Path: TopS1-Final ProjectMining Engineering-FTTM2008

OPTIMASI PRODUKSI ALAT ANGKUT UTAMA MENGGUNAKAN TEORI ANTRIAN DAN METODE WAKTU TUNGGU DI PT. XYZ

Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2017-09-27 10:39:02
Oleh : RAEL OCTOVIYAN PAAT (NIM 12103032), Central Library Institute Technology Bandung
Dibuat : 2008, dengan 9 file

Keyword : Produksi Alat Angkut, Teori Antrian, Metode Waktu Tunggu

Kegiatan penambangan merupakan satu rangkaian kegiatan yang kompleks dimana satu dengan yang lainnya saling terkait. Dalam proses penambangan, faktor peralatan merupakan faktor yang sangat penting dalam menjamin keberlangsungan produksi. Ketersediaan jumlah alat angkut dan alat muat merupakan hal yang sangat sensitif bagi kelangsungan produksi. Jumlah armada yang berlebih akan mengakibatkan biaya pengeluaran operasi membengkak, sementara jumlah armada yang sedikit akan mengurangi jumlah produksi tambang.




Kondisi ideal dalam proses pemuatan dan pengangkutan material sangat sulit dicapai. Akan tetapi, hal tersebut dapat diupayakan dengan melakukan efisiensi tehadap jumlah alat angkut utama tambang. Salah satu metode simulasi yang dapat digunakan untuk mengoptimasi produksi alat muat – alat angkut utama adalah dengan menggunakan metode teori antrian dan metode waktu tunggu.




Dengan teori antrian, dapat ditentukan jumlah armada truk yang dibutuhkan untuk mendapatkan produksi optimal dengan biaya per ton material paling minimum. Dalam perhitungan tersebut digunakan parameter probabilitas antrian yang didasarkan pada pola distribusi Poisson. Pola distribusi Poisson digunakan karena pola kedatangan alat angkut ke dalam sistem antrian terjadi secara acak.




Sementara itu, dalam simulasi waktu tunggu, simulasi dilakukan dengan tujuan untuk memperoleh jumlah truk yang optimum dengan waktu antrian truk yang paling minimum dan menghindari alat muat menunggu kedatangan alat angkut. Penelitian waktu tunggu ini mengambil empat lokasi pengamatan di PT XYZ, yaitu Fase 4, Fase 5 East, Fase 5 West, dan Fase 6. Data dasar yang dibutuhkan dalam simulasi optimasi berdasarkan tesebut adalah data waktu daur alat angkut di empat lokasi tersebut pada bulan Juli 2007. Alat muat yang digunakan adalah Power Shovel P&H 4100A dan P&H 2800A, Excavator Cat 5230B ME, dan Loader Cat 994 D. Alat angkut yang digunakan adalah Truk Cat 793C.




Berdasarkan hasil simulasi dengan pendekatan teori antrian dengan diasumsikan berdistibusi Poisson dan juga simulasi berdasarkan waktu tunggu, didapat hasil sebagai berikut :


- Lokasi Shovel Fase 4 : 21 truk Cat 793C


- Lokasi Excavator Fase 4 : 7 truk Cat 793C


- Lokasi Shovel Fase 5 West : 16 Truk Cat 793C


- Lokasi Loader Fase 5 West : 6 Truk Cat 793C


- Lokasi Shovel Fase 5 East : 21 Truk Cat 793C


- Lokasi Shovel Fase 6 : 7 Truk Cat 793C


- Lokasi Loader Fase 6 : 3 Truk Cat 793C

Deskripsi Alternatif :

Mining activities is a sequence of complex activities, where one component is related to the others in a mining process, equipment factor is a very important factor in ensuring production viability. Loading and hauling equipment availability is a sensitive matter in conducting production stage . Excessive amount of there equipment will raise the operation cost while less amount will reduce mine production.




Ideal condition in loading and transporting the material is hard to accomplish. But, then it may be performed by determining the effective amount of main mining equipments. One simulation method may be carried out to optimizing loading and transporting equipment production by employing queuing theory and waiting time method.




In queuing theory, we may determine trucks amount required to achieve optimal production with minimum cost of material per ton. In calculating the cost, queuing probability parameter based on Poisson distribution pattern is used. Poisson distribution pattern is used because mining equipment enter the queue system randomly.




Meanwhile, in waiting time method simulation, the simulation is performed to gain optimum amount of trucks with minimum time of queuing and preventing loading equipment from waiting hauling equipments. Research on waiting time method was completed from 4 observation location at PT XYZ, Phase 4, Phase 5 East, Phase 5 West, and Phase 6. Basic data required in the optimation simulation is transporting equipments cycle time in those location in July 2007. Loading equipments used were Power Shovel P&H 4100A, Power Shovel P&H 2800A, Excavator Cat 5230B, and Loader Cat 994D. Hauling equipment used was Cat 793C.




According to simulation result with queuing theory approach assumed to look after Poisson distribution and Waiting Time method simulation, the result is as follows:


- Shovel Fase 4 : 21 Cat 793C Trucks


- Excavator Fase 4 : 7 Cat 793C Trucks


- Shovel Fase 5 West : 16 Cat 793C Trucks


- Loader Fase 5 West : 6 Cat 793C Trucks


- Shovel Fase 5 East : 21 Cat 793C Trucks


- Shovel Fase 6 : 7 Cat 793C Trucks


- Loader Fase 6 : 3 Cat 793C Trucks

Copyrights : Copyright Â(c) 2001 by ITB Central Library. Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.

Beri Komentar ?#(2) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiC
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id