Path: Top > S1-Final Project > Petroleum Engineering-FTTM > 2016

PERAMALAN KINERJA PRODUKSI LAPANGAN UNTUK INJEKSI MIKROBA POLA LIMA TITIK TERINVERSI PADA LAPANGAN X MENGGUNAKAN MODEL SIMULASI RESERVOIR KONVENSIONAL

Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2018-05-16 07:52:34
Oleh : MUHAMMAD RAHMANAJI SOEPARMONO (NIM : 12212074), S1 - Petroleum Engineering-FTTM
Dibuat : 2018-05-16, dengan 1 file

Keyword : MEOR, Pola lima titik terinversi, Peramalan

Microbial Enhanced Oil Recovery (MEOR) merupakan salah satu teknologi peningkatan perolehan minyak tahap tertiary recovery yang memanfaatkan aktivitas mikroba di dalam reservoir. Penelitian terdahulu memodelkan injeksi Huff & Puff menggunakan simulator konvensional dan memanfaatkan data penurunan nilai IFT untuk kemudian dikonversikan nilai menjadi nilai viskositas sebagai representasi pengaruh injeksi mikroba. Karena simulator konvensional tidak dapat langsung memperhitungkan parameter injeksi mikroba dalam pengaruhnya terhadap kinerja produksi minyak.

Pada penelitian ini, pengukuran di laboratorium dilakukan untuk parameter viskositas dan kemudian divalidasi dengan data produksi aktual melalui proses history matching pada simulasi reservoir. Dengan melakukan validasi produksi hasil simulasi dengan data historis Lapangan X, keakuratan parameter viskositas dapat dikaji. Sehingga dapat diprediksi mekanisme yang terjadi dalam meningkatkan perolehan minyak di lapangan. Selanjutnya, hasil validasi data digunakan sebagai parameter dalam implementasi injeksi mikroba dengan pola lima titik terinversi untuk dapat memprediksi peningkatan perolehan minyak yang terjadi.

Peramalan dilakukan pada lapangan X dengan terlebih dahulu melakukan simulasi reservoir Huff&Puff pada sumur yang dilakukan injeksi Mikroba. Pada proses history matching matching, harga viskositas minyak yang ini diperoleh berdasarkan pengujian laboratorium perlu dilakukan penyesuaian untuk menyelaraskan data keluaran berupa laju produksi minyak dan air dari hasil simulasi tersebut dengan data produksi dengan historis produksi Sumur tersebut. Selanjutnya, hasil matching tersebut diterapkan secara analogi untuk pemodelan pola lima titik terinversi yaitu viskositas diturunkan sampai 40% dari viskositas awal. Dari empat sumur produksi pada pattern yang dipilih, penurunan viskositas minyak akibat adanya aktivitas mikroba meningkatkan faktor perolehan minyak sampai 6.1%, dengan peningkatan laju produksi mencapai hampir dua kali lipat produksi dimana tidak dilakukan injeksi mikroba dan kumulatif produksi selama 20 tahun meningkat dari 1.2 MMSTB menjadi 1.4 MMSTB (pada sektor yang diamati).

Deskripsi Alternatif :

Microbial Enhanced Oil Recovery (MEOR) is one of the tertiary recovery methods that utilizes microbe activity in reservoir. Research has been conducted before to forecast the production after microbe injection in a Huff & Puff model by the conventional simulator. It used the IFT value reduction data, then convert it to viscosity to see the performance of injected microbe. This input simulate MEOR mechanism in the simulator, because conventional simulator lacks of microbes parameter calculation.

In this research, laboratory measurement had been conducted on viscosity parameters which was validated by actual production data. By conducting production validity on simulation results with Field X historical data, the accuracy of viscosity parameter can be seen. Therefore the additional mechanism can be predicted in increasing oil acquisition in the field. On the other hand, validity data results can be used as parameters in microbe injection implementation with inverted five spot model to predict oil production increment.

The forecasting applied in field X by using inverted five spot pattern was implemented by reducing viscosity by 40% of initial viscosity. This viscosity reduction was acquired based on laboratory test and validity on conventional simulator by matching the simulation production results and historical data of well X1 where MEOR had been implemented. From four chosen production wells, the result shows that recovery factor has increased by 6.1% and the maximum oil production was nealy doubled. The forecast of 20 years production shows that the cumulative production increased from 1.2 MMSTB to 1.4 MMSTB (on an observed sector).

Copyrights : Copyright (c) 2001 by Perpustakaan Digital ITB. Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS1 - Petroleum Engineering-FTTM
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing : Prof. Ir. Tutuka Ariadji, M.Sc., Ph.D., Editor: Suharsiyah

File PDF...