Path: Top > S1-Final Project > Environmental Engineering-FTSL > 2017

PERANCANGAN SISTEM PENGOLAHAN LIMBAH DOMESTIK UNTUK DIGUNAKAN KEMBALI SEBAGAI AIR BAKU BERKAPASITAS 30 L/S DI WADUK MELATI JAKARTA PUSAT

Domestic Waste Treatment System Design for Reused as Raw Water Capacity 30 L/s at Melati Dam, Jakarta Pusat

Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2017-09-28 13:56:22
Oleh : Nova Panggabean (NIM: 15313034), Central Library Institute Technology Bandung
Dibuat : 2017-09-28, dengan 1 file

Keyword : Waduk Melati, water reuse, Advanced Oxidation Process

Waduk Melati adalah waduk buatan yang dibangun pada tahun 1969 di Kebon Kacang, Jakarta Pusat dengan tujuan utama sebagai pengendali banjir. Namn, akibat pengawasan dan pengeolaan waduk yang kurang cermat masyarakat sekitar waduk Melati menjadikan waduk sebagai tempat pembuangan sampah dan penerima air limbah domestik dari rumah-rumah warga. Hal ini menyebabkan kualitas waduk Melati memasuki kategori tercemar yang ditandai dengan tingginya hasil pengukuran TSS, BOD, COD, E. Coli, minyak, dan lemak. IPAL komunal yang dibangun di kelurahan Kebon Kacang terbukti dapat mengolah limbah domestik yang dihasilkan oleh masyarakat sebelum dibuang ke waduk Melati. Oleh karena itu, perlu dibangun IPAL baru dengan kapasitas yang lebih besar yang dapat menangani polusi air di waduk Melati. Effluent yang dihasilkan oleh IPAL akan diolah lebih lanjut sehingga memenuhi standar kualitas air kelas I pada PP 82 tahun 2001. Pengolahan effluent dari IPAL Waduk Melati akan dilakukan di IPA Waduk Melati. Pada perencanaan ini digunakan AOP sebagai unit pengolahan dengan mempertimbangkan karakteristik influent. Instalasi ini juga dilengkapi dengan grease trap, DAF, tangki netralisasi, dan sump pit. Total investasi yang dibutuhkan untuk IPA Waduk Melati adalah sebesar Rp 5.669.288.952.

Deskripsi Alternatif :

Waduk Melati is an artificial reservoir that was built in 1969 in Kebon Kacang, Central Jakarta. Waduk Melati was built in purpose to control flooding. However, due to the lack of supervision and management of reservoirs, surrounding communities make the reservoir as a landfill and domestic waste water recipient. The water in the reservoir has poor quality, it is proven by the high value of TSS, BOD, COD, oil and grease, and E.coli. WWTP which had been built in the village of Kebon Jeruk proved unable to process all domestic wastewater generated by the community. Therefore, the construction of the new WWTP with a larger capacity is expected to deal with water pollution in Melati Dam. Effluent generated by WWTP will then be processed so that it fulfills quality standards for raw water according to PP 82/2001. Processing is done in WTP Waduk Melati by using an Advanced Oxidation Process. The selection of AOP is adjusted to the influent water. This WTP also consist of other processing units such as grease trap, DAF, neutralization tank, and sump pit. Total investment required for this WTP is about Rp 5.669.288.952.

Copyrights : Copyright (c) 2001 by Perpustakaan Digital ITB. Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiC
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Ir. Agus Jatnika Effendi, Ph.D, Editor: Lili Sawaludin Mulyadi

File PDF...