Path: Top > S2-Theses > Industrial Engineering and Management-FTI > 1999

HUBUNGAN ANTARA ECONOMIC VALUE ADDED DENGAN MARKET VALUE ADDED DAN IDENTIFIKASI VARIABEL-VARIABEL YANG MEMPENGARUHI ECONOMIC VALUE ADDED : studi kasus perusahaan-perusahaan di PT. Bursa Efek Jakarta

Master Theses from JBPTITBPP / 2017-09-27 14:50:31
Oleh : Muhammad Hendry (NIM. 234 96 020), S2 - Industrial Engineering and Management
Dibuat : 1999-08-00, dengan 9 file

Keyword : Share value, Stock exchange, Appropriate judgement, Company condition
Subjek : Stock issues - Capital management - Financial management
Kepala Subjek : Management
Nomor Panggil (DDC) : T 658.152 24 HEN

Abstrak:




Selama ini para pelaku pasar modal, pengamat dan akademisi bertanya-tanya, faktor apakah sebenarnya yang mempengaruhi atau yang dikapitalisasi oleh pasar dalam pembentukan nilai (harga) dari suatu saham di pasar modal dan metode penilaian mana yang secara akurat dan komprehensif yang mampu memberikan penilaian secara wajar atas kondisi suatu perusahaan. Pada akhir tahun 1980-an, Stern Stewart & Co, menemukan konsep baru yang disebut dengan Economic Value Added (EVA). Konsep EVA merupakan pendekatan dalam menilai kinerja perusahaan dengan memperhatikan secara adil harapan pemiliki modal. Penggunaan EVA dalam menilai kinerja membuat perusahaan untuk lebih memfokuskan perhatian pada usaha penciptaan nilai tambah, dimana nilai tambah yang dihasilkan diperoleh dengan cara mengurangi beban biaya modal yang timbul sebagai akibat investasi yang dilakukan. Penggunaan konsep ini tidak seperti ukuran kinerja tradisional, dimana konsep EVA dapat berdiri sendiri tanpa perlu analisa perbandingan dengan perusahaan sejenis ataupun membuat analisa kecenderungan atau trend. Dalam rumusan sederhana, apabila EVA >0 berarti ada nilai tambah ekonomi terhadap perusahaan dan bila EVA <0 menunjukkan tidak ada nilai tambah ekonomi atau terjadi pemusnahan kekayaan pemilik modal, karena laba yang tersedia tidak dapat memenuhi harapan pemilik modal.



Penelitian ini mencoba menerapkan konsep EVA dan MVA untuk mengukur kinerja perusahaan (EVA), mengetahui apakah meningkatnya kinerja perusahaan akan meningkatkan harga pasar saham-nya (MVA) dan identifikasi variabel-variabel (variabel arus kas: AKO, AKI, AKP dan variabel rasio keuangan: ROI, ROE, LDE, LDTC, TDE, TDTA dan TATO) yang signifikan mempengaruhi penciptaan nilai perusahaan (EVA) pada perusahaan-perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Jakarta yang tergolong ke dalam kelompok Indeks LQ-45 yang memiliki nilai pasar dan likuiditas tertinggi dari tahun 1994 s.d. 1996. Diperoleh bahwa EVA mempunyai hubungan yang signifikan dengan MVA dimana sifat hubungannya yang masih lemah, berarti MVA belum sepenuhnya mencerminkan informasi EVA dan diperoleh dari 10 variabel hanya terdapat 7 variabel yang signifikan mempengaruhi penciptaan nilai perusahaan, yaitu variabel AKI, AKP, LDE, TDE, AKO, ROE dan LDTC.

Deskripsi Alternatif :

Abstract:



Stock Exchange trader, observers and academicians are nowadays wondering firstly, what factors have actually affected capitalized by the market in the formation of value of a share in the stock Exchange. Secondly, what research method can accurately and comprehensively give appropriate judgement on the condition of a company ? In the late 1980s Stern Stewart & Co found new concept called Economic Value Added (EVA). This concept is an approach in evaluating company performance by fairly focus on producing EVA which is gained through the reduction of capital expenditure resulted from the given investment. Unlike the traditional performance measurement, EVA is independent meaning that it does not require comparative analysis with other similar companies or produce tendency or trend analysis. If EVA > 0, there is an economic value added to the company and if EVA < 0, there is no economic value added or there has been an elimination of shareholders wealth, since the current profit can not meet their expectations.



This research is trying to apply EVA an MVA concept in order to firstly measure company's performance secondly it is aimed to know whether the company's performance improvement (EVA) will increase the price of its share in the market (MVA). Finally it is intended to identify variables (cash flow variables such as AKO, AKI, AKP and financial ratio variables such as ROI, ROE, LDE, LDTC, TDE, TDTA and TATO) that significantly influence the creation of company's image (EVA) of those listed in the Jakarta Stock Exchange. These companies are categorized into index group of LQ-45 having the highest market and liquidity value from 1994 to 1996. It is found out that EVA has a significant influence to MVA, yet its influence is still weak meaning that MVA has not fully reflected EVA information. There are only 7 significant variables out of 10 which influence the creation of company's image, i.e. AKI, AKP, LDE, TDE, AKO, ROE and LDTC.

Copyrights : Copyright (c) 1999 by ITB Central Library. Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing:

    A. Imam Istiyanto, Ir., MBA


    Scan:

    Ena Sukmana, S.Sos.

    (2007-09-07)

    ena506@yahoo.co.id

    0818218272

    Catalogue Link:
    http://webpac.lib.itb.ac.id/index.php?menu=library_detail&ID=55525

    Sumber Dokumen:

    Theses - Industrial Engineering and Management Magister Programme

    (20061107)

    Pedoman Penggunaan Tesis:

    Tesis S2 yang tidak dipublikasikan terdaftar dan tersedia di Perpustakaan Institut Teknologi Bandung, dan terbuka untuk umum dengan ketentuan bahwa hak cipta ada pada pengarang dengan mengikuti aturan HaKI yang berlaku di Institut Teknologi Bandung. Referensi kepustakaan diperkenankan dicatat, tetapi pengutipan atau peringkasan hanya dapat dilakukan seizin pengarang dan harus disertai dengan kebiasaan ilmiah menyebutkan sumbernya.

    , Editor: Ena Sukmana

File PDF...