Path: Top > S1-Final Project > Art and Design > 2007

STRATEGI KOMUNIKASI MEDIA TELEVISI UNTUK PRODUK ROKOK MILD (STUDI ANTAR KASUS: ROKOK A-MILD, STAR MILD, DAN L.A.LIGHTS)

COMMUNICATION STRATEGIES OF TELEVISION MEDIA FOR THE PRODUCTS OF MILD CIGARETTES (AN INTER-CASE STUDY: A-MILD, STAR MILD, AND L.A.LIGHTS CIGARETTES)

Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2009-01-23 09:58:36
Oleh : NOVITA PUSPASARI KARANA (NIM 17403013), S1 - Visual Communication Design Study Programme (pinonyuu@yahoo.com)
Dibuat : 2007, dengan 7 file

Keyword : strategi komunikasi, iklan televisi, rokok mild, rokok

Strategi komunikasi adalah siasat, cara, dan jembatan yang dipakai kreator iklan dalam mengkomunikasikan suatu pesan agar berbeda dari kompetitornya. Skripsi ini dimaksudkan untuk mengungkap strategi komunikasi dari iklan televisi rokok di Indonesia dalam menyampaikan pesan iklannya. Dengan dibatasi peraturan yang terbilang cukup menyulitkan, muncul tantangan tersendiri bagi para kreator iklan untuk mencari suatu strategi komunikasi yang tepat. Dilarang memvisualisasikan wujud dan bungkus rokok serta tidak boleh mengajak khalayak untuk merokok merupakan peraturan yang cukup berat. Ditambah aturan jam tayang iklan yang dimulai dari pukul 21.30 hingga pukuk 05.00 waktu setempat. Strategi komunikasi dari ketiga iklan rokok yang akan dibahas; yakni produk rokok A-Mild, Star Mild, dan L.A.Lights, mengangkat cuplikan kehidupan masyarakat dikemas secara kreatif.

Untuk mengungkap strategi komunikasi dari ketiga iklan rokok tersebut, maka penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan menggabungkan teknik tata ungkap audio dan visual serta teknik analisis isi secara sistematis. Pendekatan kualitatif deskriptif dilakukan untuk mengungkap makna dari berbagai informasi kualitatif yang dijelaskan secara deskriptif sehingga didapat interpretasi makna yang mengarah pada kesimpulan. Tata ungkap visual dan audio digunakan untuk menguraikan unsur – unsur visual dan audio dari setiap iklan lalu diinterpretasikan ke dalam makna denotatif dan konotatif. Teknik analisis isi digunakan untuk menentukan strategi komunikasi iklan secara umum dan khusus yang selanjutnya akan diberi tingkatan nilai berdasarkan frekuensi dan intensitasnya.

Iklan produk rokok mild (A-Mild, Star Mild, dan L.A.Lights) pada media televisi yang dipilih. Hal ini dikarenakan rokok mild merupakan terobosan baru pada pasar Indonesia yang tengah dikuasai oleh rokok kretek. Tahun 1989, rokok mild menjawab keinginan pasar dan digemari anak muda. Hal ini karena rokok mild terkesan lebih "sehat" serta didukung dengan iklannya yang menyuarakan isi hati dan keinginan anak muda yang cenderung memberontak terhadap peraturan yang ada. Tak kalah dengan rokok kretek, rokok mild juga mempromosikan produknya melalui iklan pada media televisi. Media televisi dengan keunggulan daya jangkauannya yang luas, serta tampilan dalam bentuk audio dan visual, membuatnya efektif dalam memberikan informasi sebanyak mungkin. Tak heran jika televisi menjadi media pilihan utama produsen rokok untuk mempromosikan produknya.

Penelitian ini akan membongkar strategi komunikasi kreatif dari ketiga iklan rokok tersebut sebagian besar menggunakan kombinasi dari slice of life, story line, dan close up. Strategi slice of life memanfaatkan penggalan dari kehidupan sehari – hari dalam bersosialisasi dengan masyarakat lain. Strategi story line dipakai untuk membuat semua khalayak, tertarik mengikuti alur cerita iklan, yang pada umumnya menarik, seperti penggalan film pendek. Strategi close up dipakai dalam ketiga iklan rokok untuk menunjukkan kejelasan ekspresi pemeran iklan. Ketiga strategi komunikasi dalam penyampaian pesan tersebut saling mendukung dan menciptakan iklan yang menarik, kreatif, dan sesuai dengan khalayak sasarannya.

Deskripsi Alternatif :

Communication strategies are tactics, methods, and bridges advertising creators use in communicating a message to be distinct from their competitors. This research was intended to reveal communication strategies of television cigarette advertisements in Indonesia in conveying their messages. Restricted by a rather complicated regulation, there arises a challange for advertising creators to search for an appropriate communication strategy. Being prohibited to visualize any cigarette, cigarette's packaging, and not allowed to persuade people to smoke is a considerable hard regulation. Not to mention regulation on advertisement broadcasting hours that begin from 09.30 P.M. to 05.00 AM on local time. The communication strategies of the three cigarettes' advertisements to discuss were: A Mild, Star Mild, and L.A.Lights cigarettes products, by surfacing an extract of community life as packaged creatively.

To reveal communication strategies of the three cigarettes' advertisements, this research used a qualitative – descriptive approach by combining audio – visual descriptive technique and content analysis technique in a asystematic manner. Qualitative – descriptive approach was used to reveal the meaning of some qualitative information explained descriptively so as to obtain a meaning interpretation that leaded to a conclusion. Audio – visual description was used to break down audio and visual elements of each advertisement and then interpreted into denotative and connotative meanings.The content analysis technique was used to determine communication strategies of advertisements in general and in particular and subsequentlyto be assigned a value level based on their frequencies and intensities.

Selected were advertisements of mild cigarettes products (A Mild, Star Mild, and L.A.Lights) on television media. This was because mild cigarettes were a new breakthough in Indonesia's market, which has been dominated by kretek cigarettes. Since 1989, mild cigarettes responded market request and were preferred by the youth. This was because mild cigarettes were apparently "healthy" and supported by their advertisements that voiced inner inspiration and desire of the youth that inclined to challange existing rules. Like kretek cigarettes, mild cigarettes also promote their products by advertisements in television media. Television media with their unparalleled wide coverage and their audio – visual display made them effective in conveying information as much as posible. Unsurprisingly, television has become a primarily chosen medium of cigarette producers in promoting their product.

This research would reveal creative communication strategy of the three cigarettes' advertisements, mostly by using a combination of slice of life, story line, and close up. Slice of life strategy applied a piece of daily life in making an association with other people. Story line strategy was pursued to make the whole community interested in following the advertising narratives, which were generally attractive, such as a passage of a short movie. Close up strategy was applies in the three cigarettes' advertisements to show the clearance of advertising display expression. The three communication strategies were, in conveying the message, complementary and created attractive, creative, and target – specific advertisings.

Copyrights : Copyright Â(c) 2001 by ITB Central Library. Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.

Beri Komentar ?#(2) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing: Dr. Agung EBW, MSn., dan Dra. Lies Neni Budiarti, Editor: Vika A. Kovariansi

File PDF...