Path: TopS2-ThesesBusiness Administration-SBM2009

EVALUASI STRATEGI PT EXCELKOMINDO PRATAMA DAlAM MENYIKAP PERATURAN MENGENAI MENARA BERSAMA

PT EXCELKOMINDO PRATAMA STRATEGY EVALUATION DUE TO THE RELEASED OF TOWER SHARING REGULATION

Master Theses from JBPTITBPP / 2017-09-27 15:30:49
Oleh : PRATIWI SUMIAR (NIM: 29107317);Pembimbing: Ir. Uke MMP Siahaan., MBA, S2 - Business Administration
Dibuat : 2009, dengan 6 file

Keyword : XL, menara bersama, BTS

Menara merupakan salah satu aset yang sangat vital bagi penyelenggara telekomunikasi karena menara merupakan struktur bangunan untuk penempatan antena BTS. Keberadaan BTS berkorelasi langsung dengan luas area cakupan pelayanan jaringan operator yang bersangkutan. XL merupakan operator telekomunikasi dengan jumlah


BTS terbanyak kedua setelah Telkomsel di mana cakupan area jaringan merupakan salah satu hal yang menjadi keunggulan kompetitif XL relatif terhadap operator lain.


Namun dengan dikeluarkannya PERMEN Kominfo No.2/PER/M.KOMINFO/3/2008 tentang Menara Bersama keunggulan kompetitif ini menjadi terancam karena peraturan tersebut memudahkan operator lain untuk mengakses infrastruktur menara XL. Peraturan tersebut menharuskan operator untuk merelakan menaranya digunakan secara bersama-sama oleh minimal dua operator yang berbeda. Hal ini berpotensi menurunkan pendapatan XL di masa mendatang. Namun di sisi lain, dengan keunggulannya dalam jumlah menara, XL berpotensi untuk mengambil keuntungan dari perturan ini dengan menyewakan ruang pada menaranya pada operator lain yang berminat. Jumlah operator yang sangat banyak di Indonesia yaitu 11 buah dengan karakteristik area cakupan yang masih terbatas menjadi pasar potensial bagi bisnis penyewaan ruang


pada menara XL. Dengan melakukan analisa pada kondisi internal XL yang mencakup kondisi finasial dan operasionalnya, juga analisa pada kondisi industri telekomunikasi Indonesia saat ini, serta prospek bisnis penyewaan menara, dan gambaran industri ini ke depannya, diturunkan beberapa alternatif solusi bisnis berkaitan kebijakan XL terhadap menaranya. Solusi yang ditawarkan adalah: 1. Menjual menara yang dimilikinya dan menggunakan dana hasil penjualan tersebut untuk menyewa kembali (leased back), dan 2. Mempertahankan semua menaranya dan menyewakannya pada operator lain yang


berminat. Berdasarkan hasil analisa, strategi yang kedua lebih sesuai untuk XL karena keunggulannya dalam jumlah menara yang berkorelasi dengan area coverage masih


relatif dominan dibandingkan sebagian besar operator lain di Indonesia dan strategi ini memberikan potensi pendapatan yang lebih besar bagi XL daripada bila XL memilih untuk menjual menaranya. Implementasi strategi dilakukan dengan menentukan tahapan-tahapan yang perlu


dijalankan untuk menjual site pada menaranya tersebut. Secara garis besar meliputi verifikasi, penetapan kualifikasi, penetapan jumlah menara komersial, penentuan margin keuntungan dan harga, serta pemasaran.

Deskripsi Alternatif :

Tower is one of the most important assets for telecommunication operator since it is where BTS antenna is located. The presence of BTS is directly correlated with coverage area can be served by operator. Its wide coverage area has been one of XL’s competitive advantage relatively to other operators since XL has the second widest coverage area after Telkomsel. But by the released of Communication and Information Ministry


Decree Number 2/PER/M.KOMINFO/3/2008 about Sharing Tower, Xl’s competitive advantge in area coverage is threatened because other operator now can easily access


XL’s infrastructure. This regulation said that the towers must be used by at least two different operators. This will potentially reduce XL future income. But in the other side, with its wide coverage, XL has a bigger chance to take an advantage from this new regulation by renting its towers to other interested operators.


Indonesian telecommunication market is characterized by its numerous operators and low penetration rate which are potential for tower renting business. By analyzing XL internal condition, Indonesian telecommunication market, tower renting business prospect, and also the how this industry will be in the future, some strategies related to XL existing towers can be derived. The proposed strategies are: 1. Selling all the existing towers and leasing back, 2. Keep all the towers and rent them to other interested operators. The analysis resulted in the second strategies as the best startegy for XL, considering its wide coverage area relatively to other operators, this will give XL more future potential income rather than if XL selling all of its towers.


Strategy implementation proposed is included verification of all the towers, determination of qualification requirement, that will lead to the determinatioan of commercially qualified towers. The next step is to set the profit margin and also the


appropriate price before market them.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing: Ir. Uke MMP Siahaan., MBA, Editor: Alice Diniarti

File PDF...