Path: Top > S1-Final Project > Petroleum Engineering-FTTM > 2008

PENGEMBANGAN PERSAMAAN ECONOMIC LIMIT UNTUK SISTEM KONTRAK BAGI HASIL MIGAS DI INDONESIA

Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2017-09-27 10:37:31
Oleh : NOR HIDAYATULLAH (NIM 12203050), S1 - Department of Petroleum Engineering
Dibuat : 2008, dengan 1 file

Keyword : economic limit, cost curve, Marginal and Variable cost, PSC system , Ultimate recovery, sharing profit

Terdapat sejumlah volume tertentu dari hidrokarbon yang dapat diproduksi secara ekonomis dari suatu sumur, lapangan atau reservoir yang biasa disebut sebagai ultimate recovery yang sebanding dengan cadangan (reserve) sebelum produksi dimulai. Sebagai akibat dari terproduksinya hidrokarbon, cadangan akan menurun seiring dengan meningkatnya produksi kumulatif, namun jumlah dari kumulatif produksi dengan cadangan harus sama dengan jumlah ultimate recovery yang diprediksi pada saat itu. Ultimate recovery sendiri mangalami perubahan seiring dengan evaluasi terhadap performa produksi sepanjang waktu hingga mencapai pada suatu titik dimana sumur harus ditutup karena produksi yang tidak ekonomis lagi. Kapan produksi suatu sumur akan dihentikan adalah suatu hal yang sangat penting untuk diketahui. Dalam kebanyakan kasus, produksi akan dihentikan sebelum sumur tersebut secara alamiah tidak mampu lagi berproduksi. Hal ini dilakukan karena produksi akan mengalami penurunan pada suatu rate dimana biaya untuk memproduksi hidrokarbon lebih besar dibandingkan pendapatan yang diperoleh dari hasil minyak tersebut terproduksi yang biasa dikenal sebagai sebagai economic limit. Pada economic limit,biaya produksi sebanding dengan harga dari hidrokarbon yang terproduksi, produksi lebih lanjut melewati titik ini akan mengakibatkan economic loss. Banyak sekali faktor yang mempengaruhi rate produksi minyak yang terambil dari suatu sumur atau lapangan. Faktor geologi yang meliputi karakteristik batuan, kedalaman, ketebalan, energi alamiah reservoir, serta sifat dan karakteristik fluida reservoir diantaranya merupakan faktor yang mempunyai efek yang cukup besar. Namun perubahannya memerlukan waktu yang cukup lama, sehingga efeknya tidak dapat dirasakan secara langsung. Faktor lain yang juga penting adalah mekanisme pasar global yang secara implisit terwujud dalam harga hidrokarbon dan biaya yang terkait dengan kegiatan produksi. Faktor kebijakan dari pemerintah berwenang, berikut sistem kontrak yang digunakan juga merupakan faktor utama yang memiliki pengaruh yang besar. Dalam paper ini akan diulas penurunan model persamaan economic limit untuk sistem bagi hasil yang berlaku di Indonesia, beserta analisis sensitivitas terhadap parameter parameter yang berpengaruh dalam kaitannya terhadap evaluasi sistem kontrak yang berlaku.

Deskripsi Alternatif :

There is a finite volume of hydrocarbons that can be produced economically from any wells, field, or reservoir, which referred to as ultimate recovery and is equal to the reserve before production commences. As hydrocarbons are produced, reserves will decline as cumulative production increase, but the sum of cumulative production and reserves always equal the estimated ultimate recovery at that time. The ultimate recovery itself change as production performance evaluated along the production life until it reach at some point where the well must be ceased as the production no longer economically profit. When the production of the well must be ceased is an important to know. In most cases, production will be abandoned before it would ceased due to natural cause. It is considered because production will decline to a rate at which its cost more to produce hydrocarbon than those the hydrocarbon are worth which known as the economic limit. At the economic limit, the production cost are equal to the value of the produced hydrocarbon, to continue the production beyond this point will cause economic loss. There are many factor which effect the rate at which hydrocarbon produced from a well or a reservoir. Geologic factor, i. e, characterictic of the rock, depth, thickness, natural reservoir energy, and reservoir fluid characteristic are the factor that have significant effect. But its alter need more time in result of its effect couldn’t be instantaneous. The other important factor is global market mechanism which implicitely discribed as hidrocarbon price and cost conducted due to production activity. The government regulation factor, and the contract system conducted is one of ultimate factor that have significant effect. In this paper will reveal the equation model derivation of economic limit for production sharing contract that prevail in Indonesia, also sensitivity analysis of influent variables which related to evaluation of contract system prevailed.

Copyrights : Copyright Â(c) 2001 by ITB Central Library. Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing: Dr. Ir. Arsegianto dan Ir. Bambang Yasmadi, Editor: Vika A. Kovariansi

File PDF...