Path: Top > S2-Theses > Chemical Engineering-FTI > 2007

STUDI EFEKTIVITAS TRANSESTERIFIKASI IN SITU PADA AMPAS KELAPA (Cocos nucifera) UNTUK PRODUKSI BIODIESEL

Master Theses from JBPTITBPP / 2017-09-27 14:51:59
Oleh : PATRIK MARKOPALA PASANG (NIM 23004025), Central Library Institute Technology Bandung
Dibuat : 2007, dengan 7 file

Keyword : Transesterifikasi in situ, In situ transesterification, Coconut meat press cake, Ampas kelapa, Biodiesel

Pembuatan biodiesel yang umum dilakukan adalah dengan mereaksikan minyak nabati dengan metanol/etanol dan katalis. Bahan baku yang akan dibuat biodiesel terlebih dahulu diekstrak atau dipress untuk mendapatkan minyaknya. Perlakuan tersebut menyebabkan penambahan komponen biaya produksi sehingga pembuatan biodiesel dinilai belum ekonomis. Pembuatan biodiesel dengan transesterifikasi in situ (ekstraksi dan transesterifikasi serempak atau in situ transesterification) dilakukan tanpa terlebih dahulu mengekstrak minyak yang terkandung dalam bahan sumber tetapi langsung memaserasi/menyeduh bahan sumber tersebut dengan methanol yang sudah dibubuhi katalis. Rute via transesterifikasi in situ memiliki langkah-langkah operasi lebih sedikit, sehingga berpotensi menurunkan harga pokok dari biodiesel yang diproduksi.






Pemanfaatan minyak kelapa untuk biodiesel akan mengakibatkan terjadinya persaingan dengan industri pangan dan oleokimia, mengingat minyak kelapa merupakan komoditas yang berharga cukup mahal di pasar internasional. Cara lain yang dipandang potensial untuk memproduksi biodiesel dari kelapa adalah memanfaatkan minyak kelapa yang masih terkandung di dalam ampas kelapa sisa pembuatan minyak kelapa murni dan santan dengan transesterifikasi in situ. Kandungan minyak di dalam ampas kelapa berkisar 12-15% sehingga merupakan potensi yang besar untuk digunakan sebagai bahan baku pembuatan biodiesel. Selama ini ampas kelapa sebagian besar dimanfaatkan untuk pakan ternak, dengan mengolahnya menjadi biodiesel maka akan meningkatkan dayaguna dari ampas kelapa dan menjadi salah satu sumber bahan bakar alternatif di daerah sentra kelapa.






Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengevaluasi efektifitas transesterifikasi in situ pada ampas kelapa untuk menghasilkan biodiesel dan meningkatkan nilai tambah ampas kelapa. Transesterifikasi in situ ampas kelapa dilakukan pada temperatur 27 derajat C dan 60 derajat C, penambahan katalis kalium metoksida sebanyak 2%, 3%, 4%-b ampas kelapa, tanpa dan menggunakan penstabil katalis (K3PO4, Na3PO4, KOOCCH3, NaOOCCH3).






Biodiesel hasil transesterifikasi in situ ampas kelapa yang dilakukan pada temperatur 27oC, penambahan katalis 3-4% dan tanpa menggunakan penstabil katalis memiliki angka asam 0,359-0,388 mg KOH/g, kadar gliserol total 0,174-0,197%, kadar gliserol bebas 0,0028-0,0049%, kadar ester alkil 99,46-99,52%. Berdasarkan parameter tersebut, biodiesel yang dihasilkan memenuhi syarat mutu biodiesel menurut SNI-04-7182-2006. Yield biodiesel tertinggi (35,919%) diperoleh pada temperatur 27 derajat C, penambahan katalis 3% dan tanpa menggunakan penstabil katalis.

Deskripsi Alternatif :

The nowadays usual method of manufacturing biodiesel is by reacting vegetable oil with methanol/ethanol in the presence of catalyst. The vegetable oil raw material is obtained from the plant sources through pressing and/or extraction. The sequential operation of obtaining the vegetable oil followed by its conversion to biodiesel has made the total production cost of biodiesel (from its natural resources) relatively high and thus reduce the competitiveness of this clean and renewable fuel. Preparation of biodiesel by in situ transesterification (or simultaneous extraction and transesterification) proceeds without prior extraction of the vegetable oil raw material but directly macerating the oil source with methanol containing catalyst. Therefore, in situ transesterification has less operation stage and thus has a potential of reducing the cost of the biodiesel product.






The utilization of coconut oil for biodiesel will obviously compete those for food and oleochemical industries. One way to hinder this competition is to produce biodiesel from coconut meat press cake by in situ transesterification. The press cake still contain 12-15% oil, so that it is very potential to be used for making biodiesel. Up till now, the press cake is mostly utilized as animal feed. Utilization of the press cake for making biodiesel is expected to increased its economic value chain, especially in the coconut producing areas.






The aim of this research is to evaluate the effectiveness of in situ transesterification of coconut meat press cake to produce biodiesel. The in situ transesterification process were carried at 27 degrees and 60 degrees C , with the addition of potassium methoxide catalyst at 2, 3 and 4%-by weight of the press cake and with or without the presence of catalyst stabilizers (K3PO4, Na3PO4, KOOCCH3, NaOOCCH3).






Biodiesel obtained from in situ transesterification of coconut meat press cake at 27 degrees C, 3-4% catalyst and without the presence of catalyst stabilizer, has an acid value of 0.359-0.388 mg-KOH/g, total glycerol content of 0.174-0.197%, free glycerol content of 0.0028-0.0049% and alkyl ester content of 99.46-99.52%. This means that the biodiesel produced has a quality that fulfill the standard SNI-04-7182-2006. The highest yield of biodiesel is achieved at 27 degrees C, 3% catalyst and without catalyst stabilizer.

Copyrights : Copyright Â(c) 2001 by ITB Central Library. Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiC
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing : Dr. Tatang Hernas Soerawidjaja dan Dr. Tirto Prakoso Brodjonegoro, Editor: Rizki Apriyanti

File PDF...