Path: Top > S1-Final Project > Civil Engineering-FTSL > 2015

PERANCANGAN JALAN REL SIMPANG-MARIANA DENGAN LEBAR SEPUR 1067 MM

Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2017-09-27 10:25:51
Oleh : PRIYO ATMAJI NIM : (15011010), S1 - Department of Civil Engineering
Dibuat : 2015, dengan 8 file

Keyword : Rel, Perancangan, Geometri, Drainase, Emplasemen, Wesel

Di Sumatra, khususnya Sumatra Selatan kebutuhan pergerakan batubara sangatlah tinggi. Sebagai salah satu sumber utama perekonomian dari sektor pertambangan, Sumatra Selatan memiliki potensi batubara yang besar, yaitu sekitar 22,4 milyar ton. Akan tetapi, potensi ini tidak diimbangi tingkat produksi yang seimbang (hanya sekitar 15 juta ton pertahun). Transportasi yang berganti-ganti, mahalnya biaya, dan lambatnya proses pengangkutan menjadi salah satu factor kunci yang menyebabkan produksi batubara tidak mencapai potensi yang seharusnya. Oleh karena itu dilakukan perancangan jalan rel Simpang-Mariana ini agar proses pengangkutan batubara menjadi lebih cepat dan efisien.


Jalan rel Simpang-Mariana ini merupakan jalan rel yang memiliki kelas jalan I dengan single track dan lebar sepur 1067 mm sepanjang 33,088 km. Jalan rel ini direncanakan memiliki 11 lengkung horizontal dan 15 lengkung vertikal. Struktur jalan rel terdiri dari rel R 54, penambat elastik ganda, bantalan beton untuk lintas, bantalan kayu untuk wesel dan jembatan, tebal balas 30 cm dan tebal subbalas 45 cm. Drainase samping berbentuk trapesium dan gorong-gorong berbentuk pipa beton. Dalam perancangan jalan rel ini akan dibuat satu stasiun antara yang mempunyai 3 sepur dan stasiun Mariana yang menggunakan sistem loop dengan sistem pembongkaran batubara berupa RCD (Rotary Circle Dumper). Wesel yang digunakan pada setiap stasiun adalah wesel tipe W 12 dengan jari-jari R=300 m.

Deskripsi Alternatif :

In Sumatra, especially in South Sumatra there’s very high needs of coal movement. As one of the major economy source in the mining sector, South Sumatra has a large amount of potential coal, which is about 22,4 billion tons. However, this potential is not matched by the level of production (only about 15 million tons per year). Changing transportation mode, high cost, and slow process transporting are one of the key factors that led coal production can’t reach the actual potential. Therefore, design of Simpang-Mariana rail road is that transportation process can be more quick and efficient.


Simpang-Mariana railway is a single track class I railway with 1.067 mm gauge width and 33,088 km length. The railway is planned to have 11 horizontal and 15 vertical curves. The railway structure consist of R 54 railway, double elastic fastening, concrete sleeper for the track, wood sleeper for bridges and switch, 30-cm-thicked ballast and 45-cm-thicked subbalast. The side drainage shape is trapezium and concrete-pipe-shaped culverts. In this rail road design there will be a mid station constructed that have 3 track and Mariana Station that use loop system for unloading in form of RCD (Rotary Circle Dumper). The used switchs in both stations are W 12 type with R = 300 m radius.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing :Ir. Idwan Santoso, M.Sc., DIC., Ph.D, Editor: Alice Diniarti

File PDF...