Path: Top > S2-Theses > Urban and Regional Planning-SAPPK > 2006

ARAHAN HARMONISASI PENGGUNAAN LAHAN DI KAWASAN LINDUNG DAN BUDIDAYA KECAMATAN LEMBANG

Master Theses from JBPTITBPP / 2017-10-09 10:25:28
Oleh : Neneng Rahmi Nurlaili (NIM 254 05 058), S2 - Regional and City Planning
Dibuat : 2006-09-00, dengan 7 file

Keyword : environment conservation, protection and culture area.
Kepala Subjek : Civic and decorative art
Nomor Panggil (DDC) : T 711.42 NUR

Abstrak :



Kecamatan Lembang merupakan salah satu wilayah yang termasuk ke dalam wilayah inti Bandung Raya bagian Utara yang mempunyai fungsi sebagai kawasan resapan air dan berperan penting dalam penyediaan air tanah di cekungan Bandung. Peran dan fungsi yang diemban Kecamatan Lembang membawa konsekuensi perlunya menjaga kelestarian lingkungan melalui pengoptimasian dan keserasian penggunaan lahan di kawasan lindung dan kawasan budidaya. Potensi wilayah Kecamatan Lembang berupa panorama alam yang indah dan kedudukan yang strategic membawa implikasi pada pesatnya kegiatan pembangunan fisik yang menyebabkan terjadinya konversi dan penyimpangan penggunaan lahan yang berpengaruh pada stabilitas lingkungan. Namun demikian antara fungsi, peran dan potensi terdapat 2 (dua) hal yang sama-sama penting yaitu : mempertahankan fungsi lindung dan kegiatan budidaya. Oleh karena itu studi ini bertujuan mewujudkan keserasian penggunaan lahan kawasan lindung dan budidaya dengan tetap mempertahankan fungsi ekologis wilayah sehingga Kecamatan Lembang tetap dapat mengakomodasikan dan mengembangkan berbagai kegiatan pembangunan.



Sebagai upaya menyerasikan atau mengharmoniskan kedua fungsi kawasan yaitu lindung dan budidaya maka analisis yang digunakan adalah metoda analisis kualitatif yaitu membandingkan keadaaan di lapangan dan kriteria yang telah ditetapkan; mengidentifikasi deviasi penggunaan lahan, jenis penggunaan lahan serta mengkaji keterkaitan dan dampak yang ditimbulkan dari tiap jenis penggunaan lahan dan kesesuaian antar masing-masing jenis penggunaan lahan.



Berdasarkan basil studi, teridentifikasi sebelas jenis penggunaan lahan yaitu : Hutan lindung, pertanian lahan basah, pertanian lahan kering, kebun campur/perkebunan, tegalan/ladang, belukar, peternakan, permukiman, perdagangan dan jasa, industri serta pariwisata. Dari basil analisis keterkaitan penggunaan lahan, secara garis besar penggunaan lahan yang saling bertentangan adalah hutan lindung dan kegiatan budidaya; pertanian lahan basah menjadi permukiman karena banyak menimbulkan dampak negatif terutama berkaitan dengan menurunnya kualitas dan keseimbangan lingkungan akibat perubahan muka tanah. Namun demikian dari basil analisis keserasian pemanfaatan ruang, pengembangan lahan budidaya di kawasan lindung masih dimungkinkan/diperkenankan dengan ketentuan/persyaratan teknis. Persyaratan teknis ini merupakan salah satu cara dalam rangka mewujudkan keserasian/harmonisasi penggunaan lahan di kawasan lindung dan budidaya. Adapun ketentuan teknis yang diberlakukan untuk penataan bangunan meliputi : tipe bangunan dikaitkan dengan kelerengan, alternatif pembangunan permukiman, tata letak terhadap luas lahan terbangun dan jenis dan struktur bangunan



Untuk menjaga kelestarian wilayah Kecamatan Lembang dengan tetap mengakomodasikan berbagai kegiatan pembangunan, maka arahan pengelolaan wilayah didasarkan pada analisis kesesuaian pemanfaatan ruang yaitu mana penggunaan lahan yang dipertahankan, diperbolehkan berubah, berubah dengan syarat teknis/teknologi dan tidak boleh berubah sama sekali.

Deskripsi Alternatif :

Abstract :



Kecamatan Lembang is one of areas included in the core area of Great Bandung in the Northern Side which has a function as water absorption area and an important role to supply ground water to Bandung basin. Role and function imposed to maintain environment conservation through optimization and harmonization land use in protected area and cultivated area. Potentials of Kecamatan Lembang are beautiful natural panoramas and as a strategic location leading to an implication of fast growing physical development causing the existence of conversion and illegal land use which finally affect the environment stability. Although, among function, role and potential, there are two things which are equally important i.e.: to maintain protection function and cultural activity. Therefore this research has a goal to create harmonization of land use of protected area and cultural activity by continuously maintaining ecological function of the area that Kecamatan Lembang is still capable to accommodate and to develop various development activities.



As an effort to harmonize both functions of the area i.e. protection and culture then the analysis employed is a quantitative analysis method comparing field situation with defined criteria. Identifying land use deviation, land use and to investigate relationship and impact resulted from each type of land use and appropriateness of each land use type.



Based on the result of study, it is identified eleven of land use types i.e.: protected Forest, wet land agriculture, dry land agriculture, plantation mixed with estate, field, bush, ranch, dwelling, trading and services, industry and tourism. From results of land use relationship, generally conflicting land use are protected forest and cultivated area : the conversion of wet land into dwelling area because of producing various negative impacts mainly impacts related with the decrease of environment quality and stability due to the surface land changes. Although, from the analysis result of harmonization of land use in protected and cultivated areas. The technical conditions applied to building planning covers: building types related to sloping, dwelling construction alternatives, lay out related to constructed land area and building type and structure.



To maintain the conservation of Kecamatan Lembang area with still accommodating various development activities, then area management guidelines based on analysis of space utilization appropriateness i.e. maintained land use, allowed to convert, converted with technical criteria and completely not allowed to convert.

Copyrights : Copyright (c) 2006 by School of Architecture, Planning and Policy Development. Information Dissemination Right @2008 ITB Central Library, Jl. Ganesha 10 Bandung,40132, Indonesia. Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author to ITB Central Library in any medium, provided this notice is preserved.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing : Uton Rustan Harun, Dr.Ir. MSc.



    Scanner : Novian Kurniawan
    , Editor: Novian Kurniawan

File PDF...