Path: TopS2-ThesesBusiness Administration-SBM2012

MARKETING STRATEGY FOR BANDREK HANJUANG MARKET DEVELOPMENT IN CENTRAL BOGOR REGION

Master Theses from JBPTITBPP / 2017-09-27 15:30:34
Oleh : PUJI PRABOWO (NIM 29110015) ; Pembimbing : Reza Ashari Nasution, Ph.D., S2 - Business Administration
Dibuat : 2012, dengan 6 file

Keyword : Market Development Strategy, Guerilla Marketing, Market Development Model, Bandrek, Bandrek Hanjuang, Central Bogor.

Bandrek is the traditional drink of the original Bumi Parahyangan or Sunda. This drink is made from natural ingredients and has benefits such as warming and nourishing the body. Bandrek Hanjuang is one of the pioneers in producing bandrek instant powder. The number of new players both large and small companies has been contributing in hampering Bandrek Hanjuang sales growth. There many of competitors that use ginger as the beverage core ingredients. These companies are considered as direct competitors to Bandrek Hanjuang. Since 2011 not achieved the target of sales and competition is getting tighter in Bandung. Therefore, Bandrek Hanjuang has decided to expand its market to outside Bandung and Cimahi by entering Sukabumi on January 2012 and Bogor on July 2012. Bandrek Hanjuang requires appropriate marketing strategies for market development in Bogor. The range of marketing budget is limited between IDR 50-75 million. The purpose of this research is to provide suitable marketing strategies within the given budget. Bogor Tengah was chosen as the sampling area due to higher population density since this area is supported with facilities such as residential, offices, schools, and tourism spots. In this research, a market development model is developed as the synthesis of literature and case study. This model is utilized to analyze market characteristic and to determine the appropriate marketing strategy based on the market characteristic. Applying this model in Bandrek Hanjuang case, complemented with company external and internal analysis, the research shows that Bogor market characteristics are heterogeneous and the appropriate marketing strategy is guerrilla attacks. The proposed business solution implementation includes human resource plan, schedule planning, and financial budget to run a guerrilla marketing. The marketing strategy would be carried out at the beginning of July to December 2012; first to test the market and then slowly would penetrate the market. The required resources to do guerrilla marketing is 9 people with estimated budget of IDR 70.5 million. This budget is still in accordance with the request of the company.

Deskripsi Alternatif :

Bandrek adalah minuman tradisional asli bumi parahyangan. Minuman ini terbuat dari bahan alami dan mempunyai manfaat seperti menghangatkan tubuh dan menyehatkan tubuh. Bandrek Hanjuang adalah salah satu pionir dalam membuat produk bandrek serbuk instan. Banyaknya pemain baru baik perusahaan besar maupun kecil, membuat pertumbuhan penjualan Bandrek Hanjuang bertumbuh tetapi tidak banyak. Saat ini juga mulai banyak perusahaan besar yang menggunakan jahe sebagai salah satu bahan dasar minuman. Ini bisa menjadi ancaman bagi perusahaan karena jahe merupakan bahan utama dari minuman Bandrek. Kompetisi yang ketat dan hasil penjualan di tahun 2011 yang tidak mencapai target membuat muculnya kebijakan perusahaan yang menginginkan adanya pertumbuhan di luar Kota Bandung dan Cimahi pada tahun 2012 ini dengan memasuki dua Kota yaitu Sukabumi dan Bogor. Pengembangan pasar untuk Sukabumi sudah dilakukan sejak Januari 2012, sedangkan untuk Bogor akan langsung dilakukan pada Bulan Juli 2012. Isu utama yang dihadapi oleh Bandrek Hanjuang adalah kebutuhan pada strategi marketing yang tepat untuk pengembangan pasar di Bogor. Dengan batasan biaya marketing antara Rp. 0.000.000-Rp75.000.000 peneliti diharapkan dapat memberikan solusi bisnis bagi perusahaan yang ingin mengembangkan pasar ke Bogor. Bogor Tengah dipilih sebagai daerah yang akan diuji karena kapasitasnya sebagai daerah pusat dari Kota Bogor dan dikelilingi oleh fasilitas- fasilitas yang menunjang seperti pemukiman, perkantoran pendidikan, bisnis dan pariwisata. Dalam penelitian ini, dikembangkan sebuah model pengembangan pasar. Model ini merupakan hasil sintesis dari studi literatur dan studi kasus. Model pengembangan pasar digunakan untuk menganalisis karakteristik pasar dan menentukan strategi pemasaran yang sesuai dengan karakteristik pasar tersebut. Penerapan model ini terhadap kasus Bandrek Hanjuang, dilengkapi dengan analisis internal dan eksternal perusahaan, menunjukkan bahwa karakteristik pasar adalah heterogen dan strategi pemasaran yang sesuai adalah serangan gerilya. Implementasi yang diusulkan sebagai solusi bisnis berupa rencana sumber daya manusia, jadwal perencanaan, dan anggaran keuangan untuk menjalankan gerilya marketing yang dilaksanakan pada awal bulan Juli sampai bulan Desember 2012 untuk menguji pasar; dan secara perlahan perusahaan mulai melakukan penetrasi pasar. Sumber daya yang dibutuhkan 9 orang untuk melakukan pemasaran gerilya. Sedangkan anggaran yang dibutuhkan sejumlah Rp 70.500.000. Anggaran ini masih sesuai dengan permintaan dari perusahaan.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing : Reza Ashari Nasution, Ph.D., Editor: Dwina Fatimiyah Shidiq

File PDF...