Path: Top > S2-Theses > Business Administration-SBM > 2008

ANALISIS VALUASI FUNDAMENTAL HARGA SAHAM SEKTOR TELEKOMUNIKASI DI BURSA EFEK INDONESIA

ANALYSIS OF STOCK PRICE FUNDAMENTAL VALUATION: (A CASE STUDY OF TELECOMMUNICATION SECTOR AT INDONESIA STOCK EXCHANGE)

Master Theses from JBPTITBPP / 2017-09-27 15:30:46
Oleh : PRAKANYA WARADIPTYA (NIM: 29106326); Pembimbing: Evo S. Hariandja Ir., MM., S2 - Business Administration
Dibuat : 2008, dengan 6 file

Keyword : Harga saham, valuasi, sektor telekomunikasi, teknologi

Kondisi bisnis sektor telekomunikasi di Indonesia yang sedang mengalami masa perang tarif berakibat pada menurunnya harga saham semua emiten telekomunikasi di Bursa Efek Indonesia. Hal ini juga mendorong terciptanya persepsi bahwa pasar telekomunikasi Indonesia sedang dalam proses menuju maturity. Dan hal tersebut membuat nilai saham sektor telekomunikasi berkemungkinan tidak akan memberi nilai tambah di masa mendatang bagi investor.

Dilakukan valuasi terhadap semua emiten sektor telekomunikasi di Bursa Efek Indonesia dengan asumsi bahwa saat sekarang ini merupakan fase pasar telekomunikasi Indonesia mengalami kejenuhan, namun di dua hingga tiga tahun mendatang pasar tersebut akan kembali memasuki masa introduction kembali karena terdapat teknologi konvergensi yang membuat pasar kembali menggeliat. Hal itu juga berakibat besar pada nilai harga saham telekomunikasi yang akan di-leverage karena teknologi tersebut.

Pada akhirnya nilai saham telekomunikasi di masa sekarang ini dinilai undervalued. Dan saham yang paling potensial untuk dibeli adalah saham TLKM dan ISAT yang mempunyai nilai perbedaan undervalued yang tinggi di masa sekarang dan nilai prakiraannya di masa mendatang. Saran bagi perusahaan telekomunikasi yang lain agar dapat meningkatkan value perusahaannya di masa mendatang adalah dengan membagi porsi CAPEX perusahaan tidak melulu hanya pada perluasan jaringan atau biaya marketing tapi juga merambah pada teknologi informasi.

Deskripsi Alternatif :

Indonesian telecommunication sector business at a time is in a condition of price war which affects the dropping of all telecommunication sector stock prices in Indonesia Stock Exchange. This condition is also appealing to go to the process of maturity level in Indonesia telecommunication business. And it means that Indonesian telecommunication sector will not give new value added to the investor in the future.

For getting more understanding of Indonesian telecommunication company, there was valuation in all emitent in telecommunication sector in Indonesia stock Exchange, with the assumption that this time is a developed period of its life, but in the next two or three years the industry will grow back in the introduction phase for one more time, thanks to the telecommunication convergence technology. And that condition will lever the telecommunication stock price in the future.

The conclusion is that current telecommunication stock prices are all undervalued. And the most potential stock to buy is TLKM and ISAT which have the highest undervalued gap between existing price and the future price. Recommendation came by for all telecommunication company to lever their future value is to balance the CAPEX portion not only dealing with network coverage expansion but also invest much in information technology.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing: Evo S. Hariandja Ir., MM., Editor:

File PDF...