Path: Top S1-Final Project Material Engineering 2011

SINTESIS NANOPARTIKEL MAGNETIK NIKEL MELALUI METODE KIMIA BASAH DENGAN VARIASI KONSENTRASI SURFAKTAN SEBAGAI NEW DRUG DELIVERY SYSTEM UNTUK APLIKASI HYPERTHERMIA

Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2014-06-20 14:19:48
Oleh : NOVIANTI EKASARI (NIM : 13707056); Dosen Pembimbing : Dr. Ir. Bambang Sunendar, S1 - Material Engineering Study Programme
Dibuat : 2011, dengan 7 file

Keyword : Nikel, Kanker, CTAB, Hipertermia, Superparamagnetik

Salah satu metode pengobatan kanker yang banyak dikembangkan adalah metode hipertermia, yaitu metode pengobatan kanker dengan cara memanaskan jaringan

kanker hingga temperatur 44-45OC. Untuk mengoptimalisasi proses hipertermia, diperlukan penelitian lebih lanjut mengenai nanopartikel magnetik yang nantinya akan berperan penting di proses New Drug Delivery System. Nanopartikel magnetik memiliki karakteristik sebagai material superparamagnetik yang menjadikannya mudah untuk dihantarkan menuju sel kanker karena pada sel kanker akan terdapat banyak bakteri magnetotactic yang dapat menjadi penunjuk arah nanopartikel pada proses NDDS. Struktur permukaan nanopartikel yang aktif juga dapat meningkatkan

efektifitas penyerapan panas pada proses hipertermia. Pada penelitian ini dilakukan proses sintesis nanopartikel Nikel dengan penambahan sejumlah tertentu surfaktan CTAB dengan menggunakan metode reaksi kimia basah serta teknik reduksi logam. Pereduksian dilakukan oleh agen pereduktor hydrazine pada temperatur 80 ± 2OC dengan sistem waterbath. Tahapan sintesis yang dilakukan terdiri dari pencampuran bahan meliputi prekursor (padatan prekursor NiCl2.6H2O dan serbuk CTAB),zat reduktor, serta katalis sampai terbentuk presipitasi nanopartikel Nikel berwarna hitam dan reaksi berakhir ketika larutan sudah berubah menjadi bening dan menghasilkan gas nitrogen. Perbandingan konsentrasi Nikel dengan surfaktan CTAB yang digunakan antara lain (M Ni/CTAB) 1:1; 1:0.4; 1:0.3; 1:0.2 serta 1:0.1. Seluruh

konsentrasi CTAB yang digunakan berada di atas konsentrasi misel dari CTAB yaitu 0.001M. Sampel yang memiliki momen magnet tertinggi kemudian akan dienkapsulasi oleh kitosan untuk meningkatkan biokompabilitasnya terkait penggunaannya sebagai New Drug Delivery System. Hasil karakterisasi dengan X-Ray Diffraction (XRD) menunjukkan bahwa seluruh sampel yang disintesis dengan menggunakan sistem waterbath menghasilkan fasa tunggal kristalin Nikel. Scanning Electron Microscopy (SEM) menunjukkan morfologi partikel Nikel yang berbeda antara lain nanosphere, irregular shape (nanoplate), nanostar, nanoflower serta microsphere dengan ukuran butir rata-rata yang dihasilkan paling kecil adalah 20nm dan paling besar adalah sekitar 6μm. Kurva histeresis yang dihasilkan oleh Vibrating Sample Magnetometer (VSM) juga menunjukkan bahwa seluruh sampel memiliki nilai koersivitas dan remanensi mendekati nol yang merupakan karakteristik dari material superparamagnetik. Telah berhasil juga dibuat nanopartikel Nikel yang disalut oleh kitosan dilihat dari adanya gugus fungsi utama kitosan pada sampel melalui Fourier Transform Infra-Red (FTIR). Hasil FTIR juga menunjukkan masih adanya CTAB yang tersisa di sampel. Terbentuknya nanopartikel magnetik nikel yang telah dienkapsulasi kitosan dengan ukuran puluhan nanometer serta memiliki karakteristik material superparamagnetik menjadikan material hasil sintesis ini sebagai material pendukung optimalisasi hipertermia.

Deskripsi Alternatif :

One of the cancer treatment that has been developed is a method of hyperthermia, a method for cancer treatment by heating cancer tissue to temperatures of 44-45 °C. To

optimize the hyperthermia process, it is necessary to do some research and development on magnetic nanoparticle which will play an important role in the process of New Drug Delivery System. Magnetic nanoparticle have this characteristic as a superparamagnetic materials that make it easy to be delivered to cancer cells because cancer cells will have a lot of magnetotactic bacteria that could be a compass of nanoparticles on the NDDS process. The structure of the active surface of the nanoparticles can also enhance the effectiveness of heat absorption in the process of hyperthermia. In this study, nickel nanoparticles were synthesized by adding a certain amount of CTAB surfactant by using wet chemical method and metal reduction technique. Reduction process has been carried out by reductor agent named, hydrazine, at temperature 80 ± 2OC with waterbath system. Stage of the synthesis consists of mixing the reactants, including precursors (NiCl2.6H2O solid precursor and CTAB powders), reductor agent, as well as the catalyst to form a black nickel nanoparticle precipitation. The reaction ends when the solution has turned into colorless and produced nitrogen gas.The ratio of nickel and CTAB surfactant (Ni/CTAB) was varied by 1:1, 1:0.4, 1:0.3, 1:0.2, and 1:0.1. The concentration of

CTAB surfactant was set above critical micelle concentration or technically above 10- 4 M. Sample that have the highest magnetic moment will been capsulated by chitosan to enhance its use as related to its biocompability for New Drug Delivery System process. The characterization results by X-Ray Diffraction (XRD) indicate that all samples synthesized by using a waterbath system produce single-crystalline nickel phase. Scanning Electron Microscopy (SEM) showed the morphology of nickel

particles produced from this study are nanosphere, irregular shape, nanostar, nanoflower and microsphere with the smallest grain size is 20nm and the largest one is about 6μm. Vibrating Sample Magnetometer (VSM) showed the hysteresis loop that shows superparamagnetic material characteristics with a close to zero value of coercivity and remanence. Nickel nanoparticles coated by chitosan has also already been made, and the appereance of chitosan on nickel nanoparticles can be seen from the main functional groups of chitosan in samples by Fourier Transform Infra-Red (FTIR). FTIR results also showed the persistence of the CTAB remaining in the sample. The formation of chitosan-encapsulated nickel magnetic nanoparticles with superparamagnetic material characteristics and tens of nanometers in size makes this material synthesized in this study can be applied as a supporting material for optimizing hyperthermia.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Dosen Pembimbing : Dr. Ir. Bambang Sunendar, Editor: Alice Diniarti

Download...