Path: Top S2-Theses Architecture 2014

PERANCANGAN KORIDOR HIJAU UNTUK MENGURANGI KADAR POLUTAN GAS (NOx) Studi kasus : Jalan Soekarno Hatta Bandung

DESIGNING GREEN CORRIDOR TO REDUCE GAS POLLUTANTS (NOx) Case study : Soekarno Hatta Street, Bandung

Master Theses from JBPTITBPP / 2017-07-14 14:53:26
Oleh : RAHMI ELSA DIANA (NIM : 25212042), S2 - Architecture
Dibuat : 2014, dengan 8 file

Keyword : pencemaran, kendaraan bermotor, jalan arteri, perancangan koridor hijau.

Kendaraan bermotor adalah salah satu penyebab pencemaran udara. Pencemar yang dihasilkan berupa partikulat dan gas. Salah satunya adalah gas NO2, yang berbahaya bagi kesehatan dan memiliki efek lebih permanen dibandingkan

polutan sejenis (CO2). Untuk mengurangi dampak pencemaran dari gas buang kendaraan bermotor, perlu dibangun koridor hijau di sekitar jalan raya. Pada perancangan ini studi kasus yang dipilih adalah koridor hijau sepanjang jalan Soekarno Hatta Bandung.

Koridor jalan memiliki karakter yang khusus sehingga perlu dilakukan studi sebelum memulai perancangan. Dari hasil studi, diketahui karakteristik jalan yang

erat kaitannya dengan pencemaran. Karakteristik tersebut meliputi karakter kemacetan sebagai sumber pencemar, pejalan kaki dan pengendara sebagai reseptor yang akan dilindungi, karakter fungsi bangunan di sekitar jalan, dan karakter hijau eksisting sebagai barrier. Hasil analisis digunakan untuk menentukan objek perancangan.

Untuk memaksimalkan kinerja koridor hijau, perlu penanaman vegetasi pereduksi.

Di Indonesia telah dilakukan penelitian mengenai jenis-jenis vegetasi pereduksi yang dapat digunakan dalam perancangan ini. Sebelum memulai perancangan, jenis-jenis vegetasi pereduksi dianalisis berdasarkan karakter visual dan fungsinya dalam lanskap jalan. Terdapat 7 fungsi yang menjadi kata kunci kriteria penataan vegetasi pada lanskap jalan yaitu reduksi polusi image, signage, buffer cahaya, transparansi, keteduhan, dan jalur pejalan kaki.

Deskripsi Alternatif :

Motor vehicle is one of the causes of air pollution, which generates pollutants in particulates and gases forms. One among the pollutants is NO2, which is harmful

and have more permanent effects on health than another (CO2). To reduce the impacts, green corridors need to be built around the street. As a case study, green

corridor of Soekarno-Hatta street in Bandung is selected.

Street corridor has special characters. Before starting the design, it requires to analyze the characteristics that closely related to pollution. The characteristics

include traffic characteristic as the source of pollution, pedestrians and drivers as receptors that need to be protected, land-use around the street and green character as barrier. The result from this analysis is used to determine object design. To maximize the performance of green corridors, it requires to plant vegetation that can reduce the pollutions. In Indonesia the research of the reducing vegetation species has been done so it can be used in the design. The reducing vegetation species are analyzed based on visual characters and their functions in the streetscaping. There are 7 functions of vegetation that being the keywords i.e the reduction of pollutants, image, signage, buffer, transparancy, light buffer, and

pedestrian ways.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS2 - Architecture
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing :

    Dr. Ir. R.R. Dhian Damajani, MT.;

    Dian Heri Sofian, ST., MT., Editor: Alice Diniarti

Download...