Path: Top > Member > hidayat@unix.lib.itb.ac.id

PERANCANGAN STRUKTUR BETON BERTULANG 17 LANTAI TAHAN GEMPA DENGAN SISTEM GANDA RANGKA PEMIKUL MOMEN KHUSUS DAN DINDING STRUKTURAL KHUSUS

DESIGN OF 17-STORY REINFORCED CONCRETE BUILDING UNDER SEISMIC LOAD WITH DUAL SYSTEM COMBINATION OF BEARING WALLS AND MOMENT-RESISTING FRAME

Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2017-12-19 08:07:50
Oleh : MUHAMMAD MAHARDHIKA ZEIN (NIM : 15012036), S1 - Civil Engineering-FTSL
Dibuat : 2017, dengan 14 file

Keyword : Beton bertulang, gempa, respon spektra, SRPMK, SDSK, detailing, kolom, pelat, dinding geser, balok, coupling beam, pondasi, pile cap, tie beam, volume, estimasi biaya ; Reinforced concrete, earthquake, response spectrum, Moment resisting frame, structural wall, detailing, column, slab, shear wall, beam, coupling beam, foundation, pile cap, tie beam, volume, cost estimation

Kebutuhan manusia yang tumbuh semakin pesat dan tidak merata, menyebabkan aktivitas ekonomi di kota perlu ditampung dengan penambahan lahan sehingga bangunan dibuat meninggi ke atas. Indonesia sebagai negara yang diapit tiga lempeng benua merupakan daerah rawan terhadap gempa sehingga dalam merancang bangunan tinggi, tenaga teknik sipil perlu mempersiapkan infrastruktur yang tahan terhadap gempa. Dramaga Tower A merupakan salah satu gedung yang terletak dalam kompleks apartemen dan retail Dramaga City, Bogor yang memiliki tinggi 17 lantai 52.5 meter dengan fungsi lantai 1-17 sebagai hunian dan lantai dasar sebagai retail.


Pada lokasi Dramaga tower A, ditemukan bahwa dengan klasifikasi situs tanah sedang (SD) dan dengan rencana gempa yang terjadi di lokasi tersebut, struktur tergolong dalam Kategori Desain Seismik D (KDS D). Analisis beban gempa menggunakan metode respons spektra. Struktur bangunan didesain menggunakan sistem ganda : Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK) dan Sistem Dinding Struktural Khusus (SDSK).Pemodelan struktur dilakukan dengan program ETABS 15 dan dilakukan pengecekan respons gedung, periode struktur, stabilitas struktur, serta ketidakberaturan horizontal dan vertikal struktur.


Dalam mendesain elemen struktur atas, kombinasi gempa yang digunakan adalah kombinasi gempa ultmit. Metode desain menggunakan hasil luaran gaya dalam ataupun luas tulangan hasil desain ETABS 15, sementara untuk dinding geser dan kolom dibantu juga oleh PCA Col dan CSI Col. Pengecekan desain struktur atas juga dilakukan manual dengan sampel setiap elemen strukturnya. Elemen struktur bawah perlu dijamin agar bersifat elastik, sementara struktur atas bersifat elastoplastic. Oleh karena itu dalam mendesain pondasi, pile cap, dan tie beam, gaya gempa yang terjadi pada struktur bawah dikali 1.5 dan untuk menghitung gaya aksial yang bekerja menggunakan kombinasi tegangan izin dikalikan faktor kuat lebih.


Hasil desain yang dibuat perlu ditinjau nilainya secara ekonomis sehingga dalam tugas akhir ini, volume dari material beton dan baja dihitung serta dilakukan estimasi biaya yang diperlukan. Nilai ekonomis tersebut ditentukan dengan rule of thumb dengan perbandingan luas permukaan layan per volume beton dan berat baja per volume beton.

Deskripsi Alternatif :

Human needs always growing and distributed un-equally. Thus, the building must be built vertically in cities such that the economy activities can be accommodated. Indonesia as a country that located in the ring of fire, is one of the most vulnerable location to earthquake disasters, civil engineers have to build the infrastructure that can endure under seismic load. Dramaga Tower A is one of the apartment building that located at apartment and retail complex Dramaga City, Bogor. This building has 17 floor with 52.5 meter height with function of floor 1-17 as residence and ground floor as retail.


On the location of Dramaga tower A, the site classification is SD or medium soil and combined with the design seismic load that occur on the location, building structure category defined as Seismic Design Category D (KDS D). Response spectrum is used as method of analyzing seismic load. The structure designed using dual system : Special moment resisting frame (SRPMK) and special structural wall (SDSK). The structure is modeled using ETABS 15 software. The ETABS is used to check the structure response, structure period, structure stability, and the irregularity both horizontal and vertical.


In the process of designing of upper structure, ultimate seismic load combination is used. Output of force and area of reinforcement bar from ETABS 15 are used in designing the elements. For designing shear wall and column elements, additional software PCA Col and CSI Col are used to help with the interaction diagram. Manual checking is also done based on SNI 2847-2013 on several sample

Copyrights : Copyright (c) 2001 by Perpustakaan Digital ITB. Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id