Path: Top > S2-Theses > Environmental Engineering-FTSL > 1999

KAJIAN PEMANFAATAN SUMBERDAYA IKAN BILIH (Mystacoleucus padangensis Blkr) DI DANAU SINGKARAK, PROPINSI SUMATERA BARAT.

Master Theses from JBPTITBPP / 2017-09-27 15:23:05
Oleh : Poppy Arsil (NIM.253 97 034), S1 - Environmental Engineering Study Programme
Dibuat : 1999-09-25, dengan 8 file

Keyword : Bilih; fish ; singkarak lake ; economic value ; bilih exploitation ; bangai ; maximum sustainable level ; optimal level ; bionomic level.
Kepala Subjek : Animals

Abstrak:




Ikan Bilih sebagai ikan asli danau Singkarak merupakan species yang perlu dilestarikan karena bersifat endemik dan berstatus langka. Adapun kegiatan eksploitasi yang melebihi tingkat tangkap maksimum lestari (Maximum Suistanable Yield) dan bencana Bangai yang sering menimpa Danau Singkarak merupakan ancaman serius bagi kelestarian ikan Bilih. Untuk itu dilakukan penelitian mengenai besarnya tekanan terhadap ikan Bilih melalui pengukuran kualitas perairan pada saat bencana Bangai dan kondisi normal diikuti dengan perhitungan tingkat tangkap maksimum lestari ikan Bilih di Danau Singkarak. Selanjutnya ditentukan pula nilai ekonomi ikan Bilih sebagai bagian dan analisa biaya manfaat dalam menentukan pengelolaan ikan Bilih.




Pengujian kualitas air dilakukan di Laboratorium Kesehatan Gunung Pangilun Padang terhadap tiga titik sampling yaitu tengah danau -300 meter dari pinggir desa Pasir Singkarak- pada kedalaman 11 meter (Kode I), pinggir desa Pasir Singkarak (Kode II) dan pinggir desa Ombilin (Kode III). Hasil penelitian menunjukkan terdapat empat parameter yang melebihi bake mutu Golongan C yaitu bake mutu untuk perikanan dan peternakan haik pada saat bencana Bangai berlangsung dan pada saat keadaan normal yaitu amoniak bebas, fenol, tembaga dan seng. Sedangkan sulfida dan oksigen terlarut berada di bawah baku mutu Gol C hanya pda saat bencana Bangai berlangsung. Adapun penyebab pasti kematian ikan Bilih sebesar 15,1 ton pada scat Bangai belum diketahui secara pasti.




Analisa lebih tangkap dengan menggunakan persamaan bioekonomik linier dinamik dengan basis data tahun 1988-1998 menunjukkan terjadinya penurunan CPUE (Catch Per Unit Effort ) dengan persamaan Y = -0,0111X + 0,2511 dimana X menunjukkan tahun ke-1. Keluaran dari persamaan ini menghasilkan cadangan maksimum lestari (X MSY) sebesar 673,4726475 ton, hasil tangkap maksimum lestari (Y MSY) 778.31 ton dan upaya penangkapan maksimum lestari (E MSY) 5264 unit alat tangkap. Pada kesetimbanagn bionomi menghasilkan cadangan bionomi (X) 860.475, hasil tangkap bionomi (Y) 718.37 dan unit alat tangkap bionomi 3803 unit. Kesetimbangan optimal pada tingkat suku bunga 25% menghasilkan cadangan optimal (X) 1088.52 ton, hasil tangkap optimal (Y ) 482.88 ton dan alat tangkap optimal (E ) 2021 unit. Adapun hasil tangkap pada tahun 1998 sebesar 736,46 ton telah melebihi penangkapan secara ekonomi (economical overfishing) tapi belum berlebih secara biologi (biological overfishing). Jika tidak segera dilakukan pengelolaan, maka pemanfaatan sumberdaya ikan Bilih dapat melampaui besarnya penangkapan maksimum lestari dan berpotensi menimbulkan konflik antar generasi.




Perhitungan mengenai nilai ekonomi ikan Bilih menghasilkan nilai guna ikan Bilih sebesar Rp. 11.624.055.090 yang merupakan jumlah dari nilai langsung (nilai bilih segar dan bilih olahan), nilai tidak langsung (nilai ikan Sasau) dan nilai pilihan. Sedangkan total non use value adalah sebesar Rp. 8.233.385.901 yang berasal dari nilai keberadaaan. Sehingga nilai ekonomi total dari ikan Bilih pada tahun 1998 adalah Rp 19.857.440.990. Nilai ini adalah social cost yang ditanggung oleh generasi yang akan datang jika penangkapan terus dilakukan melebihi tingkat maksimum lestari. Nilai ini akan menjadi tidak berhingga jika ikan Bilih mendekati kepunahan.





Deskripsi Alternatif :

Abstract:




Bilih is known as the origin species in Singkarak Lake. It must be protected because of its rare. The are two important things can disturb the sustainable of Bilih. First, Bilih exploitation by the fishermen and the other thing is natural disaster that we call Bangai. The Bangai occurs one time in 2 years. Because of these, there are 3 purposes to reach through this research. First, to know the significant water quality parameter in Bangai condition and normal condition. Measurement of water quality was done at Health Laboratories, Gunung Pangilun Padang. Second, to know the maximum sustainable level, optimal level and bionomic level. The control parameter of these are reserve of source, capture level and capture effort level. Third, to know the total economic value of Bilih as the social cost to support cost benefit analysis. We can use all of this as the management tool to decide the best alternative to manage the source of the fish.




The result of the water quality measurement shows us there are four parameters offer water quality standard for fisheries and poultry. They are Free ammonia, phenol, Pb and Zn.The research has done in three sampling point, middle of the lake -300 meters from Pasir Singkarak village- in 11 meters depth (Code I), border of Pasir Singkarak village (Code II) and border of Ombilin village (Code III).




Over fishing analysis used dynamic liner bio economic equation with time series data between 1988- 1998. The results of the equation are MSY level, optimal level and bionomic level. Reserve of Bilih in MSY balance (X MSY) 673.4726475 ton, capture MSY (Y MSY) 778.31 ton, capture effort MSY (E MSY) 5264 unit. In bionomic balance produced reserve bionomic (X ) 860.475, capture bionomic (Y ) 718.37 ton and capture effort (E MSY) 3803 units. The optimal balance at 25 % interest result reserves optimal (X ) 1088.52 ton, capture optimal (Y ) 482.88 ton and capture effort (E ) 2021 units. In 1998, Capture level has exceed capture bionomic and optical but not capture MSY. Its cause economical over fishing but not biological over fishing.




Total economic value of the Bilih is Rp 19.857.440.990 with total use value is 11.624.055.090 and total non-use value 8.233.385.901

Copyrights : Copyright (c) 1997 by Faculty of Civil and Environmental Engineering (FTSL). Information Dissemination Right @2008 ITB Central Library, Jl. Ganesha 10 Bandung,40132, Indonesia. Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author to ITB Central Library in any medium, provided this notice is preserved.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing : Surna T. Djajadiningrat,M. Sc,Dr.,Prof.





    Scanner: Alice Diniarti; 2008-01-29., Editor: Alice Diniarti

File PDF...