Path: Top > S2-Theses > Design-FSRD > 2006

KAJIAN ESTETIK DAN SIMBOLIK RAGAM HIAS RUMAH TRADISIONAL KUDUS

AESTHETIC AND SYMBOLIC STUDY ON ORNAMENTAL PATTERN OF KUDUS TRADITIONAL HOUSE

Master Theses from JBPTITBPP / 2017-09-27 14:46:48
Oleh : MUH. ZAINUDIN AZIS (NIM : 27104035); Pembimbing : Drs. Pribadi Widodo, M.Sn. Drs. Imam Santosa, M.Sn, S2 - Design
Dibuat : 2006, dengan 11 file

Keyword : Ragam hias rumah tradisional Kudus, nilai-nilai budaya, kajian estetik, simbolik ragam hias rumah tradisional, desain rumah tradisional

Ragam hias rumah tradisional Kudus berkaitan erat dengan nilai-nilai budaya masyarakat Kudus. Melihat letaknya Kudus termasuk dalam akar budaya Jawa pesisir yang mengandalkan sektor perdagangan sebagai penunjang

perekonomiannya, Akses untuk berhubungan dengan dunia luar mengakibatkan adanya kontak budaya. Kontak budaya melalui perdagangan membuka jalan terjadinya percampuran kebudayaan. Hubungan yang semula sekedar hubungan

perdagangan akhirnya berkembang menjadi hubungan yang saling mempengaruhi antar budaya masingmasing, terjadilah proses akulturasi budaya yang pada akhirnya ikut membentuk budaya Jawa Kudus. Akulturasi budaya ini tidak hanya terbatas pada nilainilai dan pengetahuan saja, tetapi juga berpengaruh kepada artefak budayanya.

Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekaran kualitatif.

Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dengan menggunakan pendekatan studi lapangan melalui survei langsung di lapangan dan wawancara. Teknik analisa data yang digunakan adalah teknik analisa data model interaktif yang terdiri dari beberapa tahap, antara lain: pengumpulan data, reduksi data, analisa data dan penarikan kesimpulan. Ketiga tahap tersebut merupakan satu kesatuan yang saling mempengaruhi pada proses analisa data hingga menemukan kesimpulan yang sesuai dengan rumusan permasalahan penelitian.

Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa ragam hias yang diterapkan pada rumah tradisional Kudus merupakan percampuran dari budaya lokal dan berbagai pengaruh ragam hias yang datang ke Indonesia. Hal ini disebabkan oleh sifat budaya Jawa yang sinkretistik. Masyarakat Kudus yang sebagian besar pemeluk Islam, ternyata masih menjalankan tradisi budaya lama sebelum Islam masuk,

yaitu animismedinamisme dan Hindu, Budha. Disamping itu, sifat masyarakat pesisir yang terbuka juga lebih cenderung untuk menerima budaya yang datang dari luar seperti budaya dari Cina dan Eropa. hal ini berimbas pada perwujudan ragam hiasnya. Berdasarkan bentuk ragam hias yang diterapkan, terdapat jenis ragam hias geometris, flora, fauna, dan makhluk khayalan. Penempatan ragam hiasnya terdapat pada bagian komponen kaki, badan dan kepala/atap bangunan dengan pola penyusunan ragam hias simetris. Selain untuk memenuhi fungsi estetik, ragam hiasnya juga bermakna simbolik yang berfungsi sebagai media rupa untuk menyampaikan pesan yang berkaitan dengan nilai-nilai budaya yang

menjadi pedoman hidup masyarakat setempat.

Deskripsi Alternatif :

Ornamental pattern of Kudus traditional house is highly related with the cultural values of Kudus people. Geographically, Kudus is included to cultural root of

coastal Java which relies on trading sector as its economic support. Cultural contact takes place due to the access connecting with outer world. The cultural

contact through trading gives way to the cultural blend. The relation originally only a trading relation has finally changed into a relation affecting each other's

cultural condition, which compel to an acculturation process taking role in forging the culture of Kudus Java. This cultural acculturation not only limited to the values and knowledge, but also gives influence to the cultural artifacts.

The method used in this research is descriptive method with a qualitative approach. The field observation approach through direct survey and interview is used to obtain related data. The interactive model of data analyzing technique is used to analyze existing data. This technique consists of several steps, few to mention as follow : data collecting, data reduction, data analyzing, and conclusion making. Those three steps mentioned, are in one interrelated union from the data

analyzing, data process up to the finding of conclusion in accordance with the problem statement of the research.

From the result of this research, shows that the ornamental pattern applied on Kudus traditional house is a blend of local culture with various influence of

ornamental pattern from outer Indonesia. This due to the syncretistic character of Javanese culture. Kudus people – mostly Moslem still practice the tradition of old culture before the enter of Islam, including animism dynamism and HinduBuddha.

Aside of it, the open character of coastal people tends to accept other cultures come from outside, such as Chinese and European cultures This put affect on the forms of the applied ornamental pattern. According to the forms applied, there are type of geometric, floral and fauna, and imaginary creatures ornamental pattern. The ornamental pattern can be found on the foot, body and head or roof components of the house with a symmetrical composition. Beside obtaining aesthetical function, this ornamental pattern also has symbolical meaning which function as visual media to put forward messages related with cultural values which have been the patron for the local people.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id