Path: Top > S1-Final Project > Pharmacy > 2017

PENGUKURAN INTENSITAS DAN LUAS KEMERAHAN RADANG AKIBAT PAPARAN SINAR UV: APLIKASI UJI AKTIVITAS DAUN MIANA (PLECTRANTHUS SCUTELLARIOIDES L.) SEBAGAI ANTIRADANG LOKAL

Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2017-09-29 14:09:41
Oleh : PUTU INDRA CYNTIA DEWI (10713081), S1 - Pharmaceutical Science and Technology-SF
Dibuat : 2017-09-29, dengan 1 file

Keyword : radang, miana, Plectranthus scutellarioides (L.) Bent, sinar UV

Matahari mengemisikan berbagai tipe radiasi salah satunya dalam bentuk sinar UV yang merupakan gelombang elektromagnetik. Paparan sinar UV pada panjang gelombang tertentu dapat menimbulkan respon radang dengan dampak jangka panjang yang lebih serius yaitu kerusakan DNA yang dapat meningkatkan resiko kanker kulit. Selain penggunaan obat antiradang standar, masyarakat Indonesia secara empiris telah menggunakan daun miana Plectranthus scutellarioides (L.) Bent sebagai antiradang. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan aktivitas antiradang lokal daun miana pada model hewan yang diinduksi radang dengan sinar UV B dengan panjang gelombang 310 nm dan pengembangan metode evaluasi radang melalui pengukuran intensitas kemerahan dan luas kemerahan radang. Setelah metode evaluasi radang dipastikan valid dan didapatkan desain percobaan yang optimum dengan penentuan dosis eritema minimum (MED) atau waktu paparan sinar UV yang diperlukan untuk menimbulkan respon radang, dilakukan pembuatan ekstrak kental daun miana menggunakan pelarut etanol dengan metode refluks. Selanjutnya ekstrak tersebut diinkorporasikan ke dalam basis biocream menghasilkan sediaan dengan konsentrasi 25%, 50%, dan 75%. Hewan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah mencit Swiss Webster betina yang dibagi ke dalam 9 kelompok percobaan yang meliputi kelompok kontrol sakit, kelompok kontrol normal, kelompok kontrol biocream, kelompok ekstrak kental daun miana 25%, 50%, dan 75%, kelompok perasan daun miana, kelompok pembanding asetosal 10%, dan kelompok pembanding hidrokortison 1%. Waktu paparan yang digunakan yaitu selama 30 menit dalam satu hari selama 4 hari lalu zat uji diberikan dan setelah itu dilanjutkan dengan pengamatan yang dilakukan satu kali dalam satu hari selama 4 hari. Parameter radang yang diamati berupa intensitas kemerahan dan luas kemerahan yang diolah dengan aplikasi ImageJ. Dari penelitian ini didapatkan hasil bahwa ekstrak kental daun miana 50% dan 75% serta perasan daun miana memiliki aktivitas antiradang yang signifikan (p<0,05).

Deskripsi Alternatif :

The sun emits various type of electromagnetic waves radiation including UV rays. UV exposure in a specific wavelength may induce inflammation response in the body. Moreover, prolonged UV exposure may cause serious impact which is DNA damage that increases the risk of skin cancer. Despite the standard anti-inflammation therapy, Indonesians are empirically using miana leaf Plectranthus scutellarioides (L.) Bent as an anti-inflammatory agent. The purposes of this study are to determine the local anti-inflammatory activity of miana leaf in UV B λ 310 nm-induced animal model and develop a method for evaluating inflammation by measuring erythema intensity and area of erythema. After ensuring that the method was valid and optimum experiment design was obtained with minimum erythema dose (MED) determination, miana leaves thick extract is prepared by reflux using ethanol as solvent. The extract was further incorporated into biocream base to create cream with miana extract concentration of 25%, 50%, and 75%. Female Swiss Webster mice divided into 9 groups which are sick control group, normal control group, biocream control group, miana leaves extract of 25%, 50%, and75% groups, miana fresh leaves juice group, standard acetosal 10% group, and standard 1% hydrocortisone group are used. The irradiaton time which was used in this study was 30 minutes a day for 4 days continued by giving the test samples and the observation was done once a day for 4 days. The parameters measured in this study which were erythema intensity and area of erythema were analysed with ImageJ application. The result of this study were miana leaves extract of concentration 50% and 75% and also miana fresh leaves juice possess significant (p<0.05) anti-inflammatory activity.

Copyrights : Copyright (c) 2001 by Perpustakaan Digital ITB. Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing : Prof. Dr. Andreanus Andaja Soemardji ; Prof. Dr. Irda Fidrianny, Editor: yana mulyana

File PDF...