Path: TopS1-Final ProjectGeological Engineering-FITB2016

GEOLOGI DAERAH LELEKAA DAN SEKITARNYA, KECAMATAN WOLASI, KABUPATEN KONAWE SELATAN, PROVINSI SULAWESI TENGGARA

Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2017-11-14 13:29:29
Oleh : MUHAMMAD NAUFAL (NIM : 12012073), S1 - Geological Engineering-FITB
Dibuat : 2016, dengan 11 file

Keyword : Sulawesi Tenggara, filit, struktur, sesar sobekan, Formasi Boepinang

Penelitian dilakukan di daerah Lelekaa, Kecamatan Wolasi, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara dengan luas wilayah 99 km2. Pemetaan geologi yang dilakukan di daerah penelitian bertujuan untuk mempelajari tatanan geologi berupa aspek geomorfologi, stratigrafi, struktur, dan sejarah geologi. Data primer yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari pengambilan data langsung di lapangan. Untuk mencapai tujuan penelitian, dilakukan juga analisis geomorfologi, petrografi, mikropaleontologi, dan struktur. Bentang alam di daerah penelitian erat kaitannya dengan litologi dan struktur yang berkembang. Berdasarkan hal tersebut, daerah penelitian dibagi menjadi tiga satuan geomorfologi, yaitu Satuan Lembah Homoklin Wolasi, Satuan Punggungan Homoklin Wolasi, dan Satuan Perbukitan Blok Sesar Boro-Boro. Daerah penelitian memiliki pola aliran sungai rektangular dan paralel, serta memasuki tahapan geomorfik muda hingga dewasa.
Satuan batuan tertua di daerah penelitian adalah Satuan Filit berumur Trias hingga Jura yang merupakan bagian dari Fragmen Benua Australia dan dapat disetarakan dengan
Formasi Meluhu. Pada Jura hingga Oligosen, terjadi fase rift-drift yang menyebabkan fragmen benua tersebut berada di posisi seperti saat ini. Pada Miosen Awal, terjadi
tumbukan antara Fragmen Benua Buton dan Fragmen Benua Sulawesi Tenggara yang menyebabkan terbentuknya struktur sesar naik, sesar mendatar, dan cekungan. Pada Miosen Akhir hingga Pliosen Awal, terendapkan Satuan Batulempung, Satuan Batupasir, dan Satuan Batupasir-Batulempung dengan hubungan selaras. Ketiga satuan ini dapat disetarakan dengan Formasi Boepinang. Kemudian, terjadi tumbukan antara Fragmen Benua Tukang Besi dan Fragmen Benua Buton pada Pliosen-Pleistosen yang menghasilkan perlipatan dan sesar sobekan.

Deskripsi Alternatif :

Research was held in Lelekaa and surrounding area, Wolasi Sub-District, South Konawe District, Southeast Celebes in an area of 99 km2. The purpose of this geological mapping is to study the geological setting in research area that includes geomorphology, stratigraphy, structure, and geological history. Primary data used in this research
obtained from field observation and field data collection. Several analyses have been used in order to achieve the objective which are geomorphology analysis, petrography
analysis, micropaleontology analysis, and structural analysis.
Research area landscape is closely related to lithologic constituent and geological structures. As a result, research area was divided into three geomorphologic units which are Wolasi Homocline Valley Unit, Wolasi Homocline Ridge Unit, and Boro-Boro Fault Block Hills Unit. Geomorphic stage of the research area is young to mature stage and the drainage patterns are rectangular and parallel. The oldest rock unit in the research area is Trias to Jura Phyllite Unit which is part of Australian Continent. This unit can be equated with Meluhu Formation. In the Jura up to the Oligocene, rift-drift phase occured and led to conditions like today's continental fragments. In the Early Miocene, there was a collision between Buton Continental Fragment and Southeast Celebes Continental Fragment. This process caused the formation of reverse faults, strike-slip faults, and basin. Furthermore, Conglomerate-Sandstone Unit deposited with unconformity contact above Phyllite Unit in the Middle Miocene. This unit is a part of Langkowala Formation. In the Late Miocene to the Middle Pliocene, Claystone Unit, Sandstone Unit, and Sandstone-Claystone Unit deposited. These three units can be synchronized to Boepinang Formation. Afterward, there was a collision between Tukang Besi Continental Fragment and Buton Continental Fragment in the Pliocene-Pleistocene. This tectonic process formed folding and tear fault in research area.

Copyrights : Copyright (c) 2001 by Perpustakaan Digital ITB. Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS1 - Geological Engineering-FITB
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id