Path: Top > S2-Theses > Geodesy and Geomatics Engineering-FITB > 2009

DEFORMASI GUNUNGAPI KELUD PASCA PEMBENTUKAN KUBAH LAVA NOPEMBER 2007

Master Theses from JBPTITBPP / 2017-10-09 10:15:53
Oleh : NIA HAERANI (NIM 25107006), Central Library Institute Technology Bandung
Dibuat : 2009, dengan 8 file

Keyword : Gunungapi, Deformasi, Metoda GPS, Lokasi pusat tekanan, Suplai magma, Infeksi magma

Erupsi Gunungapi Kelud pada tahun 2007 diawali dengan peningkatan kegempaan pada September 2007 dan diakhiri dengan pembentukan Kubah Lava di Danau Kawah pada 3 Nopember 2007. Fenomena ini merupakan peralihan sifat erupsi, karena erupsi terakhir sebelumnya pada Pebruari 1990 bersifat eksplosif.







Penelitian deformasi Gunungapi Kelud pasca pembentukan Kubah Lava Nopember 2007 dilakukan untuk mengetahui karakteristik dan mekanisme deformasi yang terjadi. Lokasi pusat tekanan dan geometri pusat tekanan diprediksi dengan menggunakan dua model berbeda, yaitu Model Mogi dan Model Pipa Tertutup. Model Mogi dipilih karena sudah sangat umum diaplikasikan di daerah gunungapi. Pemilihan Model Pipa Tertutup karena kondisi Gunungapi Kelud saat ini dimana terjadi penyumbatan oleh kubah lava. Penentuan lokasi pusat tekanan dengan menggunakan kedua model ini kemudian divalidasi dengan data kegempaan, EDM, tilt dan geologi.







Hasil pengamatan dengan metoda GPS selama tiga sesi, yaitu: April, Agustus, dan Oktober 2008 terlihat bahwa pola vektor pergeseran tiap titik ukur lebih dominant dipengaruhi oleh gaya-gaya yang bekerja akibat aktivitas struktur geologi terutama fase penstabilan kerak setelah fase akhir erupsi Nopember 2007. Pergeseran yang diakibatkan oleh aliran magma bersifat minor dan terjadi hanya pada titik-titik ukur yang berada di dekat Kubah Lava dengan kedalaman yang relatif dangkal dan berasosiasi dengan zona aseismik.







Deformasi yang terjadi sebagai akibat adanya migrasi magma ke permukaan kemudian dihitung untuk mengetahui besarnya suplai magma dari kedalaman yang lebih dalam terhadap kantong magma yang lebih dangkal (injeksi magma). Perbandingan besarnya suplai magma terhadap magma yang diinjeksi menggambarkan kondisi deformasi yang terjadi selama April – Oktober 2008, dimana pada periode tersebut di Gunungapi Kelud masih mengalami inflasi (penggembungan). Inflasi ini menunjukkan bahwa aktivitas magma masih terjadi. Inflasi juga bisa bersifat semu, karena tidak didukung oleh manifestasi di permukaan. Inflasi ini bisa terjadi karena ketidakkontinyuan data pada trend deflasi.

Deskripsi Alternatif :

Eruption of Kelud Volcano within 2007 started with increasing in seismic activity on November 2007 and ended with Lava Dome Formation inside Crater Lake on 3 November 2007. This phenomena was the changes of eruption behavior, previous last eruption on February 1990 was explosive one.







Research on deformation of Kelud Volcano after November 2007 Lava Dome formation carried out to determine characteristic and mechanism of deformation that has been occurred. Prediction of pressure source location and its geometry was analyzed using two different methods, which are: Mogi Model and Closed Pipe Model. Mogi Model is used based on its common application on volcano area, while Closed Pipe Model based on recent condition of Kelud volcano that plugged by lava dome. Pressure source location determined by both models then validated with seismic, EDM, tilt and geology data.







Result from GPS observation method during three period, which are: April, August, and October 2008 showed that vector displacement on each measured point affected dominantly by structural geology forces. Mostly crustal stability after last phase of November 2007 eruption. There also minor displacement as result of magma migration around the points that close to the Lava Dome. Magma migration occurred in a very shallow depth and associated with aseismic zone.







Deformation that occurred as result of magma migration toward the surface calculated to determine magma supply and magma injected. The result then compare to illustrate mechanism of deformation during April-October 2008. Comparison of magma supply and magma injected within these periods showed that inflation is still occurred, but it does not supported by surface manifestation. This inflation could be false because of data discontinuity, it is actually a part of deflation trend.

Copyrights : Copyright Â(c) 2001 by ITB Central Library. Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiC
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing : Prof. Dr. Hasanuddin Z. Abidin, M.Sc. dan Ir. M. Hendrasto, M.Sc., Editor: Rizki Apriyanti

File PDF...