangan adalah bagian masyarakat madani dimana hubungan kekerabatan menjadi modal sosial yang penting. Dengan sistem pemerintahan Nagari, aset kolektif Nagari lebih mudah dimanfaatkan dan dialokasikan dengan bijaksana. Tungku Tigo Sajarangan adalah suatu sistem organisasi sosial berbasis budaya yang selalu menyesuaikan dengan perubahan zaman, terbukti dari sejarah perkembangannya sampai kepada bentukan tiga strukturnya kini. Diharapkan Tungku Tigo Sajarangan bisa menjawab tantangan perubahan dan duduk berdampingan dengan sistem pemerintahan modern saat ini dalam rangka mencapai good governance.

Deskripsi Alternatif :

This study is about the role of Tungku Tigo Sajarangan, a traditional governmental system (governance) in West Sumatra Province within the formal governmental system of the Republic Of Indonesia. West Sumatra Province was the older province with to use Tungku Tigo Sajarangan system and the leader traditional society concept in to formal government system. The location of this study takes place in Pilubang Nagari, Sungai Limau sub-district, West Sumatra. The location is chosen because this Nagari still keeps its traditional government system.

The objective of this study was to identify to what extent the role Tungku Tigo Sajarangan in the formal governmental system. This study used qualitative method, specifically the ethnographic method. The techniques used were among others, site observation, depth interview, and literature review. The samples consist of the leaders of the Tungku Tigo Sajarangan, community members, and cultural experts.

The study found that under the Nagari level, the system of Tungku Tigo Sajarangan integrates with the formal governmental leaders, and the leaders of the two systems administer the governance together and control the development in Nagari. While under the regional and provincial level, the system of Tungku Tigo Sajarangan functioned as both moral and social force to which the formal governmental leaders go for advice either in making local and regional policies or in the development implementation.

This system is a part of a civil society in which the kinship system acts as an important social force. Under the Nagari governance, the collective asset of Nagari can be managed easily and allocated wisely. Tungku Tigo Sajarangan is a social organizational system which is based on cultural values. This system always adapts itself with the changes. It can be seen from its historical development: from its early formation (one structure) to the current system (three structures). It is expected that Tungku Tigo Sajarangan can cope with the changes, and synergize with the formal governmental system of the Republic Of Indonesia in order to achieve good governance.

Copyrights : Copyright (c) 2001 by Perpustakaan Digital ITB. Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing: Dr.Ir. Indra Budiman Syamwil, M.Sc.,BEM., Editor: Vika A. Kovariansi

File PDF...