Path: Top Gray Literatures T Tati_Suryati_Subahar 1997

Kajian pendahuluan infestasi lalat buah Genus Bactrocera (Diptera: Tephritidae) pada buah Paria (Momordica charantia L.)

Proceeding from JBPTITBPP / 2007-02-14 18:47:03
Oleh : S. Tati Subahar, Department of Biology
Dibuat : 2001-06-18, dengan file

Keyword : Bactrocera, Momordica charantia L.

B. cucurbitae Coq. diketahui sebagai salah satu jenis lalat buah yang menyerang buah paria (Momordica charantia L.). Berdasarkan hasil koleksi dari lapangan terhadap 18 kg buah yang terinfestasi didapatkan sekitar 769 pupa, dan imago yang berhasil menetas dari pupa tersebut adalah 567 ekor. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa dari buah paria tersebut diperoleh dua tipe B. cucurbitae yaitu jenis A dan B. Setelah diidentifikasi kedua tipe tersebut termasuk genus Bactrocera (Subgenus Zeugodacus). Tipe A berukuran lebih besar dari tipe B; dan masing-masing tipe memiliki atribut morfologi, yaitu: 1) sel cup pada system venasi sayap terdapat anal streak, 2) pada toraks bagian medium dorsal terdapat strip kuning (Vittae) dan sepasang seta pada apikal skutelum, 3) pada abdomen tergit ketiga terdapat rambut-rambut kaku(pectin). Proporsi tipe A adalah 35,5 persen dengan nisbah kelamin betina dan jantan 1 : 1,1, sedangkan tipe B adalah 64,5 persen dengan nisbah kelamiin 1,3 : 1. Pengamatan pendahuluan terhadap peristiwa perkawinan yang dilakukan di luar ruangan (Kurungan 20 x 20 x 20 cm) ternyata perkawinan pertama untuk tipe A terjadi pada umur 10 – 11 hari sedangkan tipe B adalah 9 – 10 hari sesudah menjadi imago. Saat perkawinan terjadi sekitar matahari terbenam yaitu antara pukul 17.45 – 18.15. Keberhasilan perkawinan diduga berhubungan dengan factor lingkungan terutama intensitas cahaya (lux) dan suhu yang akan diungkapkan lebih lanjut dalam makalah.

Deskripsi Alternatif :

B. cucurbitae Coq. diketahui sebagai salah satu jenis lalat buah yang menyerang buah paria (Momordica charantia L.). Berdasarkan hasil koleksi dari lapangan terhadap 18 kg buah yang terinfestasi didapatkan sekitar 769 pupa, dan imago yang berhasil menetas dari pupa tersebut adalah 567 ekor. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa dari buah paria tersebut diperoleh dua tipe B. cucurbitae yaitu jenis A dan B. Setelah diidentifikasi kedua tipe tersebut termasuk genus Bactrocera (Subgenus Zeugodacus). Tipe A berukuran lebih besar dari tipe B; dan masing-masing tipe memiliki atribut morfologi, yaitu: 1) sel cup pada system venasi sayap terdapat anal streak, 2) pada toraks bagian medium dorsal terdapat strip kuning (Vittae) dan sepasang seta pada apikal skutelum, 3) pada abdomen tergit ketiga terdapat rambut-rambut kaku(pectin). Proporsi tipe A adalah 35,5 persen dengan nisbah kelamin betina dan jantan 1 : 1,1, sedangkan tipe B adalah 64,5 persen dengan nisbah kelamiin 1,3 : 1. Pengamatan pendahuluan terhadap peristiwa perkawinan yang dilakukan di luar ruangan (Kurungan 20 x 20 x 20 cm) ternyata perkawinan pertama untuk tipe A terjadi pada umur 10 – 11 hari sedangkan tipe B adalah 9 – 10 hari sesudah menjadi imago. Saat perkawinan terjadi sekitar matahari terbenam yaitu antara pukul 17.45 – 18.15. Keberhasilan perkawinan diduga berhubungan dengan factor lingkungan terutama intensitas cahaya (lux) dan suhu yang akan diungkapkan lebih lanjut dalam makalah.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiD
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Editor: