Path: Top > Member > hidayat@unix.lib.itb.ac.id

PERANCANGAN METODE PELAKSANAAN, PENJADWALAN, DAN ESTIMASI BIAYA KONSTRUKSI PROYEK MUSEUM SENI RUPA KONTEMPORER

PLANNING IMPLEMENTATION METHOD, SCHEDULING, AND COST ESTIMATION OF CONTEMPORARY ART MUSEUM PROJECT

Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2017-12-19 10:42:31
Oleh : MUTHIANA RIZKA (NIM : 15013124), S1 - Civil Engineering-FTSL
Dibuat : 2017, dengan 16 file

Keyword : prefabricated vertical drain, preloading, precast, cast in place, profil baja, zonasi, lead resource, alokasi sumber daya, estimasi pendahuluan, resource enumeration, kurva S ; prefabricated vertical drain, preloading, precast, cast in place, steel profile, zonation, lead resource, resource allocation, preliminary estimation, resource enumeration, S curve

Museum Seni Rupa Kontemporer adalah adalah museum seni yang dirancang sebagai ruang publik estetis yang menjadi ruang kreatif bagi masyarakat umum di Kota Bandung dengan tujuan meningkatkan apresiasi seni dan menghilangkan batas interaksi antara penggiat seni dan masyarakat. Agar dapat merealisasikan proyek Museum Seni Rupa Kontemporer dibutuhkan perancangan aspek manajemen yang mencakup tiga objektif utama dari perencanaan proyek konstruksi yaitu manajemen mutu melalui perencanaan metode pelaksaanaan konstruksi, manajemen waktu melalui penjadwalan, dan manajemen biaya melalui estimasi biaya konstruksi.

Metode pelaksanaan konstruksi diawali dengan pekerjaan perataan dan pembersihan lahan yang diikuti dengan perbaikan tanah berupa pemasangan prefabricated vertical drain dan preloading guna mempercepat proses konsolidasi tanah. Selanjutnya adalah pekerjaan struktur bawah berupa dinding diafragma dan pemasangan tiang pancang precast dilanjutkan dengan pekerjaan galian, pemotongan tiang pancang, pekerjaan dewatering, dan pemasangan angkur secara sequential hingga akhir tahap galian. Pekerjaan struktur bawah diakhiri dengan pekerjaan pile cap dan tie beam dengan metode cast in place. Pekerjaan struktur atas dilakuakan secara sequential sesuai dengan perancangan zonasi, terdiri atas perakitan profil baja untuk kolom, balok dan atap, pekerjaan pelat beton komposit dengan metal deck, dan pekerjaan tanggga beton dengan metode cast in place. Pekerjaan pelengkap terdiri atas pekerjaan pekerasan jalan akses dan parkir, pekerjaan drainase, pekerjaan MEP, dan arsitektural.

Berdasarkan perencanaan penjadwalan proyek dengan pemerataan alokasi sumber daya, durasi total dari konstruksi proyek ini adalah 996 hari, terdiri dari 179 hari pekerjaan perbaikan tanah dan 817 hari pelaksanaan konstruksi. Perhitungan durasi pekerjaan utama didasarkan pada dua jenis pekerjaan yaitu pekerjaan dengan lead resource alat berat dan pekerjaan dengan lead resource kelompok tenaga kerja. Sedangkan perhitungan durasi pekerjaan pelengkap MEP dan arsitektural ditentukan berdasarkan studi literatur. Selain durasi, dari penjadwalan proyek juga dihasilkan jalur kritis proyek yang harus diperhatikan keberlangsungannya agar proyek tidak terlambat.

Pada estimasi biaya proyek, estimasi dilakukan dari pandangan konsultan perencana, sehingga output yang dihasilkan merupakan Estimasi Pendahuluan yang akan digunakan oleh pihak owner ketika melakukan proses pelelangan dengan pihak kontraktor. Estimasi biaya untuk pekerjaan utama dilakukan dengan metode ressource enumeration mengacu pada Permen PUPR No. 28 Tahun 2016 tentang Analisis Harga Satuan Pekerjaan (AHSP) Bidang Pekerjaan Umum (Lampiran AHSP Bidang Cipta Karya) dan Jurnal Harga Satuan Bangunan Konstruksi dan Interior 2017. Sedangkan pekerjaan pelengkap diestimasi secara konseptual mengacu pada Standarisasi Harga Tertinggi Satuan Barang dan Jasa di Lingkungan Pemerintah Kota Bandung tahun 2016. Hasil estimasi biaya konstruksi pada proyek Museum Seni Rupa Kontemporer adalah rancangan anggaran pelaksanaan (RAP) sebesar Rp 355.003.765.400 dan rancangan anggaran biaya (RAB) sebesar Rp 390.504.141.900. Hasil estimasi telah memperhitungkan biaya langsung dan tidak langsung.

Deskripsi Alternatif :

Contemporary Art Museum is a museum that was designed for Bandung citizen as an aesthetic public room which is built with the aim of enhancing people’s appreciation of arts and removing boundaries of interaction between artists and publics. A good planning management which covers three main objectives of construction project planning was needed to realize this project: quality management through planning method of construction implementation, time management through scheduling, and cost management through construction cost estimation.

Construction implementation method started with field grounding and cleaning and then followed by rehabilitation with installation of prefabricated vertical drain and preloading to accelerate the ground consolidation. The next step was the lower structure works, including diaphragm walls and installation of precast piles continued with digging, cutting of piles, dewatering, and anchoring installation in sequential until the end phase of digging. This work ends with pile cap and tie beam work using cast in place method. Upper Structure work were done sequentially in correspond with zone planning, consist of steel profile assembling for column, beam, and roof, composite concrete plate work with metal deck, and concrete stairs work using cast in place method. Complementary works consist of access and parking road pavement work, drainage work, MEP, and architectural.

In accordance with project planning and scheduling, the total duration of this construction project was 996 days, consist of 179 days of ground rehabilitation work and 817 days of construction work. This work duration was based on 2 type of works namely work with heavy duty lead resources and work with worker group lead resources. While work duration of MEP and architectural complementary work were based on literature study. In addition, project’s critical way was generated to form the project scheduling. This is important to avoid the project delay.

At the project cost estimation, the estimation was determined by planning consultant point of view, so the output was in form of preliminary estimation which could be used by the owner in the auction process with the contractor. Cost estimation for the main works were determined using resource enumeration method according to Ministry of Public Works Regulation No. 28 year 2016 about Analisis Harga Satuan Pekerjaan (AHSP) Bidang Pekerjaan Umum (Lampiran AHSP Bidang Cipta Karya) and Jurnal Harga Satuan Bangunan Konstruksi dan Interior 2017. While the estimation of complementary works was determined conceptually according to Standarisasi Harga Tertinggi Satuan Barang dan Jasa di Lingkungan Pemerintah Kota Bandung tahun 2016 regulation. The results of cost estimation of this project were implementation budget draft (RAP) at the amount of Rp. 355.003.765.400 and budget draft (RAB) at Rp. 390.504.141.900. The direct and indirect cost were included in this estimation result

Copyrights : Copyright (c) 2001 by Perpustakaan Digital ITB. Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id