Path: Top > S1-Final Project > Engineering Management-FTI > 2018

USULAN RANCANGAN PENARIK PERHATIAN ANCAMAN PADA IKLAN ANTI-ROKOK DALAM RANGKA MEMERSUASI PEROKOK DI KOTA BANDUNG UNTUK BERHENTI MEROKOK

THE DESIGN OF THREAT APPEALS IN ANTI-SMOKING ADVERTISEMENT TO PERSUADE SMOKERS IN BANDUNG TO STOP SMOKING

Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2018-01-30 14:40:59
Oleh : NISRINA NURAMALIA FATHINA - NIM 14413022 , S1 - Management Engineering-FTI
Dibuat : 2018-01-30, dengan 1 file

Keyword : rokok, penarik perhatian ancaman, iklan, desain eksperimen, structural equation modeling

Rokok merupakan salah satu perhatian utama dalam bidang kesehatan. Berdasarkan World Health Organization, rokok menyebabkan penyakit kronis dan 12% kematian di seluruh dunia pada tahun 2004. Pada tahun 2015, terdapat sekitar 1,1 milyar perokok di seluruh dunia. Jumlah ini cenderung menurun secara global. Namun, di Indonesia, prevalensi perokok di Indonesia cenderung meningkat. Pada tahun 2005, terdapat sekitar 33% perokok berusia 15 tahun ke atas di Indonesia dan pada tahun 2010, jumlah ini meningkat menjadi 36%. Di Kota Bandung, terdapat sekitar 37% perokok pada tahun 2016 dan didominasi oleh laki-laki berumur 15-24 tahun. Penggunaan iklan bisa dilakukan untuk memersuasi perokok di Kota Bandung untuk berhenti merokok. Penelitian-penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa iklan antirokok berkontribusi pada penurunan jumlah perokok pada beberapa negara. Dalam memersuasi penerima iklan, iklan biasanya menggunakan penarik perhatian ancaman. Berdasarkan penelitian-penelitian sebelumnya, penggunaan penarik perhatian ancaman untuk iklan kesehatan efektif dalam memersuasi dan bisa menjadi motivator yang baik bagi penerima iklan. Di Indonesia, termasuk Kota Bandung, penarik perhatian ancaman juga sering digunakan dalam iklan anti-rokok. Namun, pada 2011, hanya 27,1% perokok berusia 15 tahun ke atas di Indonesia yang berpikir untuk berhenti merokok setelah melihat iklan anti-rokok yang menggunakan penarik perhatian ancaman tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa rancangan penarik perhatian ancaman saat ini belum sesuai dengan perokok tersebut.

Untuk mengembangkan rancangan penarik perhatian ancaman yang dapat memersuasi perokok di Kota Bandung untuk berhenti merokok, penelitian ini menggunakan desain eksperimen. Faktor yang diuji yaitu tipe ancaman dan tingkat ancaman. Tipe ancaman terdiri dari dua level yaitu ancaman fisik dan ancaman sosial. Tingkat ancaman terdiri dari tiga level yaitu rendah, sedang, dan tinggi. Variabel respon yang diukur yaitu coping response, attitude towards ads, attitude towards smoking, dan behavioral intention. Attitude towards smoking dan behavioral intention perlu diukur sebelum dan sesudah penerima iklan melihat bahan stimulus. Coping response dan attitude towards ads hanya diukur setelah penerima iklan melihat bahan stimulus. Penggunaan beberapa variabel respon menyebabkan adanya sedikit perbedaan faktor dan level yang memengaruhi variabel-variabel respon tersebut. Untuk menentukan faktor dan level seperti apa yang perlu digunakan dalam rancangan akhir, penelitian ini mempelajari hubungan variabel-variabel respon tersebut dengan menggunakan structural equation modeling. Penelitian ini juga merancang iklan anti-rokok berdasarkan hasil penelitian dan beberapa aspek dalam perancangan komunikasi.

Penelitian ini menunjukkan bahwa jenis penerima iklan yang berbeda memiliki hasil yang berbeda. Dengan demikian, rancangan penarik perhatian untuk setiap penerima iklan juga akan berbeda. Penelitian ini memberikan daftar prioritas rancangan penarik perhatian. Namun, prioritas pertama untuk semua penerima iklan didominasi oleh penarik perhatian fisik dengan level sedang.


Deskripsi Alternatif :

Smoking is one of the main concerns in health. According to World Health Organization, smoking causes chronic diseases and was responsible for 12% death globally in 2004. In 2015, there were about 1.1 billion smokers around the world. This number tends to decrease globally. However, in Indonesia, smoker prevalence tends to increase. In 2005, there were about 33% smokers 15 years and above in Indonesia and in 2010, this number increased to 36%. In Bandung, there were about 37% smokers in 2016 and most of them were male 15-24 years old. The use of advertisement can be done in order to persuade smokers in Bandung to stop smoking. Past researches show that anti-smoking advertisements contributed to decreasing of smokers in some countries. To persuade audience effectively, advertisement commonly uses threat appeals. According to past research, the use of threat appeals for health advertisements are effective to persuade and can be good motivators for audience. In Indonesia, included Bandung, threat appeals are also often used for anti-smoking advertisement. However, in 2011, only 27.1% smokers 15 years and above in Indonesia thought to stop smoking after seeing the anti-smoking advertisement with threat appeals. It shows that the existing design of the threat appeals did not match with the smokers.

In order to develop the design of threat appeals that can persuade smokers in Bandung to stop smoking, this research used experimental design. Factors to be tested were type of threat and level of threat. Type of threat consisted of two levels, physical threat and social threat. Level of threat consisted of three levels, low, moderate, and high. Variable responses to be measured were coping response, attitude towards advertisement, attitude towards smoking, and behavioral intention. Attitude towards smoking and behavioral intention needed to be measured before and after the audiences saw the stimulus material. Coping response and attitude towards advertisement only needed to be measured after the audiences saw the stimulus material. The use of several variable responses led to a few differences of factors and levels that impact these variable responses. To determine what kind of factors and levels to be used in the final design, this research studied about the relationship between the variable responses using structural equation modeling. This research also designed the anti-smoking advertisement based on those results and some aspects in communication design.

This research shows that different types of audiences have different results. So, the design of threat appeals for each types of audiences are also different. This research gives priority lists of the design of threat appeals for each types of audiences. However, the first priority for all types of audiences is dominated by physical threat with moderate level.


Copyrights : Copyright (c) 2001 by Perpustakaan Digital ITB. Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Prof. Dr. Ir. Dradjad Irianto, M.Eng

    Wildan Trusaji, S.T, M.T , Editor: Irwan Sofiyan

File PDF...