Path: TopS1-Final ProjectMining Engineering-FTTM2008

PENGARUH TARGET PRODUKSI TEMBAGA TERHADAP KEMAJUAN TAMBANG DI PT. XYZ TAHUN 2008 DENGAN MENGGUNAKAN MINER VERSION 5.1.3

Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2017-09-27 10:39:02
Oleh : PRISSIAN FASLI (NIM 12101068), Central Library Institute Technology Bandung
Dibuat : 2008, dengan 7 file

Keyword : Target Produksi Tembaga, Tambang, Miner Version 5.1.3, Metode Penambangan Open Pit

Metode penambangan PT. XYZ adalah metode penambangan open pit. Kegiatan utama penambangan yang dilakukan adalah kegiatan pemberaian, pemuatan, dan pengangkutan. Sebelum melakukan kegiatan penambangan, terlebih dahulu ditentukan rencana penambangan. Target produksi tembaga dan kemajuan tambang merupakan bagian dari rencana penambangan. Untuk mengetahui seberapa jauh pengaruh target produksi tembaga terhadap kemajuan tambang diperlukan studi perbandingan terhadap beberapa target produksi tembaga. Dengan membuat cut design berdasarkan target produksi tembaga yang berbeda diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai pengaruh target produksi tembaga terhadap kemajuan tambang. Cut design yang dibuat akan memberikan informasi mengenai elevasi, jumlah jenjang, jumlah material, komposisi jenis material dan kadar rata-rata logam yang akan di tambang. Dari beberapa cut design tersebut akan dipilih yang paling sesuai untuk dilaksanakan oleh PT. XYZ pada tahun 2008. Pemilihan ini berdasarkan kemampuan pemindahan material PT. XYZ tahun 2008.




Berdasarkan data produksi tembaga per tahun pada tahun 2000 – 2006 dan target produksi tembaga tahun 2007, maka dipilih tiga target produksi tembaga yaitu 718 Mlbs Cu (produksi tembaga maksimum), 590 Mlbs Cu (produksi tembaga rata-rata), dan 456 Mlbs Cu (produksi tembaga minimum). Pembuatan cut design berdasarkan ketiga target produksi tembaga tersebut dengan menggunakan Miner Version 5.1.3. Cut design yang dibuat yaitu : cut design A, B, dan C untuk target produksi tembaga 718 Mlbs, 590 Mlbs, dan 456 Mlbs akan dievaluasi. Target produksi tembaga yang berbeda mempengaruhi kemajuan tambang, hal ini dapat dilihat dari elevasi penambangan terbawah setiap phase, jumlah jenjang penambangan setiap phase dan jumlah material penambangan setiap phase. Elevasi terbawah cut design A, B dan C adalah (-180), (-165) dan (-150). Jumlah jenjang cut design A, B, dan C adalah 36, 32, dan 28 jenjang. Jumlah material cut design A, B dan C adalah 259.261 kton, 226.138 kton, dan 192.500 kton. Komposisi jenis material cut design B paling sesuai dengan kemampuan pemindahan material ore dan waste PT. XYZ tahun 2008, maka target produksi 590 Mlbs Cu merupakan target produksi tembaga yang paling sesuai untuk dilakasanakan PT. XYZ pada tahun 2008.

Deskripsi Alternatif :

PT. XYZ applied on open pit mining method which are consist of several of sequences, loosening and hauling. Before mine sequences were started previously, mine plan must have been determined which are consist of production target and mine advance. To examine how far are the influences of production target to mine advance, comparative study of several copper production target are necessary to be conducted. By consider cut design based on different copper production, those influences may be evaluated. The cut design will provide information such as elevation, member of bench, tonnage, composition of material type and average of grade mined metal. From several cut design will be chosen that most agreement to execute by PT. XYZ in 2008, based on PT. XYZ’s material movement in 2008.




Based on copper production data (2000-2006) and production target in 2007, three production target were chosen, 718 Mlbs of Cu (maximum copper production), 590 Mlbs of Cu (average copper production) and 456 Mlbs Cu (minimum copper production). Cut design were made based on those three copper production target by using Miner Version 5.1.3. The result of production target for cut design A, B and C were 718 Mlbs, 590 Mlbs and 456 Mlbs respectively, and those result will be evaluated. Different target production of Cu affected the advance of mine, it can be evaluated by lowest elevation of each phase, number of benches excavated of each phase and number of material of each phase. Lowest elevation of cut design A, B, and C is (-180), (-165) and (-150). Number of benches of cut design A, B and C is 36, 38 and 28 benches respectively. Amount of excavated materials for cut design A, B and C is 259.261, 226.138 and 192.500 kton respectively. The result of study shown that, 590 Mlbs Cu provide most agreement with PT. XYZ’s production target. Composition of material type from cut design B most agreement with PT. XYZ’s material movement in 2008, so production target 590 Mlbs Cu is most agreement to execute by PT. XYZ in 2008.

Copyrights : Copyright Â(c) 2001 by ITB Central Library. Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiC
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing : Prof. Dr. Ir. Irwandy Arif. M.Sc., DEA., Editor: Rizki Apriyanti

File PDF...