Path: Top > S2-Theses > Geological Engineering-FITB > 2017

ZONASI KERENTANAN GERAKAN TANAH DAERAH TAKENGON DAN SEKITARNYA MENGGUNAKAN KOMBINASI METODE WEIGHT OF EVIDENCE (WoE) DAN LOGISTIC REGRESSION (LR)

LANDSLIDE SUSCEPTIBILITY ZONATION OF TAKENGON AND SURROUNDING AREAS USING A COMBINATION WEIGHT OF EVIDENCE (WoE) AND LOGISTIC REGRESSION (LR) METHOD

Master Theses from JBPTITBPP / 2018-07-12 14:40:22
Oleh : PAMELA (NIM: 22014005), S2 - Geological Engineering-FITB
Dibuat : 2017, dengan 10 file

Keyword : Takengon, kerentanan gerakan tanah, weight of evidence, logistic regression.

Takengon merupakan salah satu wilayah di Provinsi Aceh yang rawan terhadap bencana gempabumi dan gerakan tanah. Gempabumi merusak yang memicu gerakan tanah pernah terjadi di daerah ini, berkontribusi terhadap jatuhnya korban jiwa yang signifikan. Pada tanggal 2 Juli 2013, gempabumi Aceh Tengah telah menyebabkan sejumlah besar gerakan tanah di daerah Takengon, yang mengakibatkan korban 39 orang. Sebagian besar gerakan tanah terjadi di sepanjang jalan Bireuen-Takengon di sekitar daerah dataran tinggi Gayo. Lokasi ini dipilih untuk menilai kerentanan gerakan tanah dengan menggunakan metode statistik weight of evidence (WoE), logistic regression (LR) dan gabungan LR-WoE. Metode gabungan ini diharapkan dapat memanfaatkan kelebihan dan mengatasi kelemahan masing-masing metode. Terdapat 251 kejadian gerakan tanah secara acak dibagi menjadi dua kelompok, set data analisis (70%) dan set data validasi (30%). Dua belas parameter yaitu kemiringan lereng, arah lereng, litologi, tutupan lahan, elevasi, curah hujan, kelurusan, percepatan gempabumi, kurvatur, arah aliran, jarak dari sungai, dan jalan digunakan untuk analisis penyebab gerakan tanah. Hasil validasi menggunakan kurva ROC menunjukkan bahwa metode kombinasi LR-WoE mempunyai nilai AUC yaitu 0,890 untuk success rate dan 0,853 untuk prediction rate yang lebih tinggi dibandingkan menggunakan metode WoE (AUC 0,880 success rate dan 0,830 prediction rate) dan LR (AUC 0,843 success rate dan 0,79 prediction rate). Berdasarkan analisis Seed Cell Area Index (SCAI), peta zonasi yang dihasilkan dari analisis metode LR-WoE memiliki hasil yang lebih baik untuk zonasi kerentanan gerakan tanah sangat tinggi. Berdasarkan analisis spatial domain, metode LR-WoE menghasilkan tingkat akurasi piksel yang besar dan tidak terdapat piksel yang tidak dapat diterima daripada metode WoE dan LR. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa metode kombinasi dari WoE dan LR dapat memberikan tingkat akurasi yang lebih baik dari metode WoE dan LR untuk pemetaan kerentanan gerakan tanah.

Deskripsi Alternatif :

Takengon is an area prone to earthquake and landslide disaster. Earthquake induced large numbers of landslide has occurred in this area, contributing to significant casualties. On July 2, 2013, Central Aceh earthquake has induced large numbers of landslides in Takengon area, which resulted in casualities of 39 people. Most of the landslides occur along the Bireuen-Takengon road in the vicinity of Gayo highlands area. This location was chosen to assess the landslide susceptibility of Takengon, using a statistical method, referred to as the weight of evidence (WoE), logistic regression (LR) and combined LR-WoE. This combined method proposes, taking advantage of their individual merits and overcoming their limitation. The 251 landslides were randomly divided into two groups of modelling/training data sets (70%) and validation/test data sets (30%). Twelve thematic maps of evidence are slope degree, slope aspect, lithology, land cover, elevation, rainfall, lineament, peak ground acceleration, curvature, flow direction, distance to river and roads were used as landslide causative factors. The results showed that the LR-WoE method had a better accuracy than the WoE and LR methods, with values of 0,890 success rate and 0.853 predictive, higher than that of the WoE method (0,880 success and 0,830 prediction) and LR method (0,843 success and 0,79 prediction). Based on Seed Cell Area Index (SCAI) analysis, the zonation maps generated from LR-WoE method analysis for very high have more precise results than the other two methods. Based on the analysis of spatial domains the LR-WoE method have a greater pixel accuracy and no pixel errors than the WoE and LR methods. It is therefore concluded that the combined method of WoE and LR can provide a promising level of accuracy for landslide susceptibility mapping.


Copyrights : Copyright (c) 2001 by Perpustakaan Digital ITB. Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS2 - Geological Engineering-FITB
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing : Dr. Eng. Imam A.Sadisun, MT dan Dr. Rendy Dwi Kartiko, MT, Editor: PKL-SMK

File PDF...