Path: Top > S2-Theses > Electrical Engineering-STEI > 2017

PERANCANGAN MODEL LAYANAN FINANCIAL TECHNOLOGY DENGAN METODE BRANCHLESS BANKING SEBAGAI e-PAYMENT UNTUK MASYARAKAT DI RURAL AREA

DESIGN OF FINANCIAL TECHNOLOGY SERVICES MODEL BY BRANCHLESS BANKING METHOD AS E-PAYMENT FOR THE COMMUNITY IN RURAL AREA

Master Theses from JBPTITBPP / 2017-09-27 15:37:42
Oleh : MUHARDI SAPUTRA, S2 - Electrical Engineering
Dibuat : 2017-09-15, dengan 1 file

Keyword : branchless banking, financial technology, IT risk management, IT security,epayment, bisnis model

Penelitian ini bertujuan untuk membuat sebuah bisnis model layanan keuangan digital dengan menggunakan konsep financial technology yang berbasiskan metode branchless banking yang bisa digunakan untuk membantu masyarakat yang berada pada daerah rural untuk memiliki akses kepada layanan perbankan. Permasalahan selama ini yang terjadi adalah akses ke bank ataupun institusi keuangan untuk masyarakat yang berada pada daerah rural sangat terbatas. Berbagai faktor terindikasi menjadi penyebab kenapa tidak memilki akses layanan keuangan, beberapa diantaranya seperti kendala jarak layanan keuangan yang jauh, biaya yang sangat besar untuk transportasi utuk mencapai tempat layanan keuangan, serta waktu akses yang tidak sebentar. Hal ini terkadang tidak sebanding dengan besaran nominal transaksi uang yang dilakukan. Sementara itu jangkauan dari Bank masih banyak yang belum menjangkau daerah rural dikarenakan mahalnya biaya yang harus dikeluarkan bank untuk membangun sebuah kantor baru.



Oleh karena itu, pendekatan khusus dilakukan dalam penelitian ini untuk merancang sebuah bisnis model untuk layanan keuangan digital yang sesuai untuk area masyarakat rural. Dikarenakan menggunakan metode branchless banking yang menggunakan agen sebagai pengganti bank, maka perlu dilakukan pengkajian terkait dengan bagaimana manajemen agen yang cocok dan sesuai untuk layanan ini. Disamping itu, penelitian ini juga membahas terkait manajemen risiko dan keamanan informasi yang mengacu kepada best practices yang ada di dunia dan regulasi yang dikeluarkan oleh Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia



Methodologi yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan methodologi pendekatan system engineering (SE) yang merupakan interdisipliner bidang engineer yang fokus pada bagaimana merancang dan mengelola proyek engineer yang komplek. Selain itu juga digunakan metode campuran kualitatif dan kuantitatif untuk memastikan ketepatan perancangan. Rancangan model layanan keuangan digital ini diharapkan mampu menjadi solusi pembayaran digital yang dapat menjangkau masyarakat yang berada pada daerah rural area untuk menjadi cashless society, menghubungkan antara desa dan kota yang dapat memperkecil gap jarak yang selama ini terjadi dan mendukung program pemerintah dalam Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT).

Deskripsi Alternatif :

This study aims to create a business model of digital financial services using the concept of financial technology based on branchless banking method that can be used to help people in rural areas to have access to banking services. The problems that have been happening are access to banks or financial institutions for people in rural areas is very limited. Various factors are indicated to be why it does not have access to financial services, some of which are distant financial distance constraints, enormous costs for transportation to reach financial services, and uninterrupted access times. This is sometimes not proportional to the nominal amount of money transactions made. While the reach of the Bank is still a lot that has not reached the rural area due to the high cost of the bank to build a new office.



Therefore, a special approach was undertaken in this study to design a business model for digital financial services appropriate for the rural community area. Due to the use of branchless banking methods that use agents as a substitute for banks, it is necessary to conduct an assessment related to how the management of agents is suitable and appropriate for this service. In addition, this study also discusses related risk management and information security that refers to the best practices in the world and regulations issued by the Financial Services Authority and Bank Indonesia



The methodology used in this study uses the methodology of systems engineering (SE) approach which is an interdisciplinary field of engineer that focuses on how to design and manage complex project engineers. It also used qualitative and quantitative mix methods to ensure the accuracy of the design. The design of digital financial services model is expected to be a digital payment solution that can reach people in the rural area to become cashless society, connecting between villages and cities that can minimize the gap distance that has been happening and support the government program in the National Non-Cash Movement (GNNT). Keywords

Copyrights : Copyright (c) 2001 by Perpustakaan Digital ITB. Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Prof. Dr. Ir. Suhono H. Supangkat, M. Eng , Editor: Irwan Sofiyan

File PDF...